LKPDPertemuan 3Bab 5Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Kerajaan Hindu di Jawa Tengah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Kerajaan Hindu di Jawa Tengah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Kerajaan Hindu di Jawa Tengah

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 5 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Kerajaan Hindu di Jawa Tengah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikKerajaan Hindu di Jawa Tengah
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menceritakan perkembangan agama Hindu di Jawa Tengah beserta bukti peninggalannya seperti Prasasti Tuk Mas dan Candi Prambanan.
  2. Murid dapat menunjukkan letak wilayah kerajaan Hindu di Jawa Tengah pada peta Indonesia.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Untuk kegiatan diskusi, dengarkan pendapat temanmu dengan baik dan hargai setiap ide yang berbeda.
  • Gunakan pensil warna atau spidol jika tersedia untuk memperindah hasil karyamu.
  • Jika ada yang belum dipahami, tanyakan kepada gurumu sebelum mengerjakan.
  • Tuliskan namamu dan tanggal pengerjaan di bagian atas LKPD ini.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Sejarah: Menguak Jejak Hindu di Jawa Tengah

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas V
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks singkat berikut tentang kerajaan-kerajaan Hindu di Jawa Tengah dengan saksama.
  2. Teks Bacaan: Di Jawa Tengah, agama Hindu berkembang cukup pesat. Salah satu kerajaan tertua adalah Kerajaan Kalingga (Holing) yang berdiri sekitar abad VII Masehi. Buktinya adalah Prasasti Tuk Mas yang ditemukan di lereng Gunung Merbabu, bertuliskan huruf Pallawa berbahasa Sanskerta, diperkirakan dibuat sekitar tahun 650 Masehi. Prasasti ini memuat simbol-simbol suci Dewa Tri Murti: trisula, cakra, kendi, kapak, dan bunga teratai. Selain Kalingga, ada juga dua dinasti besar yaitu Dinasti Sanjaya (Hindu) yang berkuasa di Jawa Tengah bagian utara dan Dinasti Syailendra (Buddha) di bagian selatan. Pada pertengahan abad IX, keduanya bersatu melalui pernikahan Rakai Pikatan dan Pramodawardhani. Dari masa inilah lahir banyak candi megah, termasuk Candi Prambanan yang bercorak Hindu.
  3. Setelah membaca, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan teks tersebut.
  4. Kerjakan secara mandiri terlebih dahulu, baru diskusikan jawaban dengan teman sebangkumu.

Pertanyaan:

1. Apa nama kerajaan Hindu tertua yang berkembang di Jawa Tengah, dan pada abad berapa kerajaan itu berdiri?

2. Prasasti Tuk Mas ditemukan di mana? Sebutkan huruf dan bahasa yang digunakan dalam prasasti tersebut!

3. Lengkapi tabel berikut tentang simbol-simbol suci yang terdapat pada Prasasti Tuk Mas dan dewa yang dilambangkannya!

No.Simbol pada PrasastiKeterangan / Makna
1Trisula...
2Cakra...
3Kendi...
4Kapak...
5Bunga Teratai...

4. Bagaimana cara Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra menyatukan kekuasaan mereka? Mengapa hal ini penting bagi perkembangan Hindu di Jawa Tengah?

Tulis jawaban nomor 1 dan 2 dalam format isian singkat. Untuk nomor 3, salin tabel ke buku tugasmu dan isi kolom yang kosong. Untuk nomor 4, tulis uraian minimal 2 kalimat.

Kegiatan 2: Jelajah Peta: Di Mana Kerajaan Hindu Jawa Tengah Berada?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Peta Pulau Jawa (tersedia pada LKPD atau buku siswa)
  • Pensil warna / spidol
  • Penggaris
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan peta pulau Jawa yang tersedia di bawah ini (atau pada buku siswa halaman 116–118).
  2. Kegiatan ini akan membantumu memahami letak geografis kerajaan-kerajaan Hindu di Jawa Tengah.
  3. Ikuti langkah-langkah berikut dengan cermat.
  4. Langkah 1: Amati peta Pulau Jawa dan temukan wilayah Jawa Tengah.
  5. Langkah 2: Tandai atau lingkari area Jawa Tengah pada peta yang tersedia di bawah.
  6. Langkah 3: Beri tanda bintang (★) pada lokasi perkiraan pusat Kerajaan Kalingga (sekitar lereng Gunung Merbabu, Jawa Tengah bagian tengah-utara).
  7. Langkah 4: Beri tanda kotak (□) pada lokasi Candi Prambanan (Jawa Tengah bagian selatan, dekat Yogyakarta).
  8. Langkah 5: Beri tanda lingkaran (○) pada lokasi Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah bagian barat).
  9. Langkah 6: Buat legenda kecil di pojok peta untuk menjelaskan simbol yang kamu gunakan.

Pertanyaan:

1. Setelah kamu mengamati peta, tuliskan nama provinsi yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah (sebutkan minimal 3 provinsi/daerah)!

2. Berdasarkan peta, mengapa menurutmu Jawa Tengah menjadi tempat berkembangnya banyak kerajaan Hindu? Hubungkan dengan kondisi geografis daerah tersebut (misalnya: kesuburan tanah, sungai, pegunungan)!

3. Lengkapi tabel lokasi peninggalan sejarah Hindu berikut ini!

No.Nama PeninggalanLokasi (Kota/Kabupaten)Jenis Peninggalan
1Prasasti Tuk Mas...Prasasti
2Candi Prambanan...Candi
3Candi Arjuna...Candi
4Candi Bhima...Candi

Gambar/tandai peta Pulau Jawa yang tersedia pada LKPD ini menggunakan pensil warna. Buat legenda di pojok peta. Jawab pertanyaan 1 dan 3 dalam format tabel/isian. Untuk pertanyaan 2, tulis pendapatmu dalam 2–3 kalimat.

Kegiatan 3: Kreasi Sejarahku: Kartu Fakta Kerajaan Hindu Jawa Tengah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas karton kecil atau kotak Kartu Fakta pada LKPD
  • Pensil warna / spidol warna
  • Buku siswa sebagai referensi
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu menjadi 'penulis sejarah cilik'! Buatlah sebuah Kartu Fakta yang menarik tentang salah satu peninggalan Hindu di Jawa Tengah.
  2. Pilih SATU dari dua objek berikut: (A) Prasasti Tuk Mas atau (B) Candi Prambanan.
  3. Pada selembar kertas atau di kotak yang tersedia, buat Kartu Fakta dengan format berikut:
  4. - Judul: nama peninggalan yang kamu pilih
  5. - Gambar: buat sketsa sederhana peninggalan tersebut (tidak perlu sempurna!)
  6. - 5 Fakta Menarik: tulis 5 informasi penting tentang peninggalan tersebut
  7. - Kerajaan terkait: tuliskan nama kerajaan yang membangun/meninggalkan objek ini
  8. - Pesanku: tulis satu kalimat tentang apa yang bisa kamu pelajari dari peninggalan ini
  9. Gunakan informasi dari bacaan sebelumnya dan buku siswa.
  10. Setelah selesai, presentasikan kartu faktamu kepada 1–2 teman di sekitarmu selama 2 menit.

Pertanyaan:

1. Peninggalan apa yang kamu pilih untuk Kartu Fakta? Mengapa kamu memilihnya?

2. Tuliskan 5 fakta menarik tentang peninggalan yang kamu pilih dalam tabel berikut!

No.Fakta Menarik
1...
2...
3...
4...
5...

3. Setelah berdiskusi dengan temanmu, adakah fakta menarik yang temanmu temukan tetapi belum kamu tulis? Jika ada, tuliskan di sini dan jelaskan dari mana informasi itu diperoleh!

Gunakan kotak Kartu Fakta yang tersedia di LKPD ini. Untuk sketsa gambar, gunakan kotak gambar yang sudah disediakan. Tulis 5 fakta dalam tabel, lalu jawab pertanyaan diskusi di baris yang tersedia.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, hal baru apa yang paling membuatmu kagum tentang kerajaan Hindu di Jawa Tengah? Mengapa hal itu menarik bagimu?

2. Jika kamu bisa mengunjungi salah satu peninggalan Hindu di Jawa Tengah (Prasasti Tuk Mas, Candi Prambanan, atau Candi Dieng), tempat mana yang ingin kamu kunjungi dan apa yang ingin kamu pelajari di sana?

3. Menurutmu, apa yang bisa kita lakukan sebagai generasi muda untuk menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah Hindu di Indonesia agar tidak rusak atau hilang?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.