LKPDPertemuan 6Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menjelaskan Nilai Kesetiaan dan Kejujuran Tokoh Berdasarkan Konsep Panca Satya dalam Kitab Mahābhārata

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menjelaskan Nilai Kesetiaan dan Kejujuran Tokoh Berdasarkan Konsep Panca Satya dalam Kitab Mahābhārata".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menjelaskan Nilai Kesetiaan dan Kejujuran Tokoh Berdasarkan Konsep Panca Satya dalam Kitab Mahābhārata

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menjelaskan Nilai Kesetiaan dan Kejujuran Tokoh Berdasarkan Konsep Panca Satya dalam Kitab Mahābhārata

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenjelaskan Nilai Kesetiaan dan Kejujuran Tokoh Berdasarkan Konsep Panca Satya dalam Kitab Mahābhārata
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan nilai kesetiaan dan kejujuran dalam Kitab Mahābhārata sebagai ajaran kebajikan Kitab Weda Smrti

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai mengerjakan lembar kerja.
  • Bacalah setiap teks ringkas dan petunjuk soal dengan cermat dan saksama.
  • Diskusikan dengan teman kelompokmu pada kegiatan yang memerlukan kerja sama, lalu jelaskan jawabanmu secara tertulis dengan jelas dan rapi.
  • Periksa kembali seluruh penjelasan yang telah kamu tulis sebelum mengumpulkannya kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelaskan Konsep Nilai Kesetiaan dan Kejujuran (Panca Satya)

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas V
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan materi berikut: Kitab Mahābhārata merupakan bagian dari Kitab Weda Smrti (Upaweda/Itihasa) yang sarat akan ajaran kebajikan dharma. Salah satu ajaran luhur di dalamnya adalah nilai kesetiaan dan kejujuran yang dikenal sebagai Panca Satya.
  2. Panca Satya terdiri dari 5 bagian: (1) Satya Hredaya (setia/jujur pada kata hati/kebenaran batin), (2) Satya Wacana (setia/jujur pada perkataan), (3) Satya Semaya (setia/jujur menepati janji), (4) Satya Laksana (setia/jujur pada perbuatan yang bertanggung jawab), dan (5) Satya Mitra (setia/jujur dalam persahabatan).
  3. Jelaskan arti dan makna dari masing-masing bagian Panca Satya pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Jelaskan makna ajaran Panca Satya sebagai nilai kesetiaan dan kejujuran dalam Weda Smrti dengan melengkapi tabel bagian-bagian Panca Satya dan penjelasannya!

Ruang tabel jawaban

Tabel 2 kolom dengan 5 baris: Kolom 1 memuat nama bagian Panca Satya (Satya Hredaya, Satya Wacana, Satya Semaya, Satya Laksana, Satya Mitra), Kolom 2 memuat ruang uraian untuk 'Penjelasan Makna Nilai Kesetiaan/Kejujurannya'.

Kegiatan 2: Menjelaskan Nilai Kesetiaan Tokoh dalam Kisah Mahābhārata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks cuplikan kisah tokoh Mahābhārata
  • Buku catatan / lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan kisah dua tokoh Mahābhārata berikut:
  2. Teks Tokoh A (Bhisma): Bhisma bersumpah tidak akan pernah menuntut takhta Hastinapura dan memilih hidup membujang seumur hidup (sukla brahmacari) demi kebahagiaan ayahnya (Raja Santanu) serta menghindari perebutan takhta. Bhisma memegang teguh sumpahnya sampai akhir hayat.
  3. Teks Tokoh B (Karna): Karna menerima kebaikan dan pengakuan dari Duryodhana saat direndahkan orang lain. Walaupun mengetahui bahwa Pandawa adalah saudara kandungnya sendiri dan pihak Duryodhana berada di jalan adharma, Karna tetap teguh mendampingi dan membela sahabatnya sampai gugur di medan perang Kurukshetra.
  4. Diskusikan bersama temanmu, lalu jelaskan nilai kesetiaan/kejujuran tokoh tersebut berdasarkan konsep Panca Satya.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kisah Bhisma di atas, jelaskan nilai kesetiaan apakah yang ditunjukkan oleh Bhisma sesuai konsep Panca Satya, dan jelaskan bukti tindakannya dalam cerita!

2. Berdasarkan kisah Karna di atas, jelaskan nilai kesetiaan apakah yang dijalankan oleh Karna sesuai konsep Panca Satya, dan jelaskan mengapa tindakannya mencerminkan nilai tersebut!

Kolom uraian bergaris masing-masing 4-5 baris untuk menuliskan penjelasan konsep Satya yang dijalankan beserta bukti tindakan tokoh.

Kegiatan 3: Menjelaskan Hubungan Perilaku Kehidupan Nyata dengan Konsep Panca Satya

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja peserta didik
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari dua situasi cerita perilaku anak berikut ini.
  2. Situasi 1: Made berjanji kepada ibunya akan langsung pulang ke rumah setelah sekolah selesai untuk membantu menyiram tanaman di halaman rumah. Walaupun teman-temannya mengajaknya bermain layang-layang di lapangan sepulang sekolah, Made menolak dengan sopan dan memilih menepati apa yang telah ia katakan kepada ibunya.
  3. Situasi 2: Saat ulangan di kelas, Wayan melihat temannya membuka catatan secara diam-diam. Hati nurani Wayan berbisik bahwa perbuatan itu keliru. Wayan memilih tetap fokus mengerjakan ulangannya sendiri secara jujur tanpa mencontek.
  4. Jelaskan nilai Panca Satya yang tecermin dari masing-masing peristiwa tersebut serta alasan penjelasannya.

Pertanyaan:

1. Jelaskan bagian Panca Satya apa yang ditunjukkan oleh sikap Made pada Situasi 1, serta jelaskan alasannya!

2. Jelaskan bagian Panca Satya apa yang ditunjukkan oleh sikap Wayan pada Situasi 2, serta jelaskan alasannya!

Ruang uraian 3-4 baris untuk masing-masing situasi (menjelaskan jenis Satya dan alasan keterkaitannya).

REFLEKSI

1. Dari kelima ajaran Panca Satya dalam Kitab Mahābhārata yang sudah kamu pelajari, nilai kesetiaan atau kejujuran manakah yang menurutmu paling mudah dan paling menantang untuk dijalankan sehari-hari? Jelaskan alasanmu!

2. Mengapa nilai kejujuran dan kesetiaan lebih mulia daripada sekadar kepandaian tetapi suka berbohong, sebagaimana diajarkan dalam kisah Mahābhārata?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.