LKPDPertemuan 3Bab 2Fase BSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 4: Menunjukkan Kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa sebagai Jnana Sakti dan Kriya Sakti

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Menunjukkan Kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa sebagai Jnana Sakti dan Kriya Sakti".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 4: Menunjukkan Kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa sebagai Jnana Sakti dan Kriya Sakti

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 2 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menunjukkan Kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa sebagai Jnana Sakti dan Kriya Sakti

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenunjukkan Kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa sebagai Jnana Sakti dan Kriya Sakti
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menunjukkan kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa sebagai Jnana Sakti dan Kriya Sakti

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap petunjuk dan teks pengantar dengan teliti.
  • Kerjakan setiap aktivitas secara mandiri maupun bersama teman kelompok sesuai arahan guru.
  • Tunjukkan tanda-tanda kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa sebagai Jnana Sakti dan Kriya Sakti pada kolom atau ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenali Tanda Kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 4 Bab 2
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 4 pernyataan peristiwa di bawah ini dengan saksama.
  2. Tentukan kemahakuasaan yang ditunjukkan oleh setiap peristiwa: apakah termasuk 'Jnana Sakti' (Maha Tahu) atau 'Kriya Sakti' (Maha Karya/Mencipta).
  3. Tuliskan pilihanmu pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Peristiwa A: Hyang Widhi Wasa mengetahui niat baik dan pikiran yang ada di dalam hati setiap manusia meskipun tidak diucapkan secara lisan. Kemahakuasaan apakah yang ditunjukkan oleh peristiwa ini?

2. Peristiwa B: Hyang Widhi Wasa menciptakan matahari, bulan, bintang, serta mengatur peredaran tata surya sehingga alam semesta berjalan teratur. Kemahakuasaan apakah yang ditunjukkan oleh peristiwa ini?

3. Peristiwa C: Hyang Widhi Wasa mengetahui apa yang sudah terjadi di masa lalu (atita), masa sekarang (wartamana), dan masa yang akan datang (nagata). Kemahakuasaan apakah yang ditunjukkan oleh peristiwa ini?

4. Peristiwa D: Hyang Widhi Wasa menumbuhkan pepohonan, mengalirkan air sungai, dan menggerakkan kehidupan semua makhluk di bumi tanpa henti. Kemahakuasaan apakah yang ditunjukkan oleh peristiwa ini?

Tuliskan jawaban pada tabel berkolom 3: [Kolom 1: Peristiwa], [Kolom 2: Bagian Kemahakuasaan (Jnana Sakti / Kriya Sakti)], [Kolom 3: Alasan singkat penunjukan].

Kegiatan 2: Menunjukkan Bukti Jnana Sakti dan Kriya Sakti di Sekitar Kita

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar bagan pengamatan kelompok
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah bersama teman kelompokmu (3-4 orang).
  2. Amati lingkungan alam dan kehidupan manusia di sekitarmu.
  3. Diskusikan dan tunjukkan masing-masing 2 contoh nyata kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa sebagai Jnana Sakti dan 2 contoh nyata sebagai Kriya Sakti.
  4. Tuliskan hasil diskusi ke dalam bagan klasifikasi yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Tunjukkan 2 bukti di lingkungan nyata bahwa Hyang Widhi Wasa bersifat Jnana Sakti (Maha Mengetahui/Maha Tahu)!

2. Tunjukkan 2 bukti di lingkungan nyata bahwa Hyang Widhi Wasa bersifat Kriya Sakti (Maha Karya/Maha Pencipta)!

Bagan klasifikasi terbagi 2 bagian: Bagian A (Bukti Kemahakuasaan Jnana Sakti: nomor 1 dan 2) dan Bagian B (Bukti Kemahakuasaan Kriya Sakti: nomor 1 dan 2).

Kegiatan 3: Analisis Situasi: Menunjukkan Wujud Kemahakuasaan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Teks lembar narasi
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita narasi singkat berikut dengan saksama:
  2. Narasi: 'Made sedang duduk di bawah pohon beringin yang rindang di dekat pura. Di sekitarnya, bunga-bunga bermekaran indah dan burung berkicau riang. Made merenung dalam hati meminta agar ujiannya besok berjalan lancar, tanpa bersuara sedikit pun. Made yakin doanya sampai kepada Hyang Widhi Wasa. Made juga kagum melihat bagaimana pohon beringin itu bisa tumbuh begitu kokoh dan menaungi banyak makhluk.'
  3. Tunjukkan bagian cerita yang mencerminkan Jnana Sakti dan Kriya Sakti dengan menjawab pertanyaan di bawah ini.
  4. Selesaikan kegiatan tepat waktu sebelum melakukan refleksi dan penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan narasi Made, kalimat atau peristiwa manakah yang menunjukkan kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa sebagai Jnana Sakti? Berikan penjelasannya!

2. Berdasarkan narasi Made, kalimat atau peristiwa manakah yang menunjukkan kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa sebagai Kriya Sakti? Berikan penjelasannya!

Lembar uraian terstruktur: sediakan 3 baris kosong untuk kutipan kalimat dari narasi dan 3 baris kosong untuk uraian penjelasannya pada masing-masing nomor.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menunjukkan bukti kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa sebagai Jnana Sakti dan Kriya Sakti hari ini?

2. Tanda kemahakuasaan Hyang Widhi Wasa (sebagai Jnana Sakti atau Kriya Sakti) apa yang paling membuatmu kagum saat melihat alam atau bersembahyang?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.