LKPDPertemuan 7Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Nilai Kepemimpinan Berdasarkan Ahimsa, Vinayam, dan Spiritual dalam Kitab Mahābhārata

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Nilai Kepemimpinan Berdasarkan Ahimsa, Vinayam, dan Spiritual dalam Kitab Mahābhārata". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Nilai Kepemimpinan Berdasarkan Ahimsa, Vinayam, dan Spiritual dalam Kitab Mahābhārata

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Nilai Kepemimpinan Berdasarkan Ahimsa, Vinayam, dan Spiritual dalam Kitab Mahābhārata

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikNilai Kepemimpinan Berdasarkan Ahimsa, Vinayam, dan Spiritual dalam Kitab Mahābhārata
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menuliskan contoh nilai kepemimpinan berdasarkan prinsip Ahimsa (tanpa kekerasan) dan Vinayam (kebijaksanaan) yang terdapat dalam Kitab Mahābhārata.
  2. Murid dapat menjelaskan nilai kepemimpinan berdasarkan ajaran spiritual keagamaan Hindu yang tercermin pada tokoh-tokoh dalam Kitab Mahābhārata.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara mandiri terlebih dahulu, kemudian diskusikan hasilnya bersama kelompok jika diminta.
  • Tulis jawabanmu dengan rapi dan jelas di ruang yang sudah tersedia.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu mengerti, tandai dan tanyakan kepada gurumu.
  • Kegiatan ini bukan perlombaan — yang terpenting adalah kamu benar-benar memahami dan merenungkan setiap nilai yang dipelajari.
  • Jaga kebersihan dan kerapian lembar kerjamu karena ini adalah hasil karyamu sendiri.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mari Membaca dan Menggali Makna: Ahimsa dan Vinayam dalam Tindakan Tokoh

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD ini
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua kutipan cerita di bawah ini dengan seksama dan penuh perhatian.
  2. Kutipan 1 — Ahimsa (Tanpa Kekerasan): Dalam perang Bharatayuddha, Bhisma sebagai panglima besar memberi perintah tegas kepada prajuritnya untuk tidak menyakiti pasukan musuh yang sudah meletakkan senjata, yang kelelahan, yang sudah menyerah, maupun yang sudah terluka. Bhisma percaya bahwa kemenangan sejati bukan diraih dengan kekejaman, melainkan dengan kehormatan.
  3. Kutipan 2 — Vinayam (Bijaksana): Yudhisthira dan para Pandawa memilih untuk mendatangi perkemahan Korawa dan memohon doa restu kepada para sesepuh sebelum perang dimulai. Meskipun Korawa sering berbuat tidak adil kepada mereka, Pandawa tetap menghormati mereka sebagai saudara dan orang yang lebih tua.
  4. Setelah membaca, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut secara mandiri di ruang yang tersedia.
  5. Kamu boleh menggarisbawahi bagian cerita yang menurutmu paling penting.

Pertanyaan:

1. Dari kutipan cerita Bhisma di atas, tuliskan 2 (dua) contoh tindakan nyata yang mencerminkan prinsip Ahimsa dalam kepemimpinannya!

2. Dari kutipan cerita Yudhisthira dan Pandawa, tuliskan 2 (dua) contoh tindakan nyata yang mencerminkan prinsip Vinayam (kebijaksanaan) dalam kepemimpinan mereka!

3. Lengkapi tabel berikut berdasarkan pemahamanmu terhadap kedua kutipan di atas!

Ruang tabel jawaban

Untuk pertanyaan 1 dan 2: tulis jawabanmu dalam bentuk poin bernomor (1 dan 2) di bawah masing-masing pertanyaan. Untuk pertanyaan 3: isi tabel dengan 4 kolom — Prinsip | Arti Prinsip | Tokoh | Contoh Tindakan — sebanyak 2 baris.

Kegiatan 2: Ayo Bereksplorasi: Jejak Spiritual Pemimpin dalam Mahābhārata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD ini
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini kamu akan mengeksplorasi nilai kepemimpinan berdasarkan ajaran spiritual Hindu.
  2. Bacalah informasi berikut: Kepemimpinan spiritual dalam Kitab Mahābhārata tercermin pada tokoh-tokoh yang selalu berpegang pada Dharma (kebenaran), memohon tuntunan Tuhan dalam setiap tindakan, dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai kompas hidup mereka. Yudhisthira dikenal sebagai 'Raja Dharma' karena selalu mengutamakan kebenaran. Kresna bertindak sebagai pembimbing spiritual Arjuna melalui ajaran Bhagavad Gita. Bhisma dikenal karena keteguhan sumpahnya yang berlandaskan nilai-nilai luhur.
  3. Diskusikan bersama pasanganmu (teman sebangku) selama 5 menit, lalu tuliskan jawabanmu secara mandiri.
  4. Jawab setiap pertanyaan dengan kalimatmu sendiri — bukan sekadar menyalin dari teks.

Pertanyaan:

1. Pilih SATU tokoh dari Kitab Mahābhārata (Yudhisthira, Kresna, atau Bhisma). Jelaskan bagaimana tokoh tersebut menunjukkan nilai kepemimpinan berdasarkan ajaran spiritual Hindu! Sertakan minimal satu contoh tindakan nyata dari tokoh tersebut.

2. Menurutmu, mengapa seorang pemimpin perlu memiliki landasan spiritual dalam kepemimpinannya? Jelaskan dengan 2-3 kalimatmu sendiri!

3. Diskusikan bersama pasanganmu: Apa perbedaan antara pemimpin yang hanya mengandalkan kekuatan fisik/kekuasaan dengan pemimpin yang berpegang pada nilai spiritual? Tuliskan hasil diskusimu dalam tabel perbandingan berikut!

Ruang tabel jawaban

Untuk pertanyaan 1 dan 2: tulis uraian minimal 3 kalimat di kotak jawaban yang tersedia. Untuk pertanyaan 3: isi tabel 2 kolom — 'Pemimpin Tanpa Landasan Spiritual' | 'Pemimpin Dengan Landasan Spiritual' — masing-masing minimal 3 poin.

Kegiatan 3: Aku Pemimpin Kecil: Menerapkan Ahimsa, Vinayam, dan Spiritual dalam Kehidupanku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD ini
  • Alat tulis berwarna (opsional, untuk menghias Kartu Pemimpin Muda)
  • Pensil/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah memahami nilai-nilai kepemimpinan dari tokoh Mahābhārata, kini saatnya kamu menghubungkannya dengan kehidupanmu sehari-hari.
  2. Kamu adalah seorang 'pemimpin kecil' — bisa sebagai ketua kelas, kakak di rumah, atau pemimpin kelompok belajar.
  3. Bayangkan sebuah situasi di sekolah atau di rumah di mana kamu harus membuat keputusan sebagai pemimpin.
  4. Kerjakan langkah-langkah berikut secara berurutan.
  5. Langkah 1: Tentukan satu situasi/masalah yang pernah atau mungkin kamu hadapi (contoh: ada teman yang diejek, ada perselisihan dalam kelompok, dsb.).
  6. Langkah 2: Rencanakan bagaimana kamu akan bertindak sebagai pemimpin berdasarkan minimal DUA dari tiga prinsip: Ahimsa, Vinayam, atau Spiritual.
  7. Langkah 3: Gambarkan atau tuliskan rencanamu dalam format 'Kartu Pemimpin Muda'.
  8. Langkah 4: Bagikan ceritamu kepada kelompok kecil (3-4 orang) dan dengarkan cerita temanmu dengan seksama.

Pertanyaan:

1. Tuliskan situasi/masalah yang kamu pilih sebagai latihan menjadi pemimpin! (1-2 kalimat)

2. Lengkapi 'Kartu Pemimpin Muda'-mu! Tulis rencanamu untuk merespons situasi tersebut berdasarkan setiap prinsip berikut:

Ruang tabel jawaban

3. Setelah berbagi cerita dalam kelompok kecil, tuliskan SATU hal menarik yang kamu pelajari dari cerita temanmu tentang cara menjadi pemimpin yang baik!

Pertanyaan 1: tulis 1-2 kalimat di kolom yang tersedia. Pertanyaan 2: isi tabel 3 baris — satu baris untuk Ahimsa, satu untuk Vinayam, satu untuk Spiritual — dengan kolom 'Prinsip' dan 'Rencana Tindakanku'. Pertanyaan 3: tulis 2-3 kalimat refleksi dari hasil diskusi kelompok.

REFLEKSI

1. Dari semua nilai kepemimpinan yang kamu pelajari hari ini (Ahimsa, Vinayam, dan Spiritual), nilai mana yang menurutmu paling sulit untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa?

2. Pernahkah kamu melihat seseorang di sekitarmu — di keluarga, sekolah, atau lingkungan — yang menunjukkan salah satu nilai kepemimpinan ini? Ceritakan secara singkat!

3. Satu hal apa yang ingin kamu lakukan mulai besok untuk menjadi 'pemimpin kecil' yang menerapkan nilai Ahimsa, Vinayam, atau Spiritual dalam hidupmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.