LKPDPertemuan 5Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menguraikan Nilai Kepemimpinan Berdasarkan Ajaran Kebajikan dalam Kitab Mahābhārata

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menguraikan Nilai Kepemimpinan Berdasarkan Ajaran Kebajikan dalam Kitab Mahābhārata".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Menguraikan Nilai Kepemimpinan Berdasarkan Ajaran Kebajikan dalam Kitab Mahābhārata

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menguraikan Nilai Kepemimpinan Berdasarkan Ajaran Kebajikan dalam Kitab Mahābhārata

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenguraikan Nilai Kepemimpinan Berdasarkan Ajaran Kebajikan dalam Kitab Mahābhārata
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menguraikan nilai kepahlawanan dan kepemimpinan dalam Kitab Mahābhārata sebagai wujud pengenalan ajaran Kitab Weda Smrti

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa belajar sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bekerjalah dengan teliti, jujur, dan bersemangat bersama teman kelompok atau mandiri.
  • Gunakan teks kisah kepemimpinan Mahābhārata yang disediakan sebagai sumber acuan utama.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat petunjuk atau istilah yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Kisah Pemimpin Berdasarkan Ajaran Kebajikan dalam Kitab Mahābhārata

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cuplikan teks kisah berikut dengan saksama: 'Dalam Kitab Mahābhārata (bagian Weda Smrti / Itihāsa), terdapat kisah Wirata Parwa. Saat menjalani penyamaran, Yudhisthira memberikan nasihat kepemimpinan kepada Raja Wirata. Yudhisthira menekankan bahwa seorang pemimpin sejati wajib memegang teguh Dharma (kebenaran dan kebajikan). Pemimpin tidak boleh menindas rakyat yang lemah, melainkan harus melindungi mereka dengan prinsip Ahimsa (tanpa kekerasan) serta melandasi kekuasaannya dengan Prema (cinta kasih kepada seluruh makhluk). Selain itu, pemimpin harus memiliki Vinayam (kebijaksanaan) dan ketaatan spiritual agar tindakannya selalu membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi negeri.'
  2. Berdasarkan teks tersebut, uraikan nilai-nilai kepemimpinan beserta maknanya ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks Wirata Parwa di atas, sebutkan dan uraikan 4 nilai kepemimpinan yang diajarkan oleh Yudhisthira beserta maknanya bagi seorang pemimpin!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: [Kolom 1: No], [Kolom 2: Nilai Kepemimpinan Mahābhārata], [Kolom 3: Uraian Makna Nilai]. Terdiri atas 4 baris isian.

Kegiatan 2: Menguraikan Keteladanan Tokoh Pemimpin dalam Kitab Mahābhārata

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Pena
  • Teks pengantar Mahābhārata

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan dua tokoh pemimpin utama dalam Kitab Mahābhārata: Sri Kresna dan Yudhisthira.
  2. Diskusikan bersama rekan sebangkumu mengenai wujud nyata kepemimpinan mereka berdasarkan ajaran Weda Smrti.
  3. Uraikan bagaimana masing-masing tokoh menunjukkan nilai kepemimpinannya dalam menghadapi situasi berat dalam epos Mahābhārata.

Pertanyaan:

1. Uraikan wujud nilai kepemimpinan yang ditunjukkan oleh tokoh Yudhisthira ketika memimpin saudara-saudaranya dan rakyatnya berlandaskan ajaran Dharma!

2. Uraikan wujud nilai kepemimpinan dan bimbingan yang ditunjukkan oleh Sri Kresna sebagai penasihat agung yang menuntun para Pandawa menuju kebajikan!

Disediakan 2 kotak paragraf terpisah untuk menuliskan uraian kepemimpinan Yudhisthira (minimal 3 kalimat) dan Sri Kresna (minimal 3 kalimat).

Kegiatan 3: Menguraikan Keterkaitan Nilai Kepemimpinan Mahābhārata dengan Tindakan Nyata

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Peserta Didik
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati studi kasus sederhana berikut: 'Sebagai ketua regu piket kelas, Kadek menghadapi teman sekelompoknya yang lalai dan bertengkar karena berebut tugas menyapu.'
  2. Uraikan bagaimana nilai kepemimpinan Mahābhārata (Ahimsa, Dharma, dan Prema) semestinya diterapkan untuk menyelesaikan masalah tersebut.
  3. Tuliskan uraian solusi kepemimpinanmu dengan jelas dan runtut.

Pertanyaan:

1. Bagaimanakah seorang ketua regu menguraikan dan menerapkan nilai Dharma (kebenaran/keadilan) dalam pembagian tugas piket?

2. Bagaimanakah penerapan nilai Ahimsa (tanpa kekerasan) dan Prema (cinta kasih) diterapkan untuk mendamaikan teman yang bertengkar?

Lembar uraian berupa 2 kotak jawaban terstruktur dengan baris-baris bergaris untuk menuliskan langkah penyelesaian masalah.

REFLEKSI

1. Nilai kepemimpinan apa dari tokoh Mahābhārata yang paling menyentuh hatimu hari ini? Mengapa?

2. Bagaimana caramu membiasakan nilai Dharma dan Ahimsa saat menjadi pemimpin bagi dirimu sendiri di sekolah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.