LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 4: Menerapkan Ajaran Tri Parartha dalam Kehidupan Sehari-hari melalui Perbuatan Subha Karma
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Menerapkan Ajaran Tri Parartha dalam Kehidupan Sehari-hari melalui Perbuatan Subha Karma".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 4: Menerapkan Ajaran Tri Parartha dalam Kehidupan Sehari-hari melalui Perbuatan Subha Karma
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 4
Bab 3 Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B) Topik: Menerapkan Ajaran Tri Parartha dalam Kehidupan Sehari-hari melalui Perbuatan Subha Karma INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menemukan Penerapan Tri Parartha dalam Cerita SekolahEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kadek selalu mengawali kegiatan belajar di kelas dengan melantunkan doa Puja Trisandhya secara khusyuk dan bersujud di hadapan pelangkiran kelas. Termasuk penerapan bagian Tri Parartha manakah perbuatan subha karma yang dilakukan Kadek? 2. Made melihat seekor anak burung pipit terjatuh dari pohon di halaman sekolah. Made merawat anak burung tersebut dengan memberinya makan dan menaruhnya di tempat aman tanpa menyakitinya. Termasuk penerapan bagian Tri Parartha manakah tindakan Made? 3. Ketut melihat pensil milik Wayan patah saat ujian dan Wayan tidak membawa pensil cadangan. Ketut meminjamkan salah satu pensil miliknya dengan tulus ikhlas tanpa meminta imbalan. Termasuk penerapan bagian Tri Parartha manakah tindakan Ketut? Tuliskan jawaban langsung pada baris isian setelah soal atau lengkapi tabel 3 kolom: [Nama Tokoh], [Tindakan Baik], [Bagian Tri Parartha: Asih / Punia / Bhakti]. Kegiatan 2: Menentukan Tindakan Subha Karma Berdasarkan Tri PararthaEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Situasi A: Di dekat rumahmu ada seorang kakek tetangga yang hidup sendirian dan sedang sakit sehingga kesulitan membeli makanan. Tindakan subha karma apa yang kamu terapkan berdasarkan ajaran Punia? 2. Situasi B: Teman sebangkumu merasa sedih dan menangis karena diejek oleh murid lain dari kelas sebelah. Tindakan subha karma apa yang kamu terapkan berdasarkan ajaran Asih? 3. Situasi C: Lonceng tanda sembahyang bersama di sekolah telah berbunyi, namun beberapa temanmu mengajakmu bermain kejar-kejaran di lorong kelas. Tindakan subha karma apa yang kamu terapkan berdasarkan ajaran Bhakti? Tuliskan jawaban uraian pada lembar kerja murid dengan format: [Situasi] -> [Tindakan Subha Karma yang Diterapkan] -> [Alasan/Prinsip Tri Parartha]. Kegiatan 3: Rencana Aksi Pribadi Penerapan Tri Parartha Sehari-hariEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan satu rencana penerapan ajaran ASIH (cinta kasih) yang akan kamu lakukan di rumah kepada anggota keluarga atau hewan peliharaan/tumbuhan! 2. Tuliskan satu rencana penerapan ajaran PUNIA (kedermawanan/rela berkorban) yang akan kamu lakukan di sekolah kepada teman yang membutuhkan! 3. Tuliskan satu rencana penerapan ajaran BHAKTI (rasa hormat dan sujud tulus) yang akan kamu lakukan setiap hari! Isilah tabel Rencana Aksi Pribadi 4 kolom: [Unsur Tri Parartha], [Rencana Perbuatan Subha Karma], [Waktu & Tempat Pelaksanaan], [Tanda Tangan/Tanggapan Teman Sebangku]. REFLEKSI1. Dari ketiga bagian Tri Parartha (Asih, Punia, Bhakti), perbuatan subha karma manakah yang paling sering kamu terapkan hari ini? 2. Apa perasaan yang timbul di dalam hatimu setelah menolong teman atau menyayangi makhluk lain secara tulus ikhlas? 3. Apa tantangan yang kamu hadapi saat berusaha menerapkan ajaran Bhakti di rumah atau sekolah, dan bagaimana caramu mengatasinya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.