LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Proses Masuk dan Berkembangnya Agama Hindu di Indonesia
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Proses Masuk dan Berkembangnya Agama Hindu di Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Proses Masuk dan Berkembangnya Agama Hindu di Indonesia
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 5
Bab 5 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Proses Masuk dan Berkembangnya Agama Hindu di Indonesia INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Sejarah: Menyelidiki Bukti Masuknya Hindu ke IndonesiaEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Agama Hindu diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar abad ke berapa? Tuliskan jawabanmu dan sebutkan salah satu bukti sejarah yang mendukungnya! 2. Perhatikan tabel berikut. Lengkapi kolom yang kosong dengan informasi yang tepat!
3. Menurutmu, mengapa peninggalan-peninggalan sejarah Hindu tersebut penting untuk dijaga hingga sekarang? Tuliskan pendapatmu dalam 2–3 kalimat! Tulis jawaban soal nomor 1 dan 3 dalam bentuk paragraf singkat di bawah masing-masing pertanyaan. Untuk soal nomor 2, lengkapi tabel 4 kolom yang telah disediakan. Kegiatan 2: Kartu Teori: Mengenal Teori-Teori Masuknya Hindu ke IndonesiaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi Kartu Teori berikut ini! KARTU TEORI 1 — Teori Brahmana
KARTU TEORI 2 — Teori Ksatria
KARTU TEORI 3 — Teori Waisya
KARTU TEORI 4 — Teori Arus Balik
Ruang tabel jawaban 2. Setelah mengisi kartu teori di atas, diskusikan bersama teman sebangkumu: Teori manakah yang paling kamu yakini kebenarannya? Tuliskan pilihanmu dan berikan minimal 2 alasan yang mendukung pilihanmu! 3. Dari keempat teori di atas, tuliskan persamaan yang ada di antara teori-teori tersebut dalam 1–2 kalimat! Isi setiap Kartu Teori pada kolom yang tersedia. Jawaban diskusi (nomor 2) ditulis dalam kotak khusus bertuliskan 'Pendapat Kami'. Jawaban nomor 3 ditulis dalam 1–2 kalimat di bawah pertanyaan. Kegiatan 3: Aku Sang Pencerita: Menulis Cerita Mini Perjalanan Hindu ke NusantaraEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Peran yang aku pilih: ________________________________ Tuliskan cerita pendekmu di sini! (minimal 5 kalimat) 2. Setelah mendengar cerita temanmu, tuliskan satu hal menarik dari cerita temanmu yang berbeda dengan ceritamu! 3. Dari cerita yang kamu buat, teori manakah (Brahmana, Ksatria, Waisya, atau Arus Balik) yang paling cocok menggambarkan peranmu? Jelaskan dengan singkat! Tulis cerita pendekmu pada kotak bergarisbawah yang tersedia (minimal 5 baris). Jawaban nomor 2 dan 3 ditulis pada kolom masing-masing di bawah pertanyaan. REFLEKSI1. Dari semua teori masuknya Hindu ke Indonesia yang kamu pelajari hari ini, teori mana yang menurutmu paling berkaitan dengan kehidupan di sekitarmu? Apakah kamu menemukan pengaruh Hindu di lingkungan tempat tinggalmu? 2. Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa agama Hindu sudah ada di Indonesia sejak ribuan tahun lalu dan meninggalkan banyak warisan budaya yang indah? 3. Satu hal baru apa yang kamu pelajari hari ini, dan apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang sejarah Hindu di Indonesia? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.