LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Panca Tan Matra dan Hubungannya dengan Panca Mahabhuta
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Panca Tan Matra dan Hubungannya dengan Panca Mahabhuta". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Panca Tan Matra dan Hubungannya dengan Panca Mahabhuta
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 5
Bab 2 - Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Panca Tan Matra dan Hubungannya dengan Panca Mahabhuta INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengenal Panca Tan Matra: Lima Benih Halus Alam SemestaEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut! Isilah kolom 'Arti/Makna' dan 'Contoh di Alam (Bhuana Agung)' untuk setiap bagian Panca Tan Matra.
2. Mengapa Panca Tan Matra disebut 'unsur halus'? Jelaskan dengan bahasamu sendiri! 3. Di antara lima bagian Panca Tan Matra, manakah yang menurutmu paling mudah kamu rasakan dalam kehidupan sehari-hari? Tuliskan alasanmu! Tabel 5 baris × 4 kolom untuk nomor 1. Paragraf singkat minimal 2 kalimat untuk nomor 2 dan 3. Kegiatan 2: Menjelajahi Hubungan Panca Tan Matra dan Panca MahabhutaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Hubungkan (pasangkan) setiap Panca Tan Matra di kolom kiri dengan Panca Mahabhuta di kolom kanan yang sesuai! Tariklah garis atau tuliskan huruf pasangannya. Kolom Kiri (Panca Tan Matra):
Kolom Kanan (Panca Mahabhuta):
2. Lengkapi tabel perbandingan berikut untuk menunjukkan hubungan Panca Tan Matra dan Panca Mahabhuta pada Bhuana Agung (alam besar) dan Bhuana Alit (alam kecil/tubuh manusia)!
3. Diskusikan dengan kelompokmu: Apa yang dimaksud dengan 'Panca Mahabhuta muncul dari Panca Tan Matra'? Buatlah 1 analogi (perumpamaan) sederhana dari kehidupan sehari-hari untuk menjelaskan hubungan tersebut, lalu tuliskan hasil diskusi kelompokmu! Soal 1: tuliskan pasangan huruf dan angka (contoh: A–5). Soal 2: tabel 5 baris × 4 kolom. Soal 3: paragraf hasil diskusi kelompok, minimal 3 kalimat, sertakan nama anggota kelompok. Kegiatan 3: Aku dan Alam Semesta: Membuat Peta Konsep MiniEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah Peta Konsep Mini yang menunjukkan: (a) lima bagian Panca Tan Matra, (b) lima bagian Panca Mahabhuta, dan (c) hubungan antara keduanya menggunakan tanda panah berlabel 'membentuk'. Gunakan ruang gambar yang tersedia di bawah ini! Ruang gambar 2. Menurutmu, mengapa penting bagi umat Hindu untuk memahami bahwa tubuh manusia (Bhuana Alit) tersusun dari unsur-unsur yang sama dengan alam semesta (Bhuana Agung)? Tuliskan pendapatmu dalam 2–3 kalimat! 3. Bayangkan kamu sedang berada di tepi pantai. Sebutkan minimal 3 unsur Panca Mahabhuta yang bisa kamu temukan di sana dan jelaskan bagaimana kamu merasakannya! Soal 1: kotak/ruang gambar kosong berukuran minimal 10×15 cm untuk peta konsep. Soal 2 dan 3: garis-garis jawaban untuk 2–4 kalimat per soal. REFLEKSI1. Hal baru apa yang paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang Panca Tan Matra dan Panca Mahabhuta? Mengapa hal itu membuatmu penasaran? 2. Setelah belajar bahwa tubuhmu tersusun dari unsur-unsur yang sama dengan alam semesta, apa yang ingin kamu lakukan untuk lebih menjaga alam di sekitarmu? 3. Adakah bagian materi hari ini yang masih membuatmu bingung? Jika ada, tuliskan pertanyaanmu agar bisa dibahas bersama guru! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.