LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Catur Asrama dalam Kehidupan: Brahmacari Asrama dan Grhashta Asrama
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Catur Asrama dalam Kehidupan: Brahmacari Asrama dan Grhashta Asrama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Catur Asrama dalam Kehidupan: Brahmacari Asrama dan Grhashta Asrama
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 5
Bab 3 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Catur Asrama dalam Kehidupan: Brahmacari Asrama dan Grhashta Asrama INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aku Seorang Brahmacari — Amati dan Temukan!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Dari cerita Dewa di atas, tuliskan minimal 3 perilaku yang mencerminkan seseorang sedang menjalani tahapan Brahmacari Asrama! Ruang tabel jawaban 2. Siapakah yang disebut sebagai Guru Swadyaya dalam ajaran Hindu? Mengapa Beliau disebut sebagai guru yang paling utama? 3. Menurutmu, bagaimana cara seorang murid seperti kamu menunjukkan rasa bakti kepada Guru Swadyaya dalam kehidupan sehari-hari? Tuliskan 2 caramu sendiri yang belum disebutkan di cerita Dewa! Jawaban nomor 1: tulis di tabel 2 kolom — No. | Perilaku Brahmacari Asrama (minimal 3 baris). Jawaban nomor 2 dan 3: tulis dalam bentuk paragraf pendek, masing-masing minimal 3 kalimat. Kegiatan 2: Peta Kewajiban Grhashta Asrama — Ayo Petakan!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut tentang kewajiban-kewajiban yang dijalankan orang yang sedang berada di tahapan Grhashta Asrama! Isi kolom: Lingkup | Contoh Kewajiban | Tujuan / Manfaatnya Ruang tabel jawaban 2. Dari semua kewajiban yang kamu tulis di tabel, menurut pendapatmu manakah kewajiban yang paling penting bagi seseorang dalam Grhashta Asrama? Jelaskan alasanmu minimal dalam 3 kalimat! 3. Perhatikan keluargamu di rumah. Sebutkan satu contoh nyata kewajiban Grhashta Asrama yang kamu lihat ayah atau ibumu lakukan dalam seminggu terakhir! Nomor 1: tulis di tabel 3 kolom (Lingkup | Contoh Kewajiban | Tujuan/Manfaatnya) dengan minimal 3 baris (keluarga, masyarakat, agama). Nomor 2 dan 3: tulis dalam paragraf, masing-masing minimal 3 kalimat. Kegiatan 3: Aku dan Perjalanan Hidupku — Buat Mini Komik!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarlah mini komik strip 4 kotak sesuai petunjuk di atas. Pastikan setiap kotak memiliki gambar dan keterangan singkat (1–2 kalimat). Ruang gambar 2. Setelah kamu menceritakan komikmu kepada temanmu, tuliskan: apa perbedaan paling utama antara kewajiban seseorang di tahap Brahmacari Asrama dan Grhashta Asrama menurut pemahamanmu? Nomor 1: 4 kotak gambar berukuran minimal 6x6 cm masing-masing, dengan ruang untuk keterangan 1–2 kalimat di bawah tiap kotak. Nomor 2: tulis dalam paragraf minimal 4 kalimat. REFLEKSI1. Dari pelajaran hari ini, perilaku apa dari Brahmacari Asrama yang sudah kamu lakukan dengan baik? Apa yang ingin kamu tingkatkan mulai besok? 2. Menurutmu, mengapa penting bagi seorang murid untuk mengenal Guru Swadyaya (Hyang Widhi Wasa) sejak dini sebelum memasuki tahap Grhashta Asrama? 3. Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang Grhashta Asrama yang membuatmu lebih menghargai peran orang tuamu di rumah? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.