LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menceritakan Sejarah Perkembangan Agama Hindu pada Masa Kerajaan Majapahit di Jawa Timur dan Kerajaan-Kerajaan di Bali
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menceritakan Sejarah Perkembangan Agama Hindu pada Masa Kerajaan Majapahit di Jawa Timur dan Kerajaan-Kerajaan di Bali".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menceritakan Sejarah Perkembangan Agama Hindu pada Masa Kerajaan Majapahit di Jawa Timur dan Kerajaan-Kerajaan di Bali
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 5
Bab 5 Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Menceritakan Sejarah Perkembangan Agama Hindu pada Masa Kerajaan Majapahit di Jawa Timur dan Kerajaan-Kerajaan di Bali INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menyusun Rantai Cerita Perkembangan Hindu di Kerajaan Majapahit (Jawa Timur)Estimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi bagan rantai cerita berikut berdasarkan bacaan: (a) Siapakah tokoh pendiri Majapahit tempat dimulainya perkembangan kerajaan Hindu ini? (b) Pada masa pemerintahan siapa perkembangan agama Hindu mencapai puncak kejayaan di Majapahit? (c) Sebutkan 2 candi Hindu peninggalan Kerajaan Majapahit sebagai bukti sejarah keagamaan! 2. Ceritakan secara tertulis dalam 3 kalimat runtut bagaimana kehidupan beragama Hindu berkembang di Kerajaan Majapahit hingga masa kejayaannya! Tersedia format bagan rantai cerita 3 kotak (Awal Berdiri - Puncak Kejayaan - Jejak Peninggalan) dan kolom bergaris sepanjang 5 baris untuk menuliskan cerita runtut. Kegiatan 2: Menelusuri dan Menceritakan Jejak Sejarah Hindu pada Kerajaan-Kerajaan di BaliEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah tabel jejak sejarah perkembangan Hindu di Bali berikut:
(Butir 1: Raja Udayana & Mahendradatta; Butir 2: Mpu Kuturan; Butir 3: Bukti peninggalan Candi Tebing Gunung Kawi). Ruang tabel jawaban 2. Bagaimanakah keterkaitan sejarah perkembangan agama Hindu antara Jawa Timur dan kerajaan di Bali pada masa Raja Udayana? Ceritakan dengan kalimatmu sendiri! Tersedia format tabel 3 baris x 2 kolom untuk jejak tokoh dan peninggalan, serta ruang bergaris 4 baris untuk uraian keterkaitan cerita Jawa Timur-Bali. Kegiatan 3: Menceritakan Kisah Perkembangan Hindu dari Majapahit hingga ke BaliEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ceritakan secara berurutan bagaimana sejarah perkembangan agama Hindu terjadi mulai dari zaman keemasan Kerajaan Majapahit di Jawa Timur sampai berlanjut dan berkembang kokoh pada masa kerajaan-kerajaan di Bali! 2. Diskusikan dan ceritakan bersama teman sebangkumu: Mengapa peninggalan sejarah seperti candi di Jawa Timur dan pura/candi tebing di Bali sangat penting dalam menceritakan sejarah perkembangan agama Hindu? Tersedia kotak laporan narasi bercerita berpasangan (bagian cerita murid 1 tentang Jawa Timur dan bagian cerita murid 2 tentang Bali) serta kolom kesimpulan diskusi 4 baris. REFLEKSI1. Bagian sejarah perkembangan agama Hindu mana yang paling menarik dan berkesan untuk kamu ceritakan hari ini? 2. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menceritakan kembali kisah kejayaan Majapahit dan kerajaan-kerajaan di Bali kepada temanmu? 3. Sikap baik apa dari kerukunan dan kegigihan para tokoh kerajaan masa lalu yang ingin kamu teladani dalam kehidupan sehari-hari? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.