LKPDPertemuan 6Bab 5Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Sejarah Perkembangan Agama Hindu di Asia melalui Peninggalan Candi Penataran dan Candi Singasari di Jawa Timur

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Merefleksikan Sejarah Perkembangan Agama Hindu di Asia melalui Peninggalan Candi Penataran dan Candi Singasari di Jawa Timur".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Sejarah Perkembangan Agama Hindu di Asia melalui Peninggalan Candi Penataran dan Candi Singasari di Jawa Timur

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 5 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Merefleksikan Sejarah Perkembangan Agama Hindu di Asia melalui Peninggalan Candi Penataran dan Candi Singasari di Jawa Timur

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMerefleksikan Sejarah Perkembangan Agama Hindu di Asia melalui Peninggalan Candi Penataran dan Candi Singasari di Jawa Timur
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merefleksikan sejarah perkembangan agama Hindu di Asia melalui peninggalan sejarah di Jawa Timur

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bacalah ringkasan informasi dan petunjuk pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Diskusikan pertanyaan bersama teman kelompokmu atau kerjakan secara mandiri sesuai instruksi guru.
  • Fokuskan perhatianmu pada perenungan makna dan nilai sejarah perkembangan agama Hindu di Asia melalui peninggalan Candi Penataran dan Candi Singasari di Jawa Timur.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Jejak Sejarah Hindu Asia di Candi Penataran dan Singasari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 7
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati deskripsi peninggalan Candi Penataran (Blitar) dan Candi Singasari (Malang) berikut.
  2. Candi Penataran merupakan kompleks candi Hindu Siwa terbesar di Jawa Timur yang memuat relief kisah Ramayana dan Kresnayana yang berakar dari epik besar di India (Asia Selatan).
  3. Candi Singasari merupakan peninggalan era Kerajaan Singasari yang memadukan penghormatan kepada Siwa dan pemuliaan leluhur/raja, dengan arca-arca bernuansa Hindu yang memiliki kaitan historis dengan perkembangan tradisi Hindu di kawasan Asia.
  4. Lengkapi tabel refleksi jejak sejarah dengan mengidentifikasi bukti fisik peninggalan dan keterkaitannya dengan tradisi Hindu Asia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan deskripsi materi, lengkapi tabel mengenai bukti peninggalan dan keterkaitan Candi Penataran serta Candi Singasari dengan sejarah Hindu di Asia:

  1. Candi Penataran: bukti peninggalan dan asal keterkaitan kisahnya di Asia;
  2. Candi Singasari: bukti peninggalan dan corak tradisi Hindu Siwa yang diwarisi.
Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: Kolom 1 (Nama Candi: Candi Penataran, Candi Singasari), Kolom 2 (Bukti Fisik/Relief/Bentuk Peninggalan), Kolom 3 (Refleksi Keterkaitan dengan Sejarah Hindu di Asia).

Kegiatan 2: Refleksi Makna Perkembangan Hindu di Jawa Timur sebagai Bagian Sejarah Asia

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan / lembar kerja
  • Buku referensi sejarah Hindu di Indonesia

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok diskusi kecil beranggotakan 3-4 orang.
  2. Renungkan bagaimana agama Hindu yang lahir di Asia Selatan dapat mengakar kuat dan mewariskan karya agung seperti Candi Penataran dan Singasari di Jawa Timur.
  3. Jawablah pertanyaan refleksi kritis berikut secara bersama-sama.

Pertanyaan:

1. Mengapa keberadaan Candi Penataran dan Candi Singasari di Jawa Timur membuktikan bahwa agama Hindu mengalami penyebaran, penerimaan yang damai, dan perkembangan kebudayaan yang tinggi di kawasan Asia Tenggara?

2. Lakukan refleksi diri: Nilai spiritual dan budi pekerti luhur apa dari relief Ramayana di Candi Penataran serta keteguhan pemujaan di Candi Singasari yang mencerminkan keberhasilan penyebaran ajaran dharma di Asia?

Uraian paragraf refleksi kelompok (masing-masing 3-5 kalimat per butir pertanyaan).

Kegiatan 3: Menyusun Rangkuman Refleksi Perjalanan Hindu di Jawa Timur

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar refleksi murid
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan hasil analisis dan diskusi pada kegiatan 1 dan 2, susunlah pernyataan refleksi pribadi secara tertulis.
  2. Tuliskan perenunganmu mengenai pentingnya menghargai warisan peninggalan candi Jawa Timur dalam bingkai sejarah Hindu di Asia serta komitmen menjaganya sebagai generasi penerus.
  3. Selesaikan kegiatan ini dan lanjutkan dengan menjawab pertanyaan refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Tuliskan satu paragraf perenungan pribadi (refleksi) yang mengungkapkan kebanggaan dan kesadaranmu terhadap sejarah perkembangan agama Hindu di Asia yang terpatri pada Candi Penataran dan Candi Singasari!

Kotak refleksi pribadi (1 paragraf minimal 4 kalimat bermakna reflektif).

REFLEKSI

1. Apa makna baru yang kamu peroleh tentang perjalanan agama Hindu di kawasan Asia setelah merenungkan keberadaan Candi Penataran dan Candi Singasari?

2. Bagaimana caramu menunjukkan sikap menghargai peninggalan sejarah candi Hindu di Jawa Timur dalam kehidupan sehari-hari?

3. Bagian mana dari kegiatan refleksi hari ini yang paling menyentuh rasa baktimu terhadap warisan ajaran dharma?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.