LKPDPertemuan 5Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 7: Menerapkan Ajaran Kitab Upaweda dalam Perilaku Kehidupan Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Menerapkan Ajaran Kitab Upaweda dalam Perilaku Kehidupan Sehari-hari".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 7: Menerapkan Ajaran Kitab Upaweda dalam Perilaku Kehidupan Sehari-hari

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 1 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menerapkan Ajaran Kitab Upaweda dalam Perilaku Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenerapkan Ajaran Kitab Upaweda dalam Perilaku Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan ajaran Kitab Upaweda dalam perilaku kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai mengerjakan lembar kerja murid ini.
  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan cermat dan saksama.
  • Gunakan pemahamanmu mengenai ajaran-ajaran dalam Kitab Upaweda (seperti nilai Itihasa, Purana, Ayurweda, Gandharwaweda, dan Artasastra) untuk merumuskan tindakan nyata.
  • Kerjakan secara mandiri atau diskusikan bersama rekan belajarmu sesuai arahan guru.
  • Tuliskan jawaban secara rapi pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menghubungkan Nilai Upaweda dengan Perilaku Harian

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas VII
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati 4 (empat) deskripsi perilaku harian yang disajikan pada pertanyaan nomor 1.
  2. Tentukan ajaran bagian Upaweda yang mendasarinya (pilihan cabang Upaweda: Itihasa/Purana, Ayurweda, Gandharwaweda, Artasastra).
  3. Tuliskan satu bentuk penerapan perilaku nyata yang serupa yang dapat kamu terapkan di lingkungan rumah atau sekolah.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel hubungan ajaran Upaweda dengan perilaku harian berikut:

  1. Perilaku 1: Wayan membiasakan diri bangun pagi, mengonsumsi makanan bersih bergizi (satwika ahara), dan berolahraga teratur agar tubuh sehat.
    1. Perilaku 2: Made selalu menepati janji kepada temannya dan setia membela kebenaran sebagaimana keteladanan Sri Rama.
    2. Perilaku 3: Ayu mengelola uang sakunya dengan hemat, mencatat pengeluaran, dan menyisihkan sebagian untuk dana punia.
    3. Perilaku 4: Kadek melatih keterampilan bernyanyi lagu keagamaan (Dharma Gita) dengan penuh ketulusan untuk menenangkan pikiran.
Ruang tabel jawaban

Format tabel 4 baris dengan kolom: (1) Situasi Perilaku, (2) Bagian Upaweda Terkait, (3) Contoh Penerapan Nyata Pribadi.

Kegiatan 2: Penerapan Ajaran Upaweda dalam Menghadapi Masalah Kehidupan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Kelas VII
  • Lembar kerja peserta didik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dengan teliti 2 (dua) skenario permasalahan nyata yang dihadapi remaja berikut.
  2. Rumuskan tindakan penerapan ajaran Upaweda yang konkret sebagai solusi perilaku terpuji.
  3. Jelaskan alasan mengapa tindakan tersebut mencerminkan ajaran Upaweda terkait.

Pertanyaan:

1. Skenario A: Putu sering begadang bermain gawai dan mengonsumsi makanan cepat saji serta minuman manis berlebihan hingga sering merasa lemas dan sakit perut saat belajar di kelas. Berdasarkan ajaran Ayurweda dalam Upaweda, tindakan penerapan konkret apa yang wajib dilakukan Putu untuk memperbaiki perilakunya, dan apa alasannya?

2. Skenario B: Dalam pemilihan ketua kelas, Ketut melihat sahabat dekatnya berbuat curang dengan memaksa teman lain memilih dirinya. Ketut ingat ajaran kepemimpinan dan kebenaran dalam Itihasa (Mahabharata/Ramayana). Tindakan penerapan apa yang harus Ketut lakukan dalam menghadapi sahabatnya tersebut?

Tuliskan jawaban uraian pada lembar kerja bergaris yang mencakup: Tindakan Penerapan Konkret dan Alasan Penerapan.

Kegiatan 3: Penyusunan Rencana Tindakan Harian Berbasis Upaweda dan Evaluasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Agama Hindu Kelas VII
  • Buku tugas/LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Rancanglah 3 (tiga) komitmen tindakan nyata penerapan ajaran Upaweda yang akan kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari selama sepekan ke depan.
  2. Pilihlah minimal 3 cabang Upaweda yang berbeda (misalnya Ayurweda, Artasastra, Itihasa, atau Gandharwaweda).
  3. Tentukan target waktu dan indikator keberhasilan perilakumu sendiri.
  4. Selesaikan kegiatan ini dengan mengisi bagian refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah format Rencana Aksi Penerapan Upaweda untuk 3 cabang Upaweda pilihanmu yang memuat:

  1. Bagian Upaweda,
  2. Rencana Perilaku Konkret,
  3. Waktu Pelaksanaan, dan
  4. Bukti/Indikator Pelaksanaan.
Ruang tabel jawaban

Format tabel 3 baris: Kolom 1: Cabang Upaweda | Kolom 2: Rencana Perilaku Nyata | Kolom 3: Waktu Pelaksanaan | Kolom 4: Indikator/Bukti Perilaku.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari dan merancang penerapan ajaran Upaweda, cabang ajaran Upaweda mana yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari?

2. Bagaimana perasaanmu ketika mampu menerapkan satu perilaku terpuji sesuai tuntunan Upaweda di lingkungan keluarga atau sekolah?

3. Apa langkah nyata yang akan kamu lakukan jika menemui kesulitan dalam menjaga konsistensi perilaku sesuai ajaran Upaweda?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.