LKPDPertemuan 4Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Penerapan Nilai Kedisiplinan Tokoh Mahābhārata dalam Kehidupan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Penerapan Nilai Kedisiplinan Tokoh Mahābhārata dalam Kehidupan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 5: Penerapan Nilai Kedisiplinan Tokoh Mahābhārata dalam Kehidupan

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Penerapan Nilai Kedisiplinan Tokoh Mahābhārata dalam Kehidupan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikPenerapan Nilai Kedisiplinan Tokoh Mahābhārata dalam Kehidupan
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan nilai-nilai kedisiplinan yang ada pada tokoh-tokoh tertentu dalam Kitab Mahābhārata (seperti Yudhistira dan Arjuna).
  2. Murid dapat memberikan contoh penerapan nilai kedisiplinan tokoh Mahābhārata dalam kehidupan sehari-hari sebagai pelajar.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Kamu boleh berdiskusi dengan teman kelompokmu, tetapi tulislah jawabanmu sendiri dengan kata-katamu sendiri.
  • Gunakan pensil atau pulpen berwarna untuk mempercantik jawabanmu — LKPD ini adalah milikmu!
  • Jika ada kata atau cerita yang belum kamu pahami, tanyakan kepada gurumu.
  • Selesaikan kolom Refleksi di bagian akhir dengan jujur — tidak ada jawaban yang salah di sana.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Tokoh Disiplin dari Mahābhārata

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen
  • Penggaris (untuk membuat tabel jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca penggalan kisah singkat di bawah ini dengan cermat.
  2. Setelah membaca, jawab pertanyaan-pertanyaan yang tersedia.
  3. Untuk pertanyaan tabel, isilah setiap kolom dengan informasi yang kamu temukan dari bacaan.
  4. Gunakan kalimatmu sendiri — jangan menyalin mentah-mentah dari teks.

Pertanyaan:

1. 📖 Bacaan Singkat — Baca lalu kerjakan!

"Arjuna dikenal sebagai pemanah terbaik di antara para Pandawa. Kehebatannya bukan hadiah, melainkan hasil latihan keras dan penuh kedisiplinan setiap hari. Ia bangun sebelum matahari terbit, berlatih memanah dalam kegelapan, dan berdoa dengan khusyuk. Ketika bertapa untuk mendapatkan senjata Pasupati dari Dewa Siwa, Arjuna tidak makan, tidak tidur berlebihan, dan tidak terganggu oleh godaan apapun. Kedisiplinannya dalam bertapa membuahkan hasil: senjata Brahmastra Pasupati pun berhasil ia dapatkan."

"Yudhistira, sang sulung Pandawa, terkenal dengan keteguhan hatinya. Ia selalu datang tepat waktu saat bertugas, tidak pernah mengingkari janji, dan tekun mempelajari ajaran Dharma setiap hari. Meskipun menghadapi cobaan berat selama pengasingan di hutan, ia tetap menjalankan rutinitas belajar dan ibadahnya dengan disiplin."

Berdasarkan bacaan di atas, sebutkan DUA nilai kedisiplinan yang ditunjukkan oleh Arjuna!

2. Lengkapi tabel berikut berdasarkan bacaan di atas! Isilah kolom 'Bentuk Kedisiplinan' dan 'Hasil yang Dicapai' untuk masing-masing tokoh.

Nama TokohBentuk KedisiplinanHasil yang Dicapai
Arjuna......
Yudhistira......

3. Menurutmu, mengapa Arjuna harus berlatih setiap hari meskipun ia sudah berbakat? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri dalam 2–3 kalimat!

Tulis jawaban nomor 1 dan 3 dalam bentuk paragraf pendek (2–3 kalimat). Untuk nomor 2, salin dan isi tabel 3 kolom: Nama Tokoh | Bentuk Kedisiplinan | Hasil yang Dicapai.

Kegiatan 2: Detektif Kedisiplinan — Aku Temukan, Aku Hubungkan!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau spidol (untuk kartu inspirasi)
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dilakukan bersama kelompokmu (3–4 orang).
  2. Bacalah daftar sikap di bawah ini dengan teliti.
  3. Diskusikan bersama kelompokmu: apakah sikap tersebut mencerminkan nilai kedisiplinan tokoh Mahābhārata atau tidak?
  4. Setelah berdiskusi, kerjakan pertanyaan secara mandiri di buku atau lembar yang tersedia.
  5. Satu orang dalam kelompok bertugas mencatat hasil diskusi, lalu masing-masing anggota menulis jawabannya sendiri.

Pertanyaan:

1. Berikut adalah daftar sikap seorang pelajar. Berilah tanda ✅ jika mencerminkan nilai kedisiplinan tokoh Mahābhārata, dan tanda ❌ jika tidak. Lalu tuliskan alasanmu!

NoSikap Pelajar✅ atau ❌Alasan Singkat
1Mengerjakan PR sesaat sebelum dikumpulkan2Bangun pagi dan belajar sebelum berangkat sekolah
3Berlatih membaca teks suci setiap hari meski singkat4Absen dari latihan karena malas
5Menepati janji untuk belajar bersama teman

2. Dari tabel di atas, pilih SATU sikap yang bertanda ❌. Jelaskan: (a) mengapa sikap itu tidak mencerminkan nilai kedisiplinan, dan (b) bagaimana cara mengubahnya menjadi sikap yang lebih baik, terinspirasi dari tokoh Mahābhārata!

3. 🎨 Aktivitas Kreatif — Buatlah sebuah 'Kartu Inspirasi Kedisiplinan'! Di dalam kotak di bawah ini, gambar atau tuliskan: (a) nama tokoh Mahābhārata pilihanmu, (b) satu nilai kedisiplinannya, dan (c) satu kalimat semangatmu sendiri yang terinspirasi dari tokoh tersebut.

[ ✏️ Kotak gambar/tulisan — ukuran 8x6 cm ]

Ruang gambar

Nomor 1: salin dan lengkapi tabel 4 kolom (No | Sikap | Tanda | Alasan). Nomor 2: tulis dalam format dua paragraf pendek berlabel (a) dan (b). Nomor 3: gunakan kotak yang tersedia untuk menggambar/menulis Kartu Inspirasi.

Kegiatan 3: Dari Mahābhārata ke Hidupku — Rancang Jadwal Disiplinku!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan secara mandiri.
  2. Kamu akan membuat 'Rencana Disiplin Harianku' yang terinspirasi dari tokoh Mahābhārata.
  3. Bacalah pertanyaan panduan terlebih dahulu sebelum mulai mengisi.
  4. Jadwalmu harus realistis — sesuai dengan kegiatan sehari-harimu yang nyata.
  5. Di bagian akhir, tuliskan refleksi singkatmu tentang rencana yang sudah kamu buat.

Pertanyaan:

1. Bayangkan kamu adalah seorang pelajar yang ingin mencontoh semangat Arjuna dan Yudhistira. Isilah tabel 'Rencana Disiplin Harianku' berikut! Pilih minimal 4 kegiatan nyata dalam sehari-harimu dan hubungkan dengan nilai kedisiplinan tokoh Mahābhārata.

WaktuKegiatan HariankuNilai Kedisiplinan yang Aku TerapkanTokoh Inspirasinya
Pagi hari.........
Saat di sekolah.........
Sore hari.........
Malam hari.........

2. Dari rencana yang sudah kamu buat di tabel, pilih SATU kegiatan yang menurutmu paling sulit untuk kamu lakukan secara disiplin. Tuliskan: (a) kegiatan apa itu, (b) mengapa sulit bagimu, dan (c) apa yang akan kamu lakukan agar tetap bisa disiplin menjalankannya, terinspirasi dari tokoh Mahābhārata!

3. 💬 Diskusi Kelas — Bagikan rencana disiplinmu kepada teman sebangkumu. Ceritakan: (a) satu kegiatan disiplin dalam rencanamu, dan (b) tokoh Mahābhārata yang menginspirasimu. Setelah berdiskusi, tuliskan: apa satu hal menarik yang kamu pelajari dari rencana disiplin temanmu?

Nomor 1: salin dan isi tabel 4 kolom (Waktu | Kegiatan | Nilai | Tokoh Inspirasi) dengan minimal 4 baris. Nomor 2: tulis dalam tiga paragraf pendek berlabel (a), (b), dan (c). Nomor 3: tulis 2–3 kalimat hasil diskusimu.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari nilai kedisiplinan Arjuna dan Yudhistira, sikap disiplin apa yang sudah aku miliki dan aku banggakan dari diriku sendiri?

2. Nilai kedisiplinan tokoh Mahābhārata mana yang paling ingin aku terapkan dalam hidupku, dan mengapa nilai itu penting bagiku?

3. Apa satu langkah kecil yang akan aku mulai BESOK untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin, seperti para tokoh dalam Kitab Mahābhārata?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.