LKPDPertemuan 9Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Nilai Kejujuran dan Pengamalan Nilai Kesetiakawanan dari Kitab Mahābhārata

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Nilai Kejujuran dan Pengamalan Nilai Kesetiakawanan dari Kitab Mahābhārata". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Nilai Kejujuran dan Pengamalan Nilai Kesetiakawanan dari Kitab Mahābhārata

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Nilai Kejujuran dan Pengamalan Nilai Kesetiakawanan dari Kitab Mahābhārata

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikNilai Kejujuran dan Pengamalan Nilai Kesetiakawanan dari Kitab Mahābhārata
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengingat nilai kesetiakawanan dan kejujuran yang ditunjukkan tokoh-tokoh Kitab Mahābhārata serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.
  2. Murid dapat menjelaskan bahwa nilai kesetiaan dan kejujuran dalam Kitab Mahābhārata merupakan media penyucian pikiran (manacika) sesuai ajaran agama Hindu.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1, 2, hingga 3.
  • Kegiatan 1 dikerjakan secara mandiri, Kegiatan 2 bersama kelompok kecil (3–4 orang), dan Kegiatan 3 bersama seluruh kelas.
  • Tuliskan jawabanmu dengan rapi dan menggunakan bahasamu sendiri.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu pahami, tandai dan tanyakan kepada gurumu.
  • Jaga sopan santun saat berdiskusi dan hargai pendapat teman.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Tokoh Jujur dan Setia dalam Mahābhārata

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis atau lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks pendek tentang nilai kesetiakawanan dan kejujuran (satya) dari Kitab Mahābhārata di bawah ini dengan seksama.
  2. Teks: Para Pandawa dikenal sebagai tokoh yang selalu menjunjung nilai satya (kejujuran dan kesetiaan). Yudhistira, pemimpin Pandawa, tidak pernah berbohong meski dalam situasi sulit. Srikandi dan Drupadi setia mendampingi Pandawa melewati berbagai cobaan. Bima selalu setia melindungi saudara-saudaranya. Nilai kesetiakawanan juga tampak saat para Pandawa saling mendukung ketika menjalani masa pengasingan selama 13 tahun. Dalam ajaran Hindu, orang yang setia dan jujur disebut lebih mulia daripada orang pintar yang sering berbohong, karena kejujuran adalah jalan penyucian pikiran (manacika).
  3. Setelah membaca, jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini secara mandiri.
  4. Tulis jawabanmu pada ruang yang telah disediakan.

Pertanyaan:

1. Sebutkan 3 tokoh Pandawa yang menunjukkan nilai kejujuran atau kesetiaan, dan tuliskan satu contoh tindakan masing-masing tokoh tersebut!

Ruang tabel jawaban

2. Apa yang dimaksud dengan nilai satya dalam Kitab Mahābhārata? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri!

3. Menurut teks di atas, mengapa orang yang jujur disebut lebih mulia daripada orang pintar yang sering berbohong?

Untuk pertanyaan no. 1: buat tabel 2 kolom (Nama Tokoh | Contoh Tindakan), isi 3 baris. Untuk pertanyaan no. 2 dan 3: tulis uraian 2–4 kalimat di ruang yang tersedia.

Kegiatan 2: Menghubungkan Nilai Mahābhārata dengan Kehidupanku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis atau lembar kerja
  • Alat tulis
  • Spidol warna (opsional, untuk menulis Janji Kelompok)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bergabunglah dengan kelompok kecil beranggotakan 3–4 orang.
  2. Bacalah dua situasi kehidupan sehari-hari yang ada di bawah ini.
  3. Situasi A: Raka menemukan dompet berisi uang di kantin sekolah. Ia tahu siapa pemiliknya, tetapi uang itu sangat ia inginkan untuk membeli mainan.
  4. Situasi B: Sahabat Nia sedang sakit dan tidak bisa mengerjakan tugas kelompok. Teman-teman yang lain mengusulkan agar Nia digantikan saja, tetapi Nia tidak mau meninggalkan sahabatnya.
  5. Diskusikan bersama kelompokmu pertanyaan-pertanyaan berikut, lalu catat hasil diskusi kalian.
  6. Setiap anggota kelompok wajib menyampaikan pendapatnya minimal sekali.

Pertanyaan:

1. Dari Situasi A dan B di atas, nilai apa dari Kitab Mahābhārata yang paling tepat diterapkan? Tuliskan nama nilainya dan jelaskan alasannya!

2. Ceritakan satu pengalaman nyata dari anggota kelompok kalian yang pernah menerapkan nilai kejujuran atau kesetiakawanan. Apa yang kalian rasakan setelah melakukannya?

3. Buatlah sebuah 'Janji Kelompok' berisi 2 tindakan nyata yang akan kalian lakukan di sekolah untuk menerapkan nilai kejujuran dan kesetiakawanan! Tuliskan dalam kalimat yang jelas.

Untuk pertanyaan no. 1: tulis dalam format dua paragraf singkat (Situasi A dan Situasi B). Untuk pertanyaan no. 2: tulis narasi singkat 3–5 kalimat. Untuk pertanyaan no. 3: tulis 'Janji Kelompok' dalam kotak khusus, cantumkan nama-nama anggota kelompok di bawahnya sebagai tanda komitmen.

Kegiatan 3: Kejujuran sebagai Penyuci Pikiran — Memahami Manacika

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis atau lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dilakukan bersama seluruh kelas dengan panduan guru.
  2. Perhatikan diagram sederhana berikut yang akan dijelaskan gurumu: Pikiran Kotor (iri, bohong, curang) → Pikiran perlu disucikan → Pikiran Bersih (jujur, setia, tulus) → disebut Manacika.
  3. Setelah memahami diagram, kerjakan pertanyaan di bawah ini secara mandiri.
  4. Gunakan pemahamanmu dari Kegiatan 1 dan 2 untuk membantu menjawab.
  5. Untuk pertanyaan terakhir, kamu akan berbagi jawaban kepada teman di sebelahmu.

Pertanyaan:

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan manacika (penyucian pikiran) dalam ajaran agama Hindu! Mengapa kejujuran dan kesetiaan dapat menjadi jalan untuk mencapai manacika?

2. Lengkapi tabel berikut dengan menuliskan bagaimana tokoh Mahābhārata mencontohkan manacika, dan bagaimana kamu bisa melakukan hal yang sama di sekolah!

Ruang tabel jawaban

3. Menurutmu, apa tantangan terbesar dalam bersikap jujur dan setia dalam kehidupan sehari-hari? Bagaimana nilai-nilai dari Kitab Mahābhārata bisa membantumu menghadapi tantangan itu? Ceritakan kepada teman di sebelahmu, lalu tuliskan poin-poin penting dari ceritamu!

Untuk pertanyaan no. 1: tulis uraian 3–5 kalimat. Untuk pertanyaan no. 2: buat tabel 3 kolom (Nama Tokoh | Contoh Manacika dalam Mahābhārata | Penerapan di Sekolahku), isi minimal 2 baris. Untuk pertanyaan no. 3: tulis 3–5 poin berbentuk daftar bullet berdasarkan hasil diskusimu dengan teman.

REFLEKSI

1. Setelah belajar hari ini, nilai apa dari Kitab Mahābhārata yang paling berkesan bagimu? Mengapa nilai itu terasa penting dalam hidupmu sekarang?

2. Pernahkah kamu merasa berat untuk bersikap jujur? Apa yang kamu lakukan saat itu, dan apa yang ingin kamu lakukan secara berbeda setelah belajar tentang manacika hari ini?

3. Satu hal kecil apa yang akan kamu lakukan mulai besok untuk menunjukkan nilai kejujuran atau kesetiakawanan kepada teman atau keluargamu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.