LKPDPertemuan 3Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 7: Menganalisis Keterkaitan Nilai Ajaran Tri Hita Karana dalam Menciptakan Keharmonisan Sosial

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Menganalisis Keterkaitan Nilai Ajaran Tri Hita Karana dalam Menciptakan Keharmonisan Sosial".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 7: Menganalisis Keterkaitan Nilai Ajaran Tri Hita Karana dalam Menciptakan Keharmonisan Sosial

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 3 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menganalisis Keterkaitan Nilai Ajaran Tri Hita Karana dalam Menciptakan Keharmonisan Sosial

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenganalisis Keterkaitan Nilai Ajaran Tri Hita Karana dalam Menciptakan Keharmonisan Sosial
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis keterkaitan nilai-nilai ajaran Tri Hita Karana dalam menciptakan keharmonisan sosial

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa atau Gayatri Mantram sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bentuk kelompok kerja yang terdiri atas 3-4 orang atau kerjakan instruksi mandiri sesuai arahan guru.
  • Cermati studi kasus dan bahan analisis yang disajikan pada setiap bagian LKPD.
  • Gunakan konsep tiga pilar Tri Hita Karana (Parahyangan, Pawongan, Palemahan) untuk menganalisis setiap persoalan keharmonisan sosial.
  • Tuliskan hasil analisis secara runtut dan teliti pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Mengurai Unsur dan Hubungan Sebab-Akibat Nilai Tri Hita Karana

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 7 Bab 3

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks narasi singkat tentang dinamika gotong royong warga desa di bawah ini.
  2. Teks: 'Warga Desa Sukasada rutin menggelar kerja bakti bulanan. Mereka bersama-sama membersihkan selokan dan jalan desa, bergotong royong merawat balai banjar tempat persembahyangan bersama, serta saling membantu tetangga yang sedang mengadakan upacara keagamaan. Namun, akhir-akhir ini muncul keluhan karena sebagian warga enggan ikut serta dan lebih memilih membuang sampah sembarangan ke sungai dekat pemukiman, sehingga timbul perselisihan antarwarga dan lingkungan menjadi kotor.'
  3. Analisislah keterkaitan ketiga unsur Tri Hita Karana (Parahyangan, Pawongan, Palemahan) pada peristiwa tersebut dalam menciptakan keharmonisan sosial melalui tabel isian.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks narasi, analisislah keterkaitan masing-masing bagian Tri Hita Karana (Parahyangan, Pawongan, Palemahan) beserta perannya dalam menciptakan keharmonisan sosial warga Desa Sukasada!

Ruang tabel jawaban

2. Analisislah bagaimana pengabaian terhadap unsur Palemahan (membuang sampah sembarangan) pada narasi tersebut dapat memicu rusaknya keharmonisan pada unsur Pawongan (hubungan sosial antarmanusia)!

Tabel 3 kolom untuk soal no 1: Kolom 1 (Unsur Tri Hita Karana: Parahyangan, Pawongan, Palemahan), Kolom 2 (Bentuk Nilai/Perilaku pada Teks), Kolom 3 (Peran dalam Menciptakan Keharmonisan Sosial). Kolom uraian paragraf 4-5 baris untuk soal no 2.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Analisis Keterkaitan Nilai Tri Hita Karana pada Studi Kasus Sosial

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas lembar kerja siswa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan kasus berikut bersama teman sekelompokmu.
  2. Kasus: 'Di sebuah wilayah permukiman yang majemuk, terjadi gesekan antarwarga karena saluran air bersama tersumbat limbah industri rumah tangga milik salah satu warga. Pihak pemilik industri merasa berhak karena berada di lahan pribadi dan rutin memberi dana punia/sumbangan ke pura setempat. Sementara itu, warga sekitar merasa terganggu karena bau dan air meluap ke rumah mereka.'
  3. Uraikan analisis keterkaitan antarnilai Tri Hita Karana untuk membuktikan apakah ketaatan pada satu unsur saja (Parahyangan melalui punia) cukup untuk menciptakan keharmonisan sosial yang utuh.

Pertanyaan:

1. Analisislah ketimpangan nilai Tri Hita Karana yang terjadi pada kasus tersebut! Apakah pelaksanaan Parahyangan semata (memberikan punia ke pura) dapat mewujudkan keharmonisan jika Pawongan dan Palemahan dilanggar? Berikan argumentasi analisismu!

2. Rumuskan hasil analisismu mengenai keterkaitan integratif ketiga unsur Tri Hita Karana sebagai formula penyelesaian agar tercipta kembali keharmonisan sosial di lingkungan tersebut!

Format lembar diskusi kelompok bergaris: Lembar Analisis Kritis Masalah Sosial (uraian argumentasi minimal 1 paragraf untuk no 1 dan bagan/poin solusi integratif 3 pilar Tri Hita Karana untuk no 2).

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Sintesis Analisis Keterkaitan Nilai Tri Hita Karana dalam Keharmonisan Sosial

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tugas/LKPD
  • Penggaris dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara mandiri, lakukan sintesis atas hasil analisis dari Kegiatan 1 dan 2.
  2. Buatlah bagan hubungan kausalitas (sebab-akibat-dampak) yang menggambarkan keterkaitan erat antara Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan terhadap terwujudnya keharmonisan sosial masyarakat.
  3. Kerjakan pula pertanyaan refleksi akhir pembelajaran pada bagian penutup.

Pertanyaan:

1. Gambarkan dan analisislah bagan skematis yang menghubungkan ketiga unsur Tri Hita Karana (Parahyangan, Pawongan, Palemahan) dengan muara akhir terciptanya keharmonisan sosial!

Ruang gambar

Kotak gambar skematis (ukuran setengah halaman) yang memuat bagan keterkaitan 3 lingkaran/kotak unsur Tri Hita Karana menuju keharmonisan sosial, disertai ruang penjelasan narasi analitis di bawah kotak.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahamanmu mengenai keterkaitan nilai Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan mengubah caramu memandang interaksi antarteman dan lingkungan di sekolah?

2. Ketika terjadi perselisihan antarteman di kelas, unsur nilai Tri Hita Karana mana yang menurutmu perlu diperbaiki agar keharmonisan sosial kembali terwujud? Jelaskan alasanmu!

3. Langkah berkesadaran apa yang paling bermakna bagimu hari ini untuk menjaga keseimbangan ketiga nilai Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.