LKPDPertemuan 6Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Tingkatan-Tingkatan Yajña: Kanistha, Madhyama, dan Uttama

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Tingkatan-Tingkatan Yajña: Kanistha, Madhyama, dan Uttama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Tingkatan-Tingkatan Yajña: Kanistha, Madhyama, dan Uttama

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Tingkatan-Tingkatan Yajña: Kanistha, Madhyama, dan Uttama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikTingkatan-Tingkatan Yajña: Kanistha, Madhyama, dan Uttama
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan tiga tingkatan Yajña (Kanistha, Madhyama, dan Uttama) berdasarkan besar kecilnya upakara yang dipersembahkan.
  2. Murid dapat menjelaskan tingkatan Yajña ditinjau dari segi kualitas Tri Guna dalam pelaksanaan Pañca Yajña.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Untuk kegiatan diskusi, dengarkan pendapat temanmu dengan baik dan hargai setiap pendapat yang berbeda.
  • Tuliskan jawabanmu dengan rapi dan jelas di ruang yang telah disediakan.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu pahami, tandai dan tanyakan kepada gurumu.
  • Ingat: tidak ada jawaban yang salah untuk pertanyaan yang bersifat pendapat atau pengalaman pribadi — yang penting masuk akal dan penuh kejujuran.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mari Mengenal Tiga Tingkatan Yajña!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5
  • Alat tulis (pensil/pena)
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita pendek di bawah ini dengan seksama.
  2. Setelah membaca, perhatikan tabel yang sudah tersedia.
  3. Lengkapi tabel tersebut berdasarkan informasi dari cerita dan pengetahuanmu.
  4. Jawab pertanyaan uraian yang mengikutinya.

Pertanyaan:

1. 📖 Bacaan: Wayan, Made, dan Nyoman adalah tiga saudara dari keluarga Hindu. Setiap pagi mereka mempersembahkan Yajña kepada Hyang Widhi Wasa. Wayan menggunakan banten yang sangat lengkap dan besar karena keluarganya mampu secara ekonomi. Made menggunakan banten yang cukup — tidak terlalu besar, tidak terlalu kecil. Sementara Nyoman cukup mempersembahkan Yajña Sesa (canang kecil) karena keterbatasan yang dimiliki. Meskipun berbeda ukuran persembahannya, ketiganya melakukannya dengan hati tulus dan penuh bhakti. --- Berdasarkan cerita di atas, lengkapi tabel berikut! Tabel: Nama | Tingkatan Yajña | Arti Tingkatan | Ciri Upakara yang Digunakan

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa ketiga tingkatan Yajña (Kanistha, Madhyama, Uttama) tetap bernilai sama di mata Hyang Widhi Wasa, meskipun ukuran upakaranya berbeda? Jelaskan dengan bahasamu sendiri!

3. Selain tiga tingkatan utama, ketiga tingkatan tersebut masih bisa dibagi lagi menjadi sembilan tingkatan. Tuliskan kesembilan tingkatan tersebut secara berurutan dari yang paling sederhana hingga yang paling tinggi!

Soal 1: Tabel 4 kolom (Nama | Tingkatan Yajña | Arti Tingkatan | Ciri Upakara) dengan 3 baris isian. Soal 2: Tulis uraian minimal 3 kalimat di kotak yang disediakan. Soal 3: Tulis daftar bernomor 1 sampai 9.

Kegiatan 2: Yajña dan Tri Guna: Apa Motivasimu Beribadah?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5
  • Alat tulis
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah penjelasan singkat tentang Tri Guna di bawah ini.
  2. Tri Guna adalah tiga sifat alam semesta yang ada dalam diri manusia, yaitu: Sattvam (sifat murni, baik, dan bijaksana), Rajah (sifat aktif, penuh semangat, namun kadang dipengaruhi keinginan/ego), dan Tamah (sifat malas, gelap, dan tidak peduli).
  3. Perhatikan tiga contoh perilaku dalam pelaksanaan Yajña yang tercantum di tabel.
  4. Diskusikan bersama kelompokmu (2-3 orang): termasuk sifat Guna apa masing-masing perilaku tersebut, dan mengapa.
  5. Tuliskan hasil diskusimu pada tabel yang disediakan, lalu jawab pertanyaan analisis.

Pertanyaan:

1. Diskusi Kelompok: Perhatikan tiga perilaku berikut saat melaksanakan Yajña. Tentukan termasuk sifat Guna apa, berikan alasanmu, dan tuliskan pada tabel! Tabel: No | Perilaku Saat Yajña | Sifat Guna (Sattvam/Rajah/Tamah) | Alasan Kelompok Kami --- Perilaku 1: Ida Ayu bersembahyang dengan hati tulus, penuh konsentrasi, dan tidak mengharapkan imbalan apapun, hanya untuk bersyukur kepada Hyang Widhi. --- Perilaku 2: Putu melaksanakan Yajña dengan upakara yang sangat mewah agar dipuji dan dianggap kaya oleh tetangga. --- Perilaku 3: Komang malas pergi ke pura, asal-asalan dalam bersembahyang, dan pikirannya kemana-mana saat melaksanakan Yajña.

2. Menurut pendapatmu dan kelompokmu, Yajña dengan sifat Guna manakah yang paling dianjurkan dalam ajaran Hindu? Mengapa demikian? Tuliskan pendapat kelompokmu!

3. Apakah seseorang yang mempersembahkan Yajña dalam tingkatan Uttama (upakara besar) tetapi dengan sifat Rajah (ingin pamer) lebih baik daripada orang yang mempersembahkan Yajña Kanistha (upakara kecil) dengan sifat Sattvam (tulus ikhlas)? Jelaskan jawabanmu!

Soal 1: Tabel 4 kolom (No | Perilaku | Sifat Guna | Alasan) dengan 3 baris isian, dikerjakan bersama kelompok. Soal 2 & 3: Tulis uraian jawaban kelompok, minimal 4 kalimat per soal, di kotak uraian yang disediakan.

Kegiatan 3: Ayo Berkreasi: Poster Mini Tingkatan Yajña-ku!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil/pena
  • Pensil warna atau krayon (opsional)
  • Penggaris (opsional)
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini, kamu akan membuat sebuah 'Poster Mini' sederhana untuk merangkum pemahamanmu tentang tingkatan Yajña.
  2. Gunakan ruang gambar/kotak yang disediakan di LKPD ini.
  3. Poster Mini harus memuat: (a) Judul poster, (b) Tiga tingkatan Yajña beserta artinya (Kanistha, Madhyama, Uttama), (c) Hubungan tingkatan Yajña dengan Tri Guna, (d) Satu kalimat motivasi tentang pentingnya ketulusan dalam Yajña.
  4. Kamu boleh menggunakan gambar/ilustrasi sederhana, warna (jika ada pensil warna), dan kata-kata singkat yang mudah dipahami.
  5. Setelah selesai, presentasikan poster mini-mu kepada 1-2 teman di sebelahmu dan jelaskan isinya dalam 1 menit.

Pertanyaan:

1. Buatlah Poster Mini di kotak yang disediakan! Pastikan postermu memuat: judul, tiga tingkatan Yajña (Kanistha, Madhyama, Uttama) dengan penjelasan singkat, keterkaitan dengan Tri Guna (Sattvam, Rajah, Tamah), dan satu kalimat motivasi tentang ketulusan dalam Yajña.

Ruang gambar

2. Setelah kamu memperlihatkan poster mini-mu kepada teman, tuliskan satu hal yang menurutmu sudah baik dari postermu dan satu hal yang ingin kamu perbaiki!

Soal 1: Kotak besar berukuran minimal setengah halaman A4 untuk membuat poster mini (dengan pensil/pena, boleh diwarnai). Soal 2: Tulis 2 poin jawaban (1 hal yang sudah baik + 1 hal yang ingin diperbaiki) di bawah kotak poster.

REFLEKSI

1. Dari semua yang kamu pelajari hari ini, tingkatan Yajña manakah yang biasanya kamu dan keluargamu laksanakan di rumah? Apakah itu sudah mencerminkan ketulusan hati? Ceritakan!

2. Setelah memahami Tri Guna dalam Yajña, apakah ada perubahan cara pandangmu tentang bagaimana seharusnya kamu beribadah? Apa yang ingin kamu lakukan berbeda mulai sekarang?

3. Menurutmu, mengapa ajaran Hindu mengajarkan bahwa Yajña yang sederhana dengan hati tulus lebih bermakna daripada Yajña yang besar namun tanpa keikhlasan? Apa pelajaran hidup yang bisa kamu ambil dari sini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.