LKPDPertemuan 7Bab 5Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Meneladani Nilai-Nilai Tokoh dan Peristiwa Sejarah Hindu di Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Meneladani Nilai-Nilai Tokoh dan Peristiwa Sejarah Hindu di Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Meneladani Nilai-Nilai Tokoh dan Peristiwa Sejarah Hindu di Indonesia

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 5 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Meneladani Nilai-Nilai Tokoh dan Peristiwa Sejarah Hindu di Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMeneladani Nilai-Nilai Tokoh dan Peristiwa Sejarah Hindu di Indonesia
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam sejarah perkembangan agama Hindu di Indonesia dan nilai-nilai yang dapat diteladani.
  2. Murid dapat mengaitkan nilai-nilai sraddha dan bhakti yang ditunjukkan para tokoh sejarah Hindu dengan kehidupan sehari-hari murid.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Boleh berdiskusi dengan teman sebangku pada kegiatan yang bertanda 'diskusi', tetapi tuliskan jawabanmu sendiri.
  • Gunakan pulpen atau pensil warna untuk membuat LKPD ini lebih menarik dan rapi.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu pahami, tanyakan kepada gurumu.
  • Kerjakan dengan jujur — ini bukan ujian, tapi sarana belajarmu!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Galeri Tokoh Hindu Nusantara — Siapa Mereka?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Pensil warna (opsional, untuk menandai tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan daftar nama tokoh dan cuplikan kisah singkat berikut ini dengan saksama.
  2. Bacalah setiap informasi tentang tokoh tersebut dengan penuh rasa ingin tahu.
  3. Isi tabel yang tersedia berdasarkan informasi yang kamu baca dan pengetahuanmu.
  4. Untuk kolom 'Nilai yang Dapat Diteladani', pilihlah minimal satu nilai dari kotak nilai di bawah tabel.
  5. Kotak Nilai: Sraddha (keimanan teguh) | Bhakti (pengabdian tulus) | Satya (kejujuran) | Dharma (kebenaran) | Ahimsa (tanpa kekerasan) | Kepemimpinan bijaksana | Pelestari budaya Hindu

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan bacaan dan pengetahuanmu tentang tokoh-tokoh penting sejarah Hindu di Indonesia!

[CUPLIKAN TOKOH]

  • Raja Mulawarman (Kerajaan Kutai, Kalimantan): Raja pertama yang dikenal beragama Hindu di Nusantara. Ia mengadakan Yadnya besar dengan mempersembahkan 20.000 ekor sapi kepada para Brahmana sebagai wujud bhaktinya kepada Dewa Siwa.
  • Hayam Wuruk (Kerajaan Majapahit, Jawa Timur): Raja besar Majapahit yang memerintah bersama Mahapatih Gajah Mada. Di masa pemerintahannya, agama Hindu berkembang pesat dan Nusantara bersatu.
  • Ken Dedes (Kerajaan Singosari): Permaisuri yang dihormati dan dianggap sebagai perwujudan Dewi Prajnaparamita. Ia menjadi simbol kebijaksanaan dan kemuliaan wanita Hindu di Nusantara.
  • Mpu Tantular (Kerajaan Majapahit): Pujangga besar penulis Kakawin Sutasoma yang mengandung semboyan 'Bhinneka Tunggal Ika'. Ia mengajarkan toleransi dan persatuan lintas kepercayaan.
Ruang tabel jawaban

2. Dari keempat tokoh di atas, siapakah yang paling mengesankan bagimu? Tuliskan satu alasan mengapa tokoh tersebut menginspirasimu!

Isi tabel 4 kolom: (1) Nama Tokoh, (2) Asal Kerajaan/Daerah, (3) Peran/Jasa Utama, (4) Nilai yang Dapat Diteladani. Tersedia 4 baris untuk 4 tokoh. Untuk soal nomor 2, tulis uraian minimal 2 kalimat di kotak yang tersedia.

Kegiatan 2: Detektif Nilai — Menemukan Sraddha dan Bhakti dalam Kisah Nyata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Kertas tambahan jika diperlukan untuk catatan diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dua penggalan kisah di bawah ini dengan cermat.
  2. Setelah membaca, jawab pertanyaan analisis yang tersedia.
  3. Diskusikan jawabanmu dengan teman kelompokmu (2–3 orang).
  4. Setelah diskusi, tuliskan kesimpulan kelompokmu di ruang jawaban yang tersedia.
  5. Ingat: Sraddha berarti keyakinan/keimanan yang teguh kepada Hyang Widhi dan ajaran suci-Nya. Bhakti berarti pengabdian dan cinta kasih yang tulus kepada Hyang Widhi, guru, orang tua, dan sesama.

Pertanyaan:

1. Baca Kisah A berikut:
'Raja Mulawarman setiap hari melakukan pemujaan kepada Dewa Siwa meskipun ia adalah pemimpin kerajaan yang sibuk. Ia tidak pernah melupakan kewajibannya bersembahyang dan mengadakan upacara besar untuk rakyatnya. Bahkan ketika kerajaan menghadapi kesulitan, ia tetap teguh berpegang pada ajaran Weda.'

Dari kisah Raja Mulawarman di atas, temukan bukti bahwa ia memiliki Sraddha (keimanan) yang kuat! Tuliskan minimal 2 bukti dari teks tersebut.

2. Baca Kisah B berikut:
'Hayam Wuruk dikenal sebagai raja yang sangat mencintai rakyatnya. Ia sering berkeliling kerajaan untuk memastikan rakyat hidup sejahtera. Ia juga mendukung penuh pembangunan pura dan tempat suci agar rakyat dapat beribadah dengan tenang. Mahapatih Gajah Mada pun setia mengabdikan seluruh hidupnya demi kejayaan Majapahit dengan Sumpah Palapa yang terkenal.'

Bagaimana Bhakti (pengabdian tulus) ditunjukkan oleh Hayam Wuruk dan Gajah Mada? Isi tabel perbandingan berikut!

Ruang tabel jawaban

3. Diskusi Kelompok: Menurutmu, apakah nilai Sraddha dan Bhakti hanya bisa ditunjukkan oleh raja atau tokoh besar saja? Berikan pendapatmu beserta 1 contoh nyata bagaimana seorang murid SD seperti kamu bisa menunjukkan Sraddha dan Bhakti dalam kehidupan sehari-hari!

Soal 1: Tulis uraian minimal 2 kalimat per bukti di kotak uraian. Soal 2: Isi tabel 3 kolom — (1) Nama Tokoh, (2) Wujud Bhakti yang Dilakukan, (3) Kepada Siapa Bhakti Itu Ditujukan. Soal 3: Tulis kesimpulan diskusi kelompok dalam 3–4 kalimat, sertakan nama semua anggota kelompok.

Kegiatan 3: Aku Penerus Nilai Luhur — Membuat Kartu Inspirasi Tokoh Hindu

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Pensil warna atau spidol untuk menghias kartu
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih SATU tokoh sejarah Hindu yang paling menginspirasimu dari kegiatan sebelumnya.
  2. Bayangkan kamu adalah seorang jurnalis muda yang akan membuat 'Kartu Inspirasi Tokoh' untuk dipajang di mading sekolah.
  3. Isi bagian-bagian kartu inspirasi sesuai panduan di bawah ini.
  4. Setelah selesai, gambar atau hiasi bingkai kartu inspirasimu agar menarik!
  5. Siapkan dirimu untuk mempresentasikan kartu inspirasi ini kepada temanmu dalam 1 menit (presentasi singkat).

Pertanyaan:

1. Isi bagian IDENTITAS TOKOH pada kartu inspirasimu:

  • Nama Tokoh: ...
  • Asal Kerajaan/Masa Hidup: ...
  • Julukan atau gelar yang dikenal: ...

2. Isi bagian KISAH INSPIRATIF: Ceritakan kembali dengan kata-katamu sendiri, apa jasa atau peran tokoh pilihanmu dalam sejarah Hindu di Indonesia? (minimal 3 kalimat)

3. Isi bagian NILAI LUHUR: Tuliskan 2 nilai (dari Sraddha, Bhakti, Satya, Dharma, Ahimsa, atau nilai lainnya) yang ditunjukkan tokoh pilihanmu, dan jelaskan masing-masing dengan satu bukti dari kisahnya!

Ruang tabel jawaban

4. Isi bagian PESANKU UNTUK DIRIKU SENDIRI: Tuliskan satu kalimat tekad atau janji pribadimu — nilai apa dari tokoh ini yang ingin kamu terapkan dalam hidupmu, dan bagaimana caramu melakukannya?

Format kartu inspirasi berbentuk kotak besar dengan 4 bagian: (1) Kotak Identitas Tokoh di bagian atas, (2) Kotak Kisah Inspiratif di tengah kiri, (3) Tabel Nilai Luhur 3 kolom (Nilai | Penjelasan | Bukti dari Kisah) di tengah kanan, (4) Kotak Pesanku untuk Diriku Sendiri di bagian bawah. Beri bingkai dan hiasan sesuai kreativitasmu.

REFLEKSI

1. Dari tokoh-tokoh sejarah Hindu yang kamu pelajari hari ini, nilai mana yang sudah kamu rasakan ada dalam dirimu? Ceritakan satu contoh nyata situasi di mana kamu pernah menunjukkan nilai tersebut!

2. Sraddha dan Bhakti adalah nilai utama yang ditunjukkan para tokoh Hindu. Menurut kamu, apakah mudah atau sulit untuk menerapkan kedua nilai ini di zaman sekarang? Apa tantangan terbesarnya?

3. Jika kamu bisa bertemu langsung dengan salah satu tokoh sejarah Hindu dari Indonesia, pertanyaan apa yang paling ingin kamu tanyakan kepada mereka dan mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.