LKPDPertemuan 2Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 7: Mempraktikkan Penyiapan Sarana Dasar Porosan dan Bunga dalam Upakara

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Mempraktikkan Penyiapan Sarana Dasar Porosan dan Bunga dalam Upakara".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 7: Mempraktikkan Penyiapan Sarana Dasar Porosan dan Bunga dalam Upakara

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 4 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Mempraktikkan Penyiapan Sarana Dasar Porosan dan Bunga dalam Upakara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMempraktikkan Penyiapan Sarana Dasar Porosan dan Bunga dalam Upakara
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mempraktikkan penyiapan sarana dasar dalam Upakara

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan praktik pembelajaran upakara.
  • Bekerjalah bersama teman kelompokmu dengan sikap saling menghargai, tertib, dan hati-hati saat menggunakan alat potong (pisau/gunting).
  • Siapkan bahan-bahan alami (daun sirih, pinang, kapur sirih, bunga segar, janur/semat) di atas meja kerja yang bersih.
  • Ikuti setiap petunjuk langkah kerja pada lembar kegiatan ini dengan saksama.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Memilah dan Menyiapkan Bahan Sarana Dasar Upakara

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Daun sirih hijau segar
  • Buah pinang (jambe)
  • Kapur sirih (pamor)
  • Bunga segar aneka warna
  • Nampan/alas kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Periksa seluruh bahan alami yang telah dibawa di atas meja kelompokmu.
  2. Pilah dan kelompokkan bahan-bahan tersebut ke dalam dua kategori sarana dasar: bahan untuk unsur Porosan dan bahan untuk unsur Bunga.
  3. Pastikan bahan yang dipilih berada dalam kondisi bersih, utuh/segar, dan layak digunakan untuk upakara.
  4. Tuliskan hasil pemilahan dan pemeriksaan kondisi bahan pada tabel kerja yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Kelompokkan bahan-bahan yang telah kalian siapkan ke dalam kategori Sarana Dasar Porosan atau Sarana Dasar Bunga, serta tuliskan hasil pemeriksaan kelayakan fisiknya!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: Kolom 1 (Kelompok Sarana: Porosan / Bunga), Kolom 2 (Nama Bahan yang Disiapkan), Kolom 3 (Hasil Pemeriksaan Kondisi Fisik Bahan: Bersih/Segar/Layak).

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Mempraktikkan Pembuatan Porosan sebagai Sarana Dasar Upakara

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Daun sirih yang sudah dibersihkan
  • Irisan pinang
  • Kapur sirih
  • Semat lidi / biting kecil
  • Pisau kecil / gunting (digunakan hati-hati)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil selembar daun sirih, sepotong kecil irisan buah pinang, dan sedikit kapur sirih.
  2. Letakkan irisan buah pinang dan olesan tipis kapur sirih di atas permukaan daun sirih.
  3. Gulung atau lipat daun sirih secara rapi hingga membungkus pinang dan kapur di dalamnya.
  4. Kunci lipatan porosan tersebut menggunakan semat (lidi kecil) atau jepitan janur agar kokoh dan tidak terurai.
  5. Setiap anggota kelompok mempraktikkan pembuatan minimal 2 buah porosan yang rapi dan terikat kuat.
  6. Lakukan pemeriksaan silang antaranggota kelompok terhadap porosan yang berhasil dibuat.

Pertanyaan:

1. Praktikkan langkah-langkah merangkai sarana porosan. Catat hasil pengamatan praktik kelompokmu: apakah ketiga unsur (sirih, pinang, kapur) terpasang lengkap dan ikatan/lipatannya terpasang rapi serta tidak mudah lepas?

Format isian terstruktur: mencantumkan Nama Pembuat, Kelengkapan 3 Unsur Bahan (Lengkap/Tidak), Kerapian Lipatan (Rapi/Cukup Rapi), dan Kekokohan Kuncian Semat (Kuat/Lepas).

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Mempraktikkan Penataan Sarana Dasar Bunga Bersama Porosan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Porosan hasil Kegiatan 2
  • Bunga segar aneka warna
  • Wadah dasar / ceper janur
  • Alas meja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil wadah/ceper sarana dasar yang telah disiapkan di atas meja.
  2. Tempatkan porosan yang telah kalian buat pada posisi dasar wadah upakara.
  3. Pilih dan tata kuntum bunga-bunga segar di atas atau berdampingan dengan porosan secara harmonis, bersih, dan seimbang.
  4. Periksa kembali hasil penataan sarana dasar (porosan dan bunga) kelompokmu agar siap digunakan dalam kelengkapan upakara.
  5. Demonstrasikan hasil penataan akhir kelompokmu di depan guru untuk diamati ketercapaian praktiknya.
  6. Gunakan sisa waktu kegiatan ini untuk menyelesaikan refleksi dan merapikan kembali meja kerja.

Pertanyaan:

1. Praktikkan penataan sarana dasar porosan dan bunga pada wadah upakara. Deskripsikan susunan posisi porosan dan bunga yang telah kalian tata secara rapi!

Format uraian deskripsi teknis penataan (3-4 kalimat) yang menjelaskan letak porosan, penempatan susunan bunga, dan kerapian wadah hasil praktik.

REFLEKSI

1. Langkah mana dalam menyiapkan porosan dan bunga yang menurutmu paling membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian?

2. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menyelesaikan pembuatan sarana dasar upakara secara mandiri dan bersama kelompok?

3. Apa yang akan kamu lakukan agar hasil penyiapan dan penataan sarana upakara berikutnya menjadi lebih rapi dan kokoh?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.