LKPDPertemuan 5Bab 1Fase BSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 4: Mempraktikkan Ajaran Catur Paramitha Berupa Perilaku Rela Berkorban dan Saling Menolong Berlandaskan Nilai Yajña Ramayana

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Mempraktikkan Ajaran Catur Paramitha Berupa Perilaku Rela Berkorban dan Saling Menolong Berlandaskan Nilai Yajña Ramayana".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 4: Mempraktikkan Ajaran Catur Paramitha Berupa Perilaku Rela Berkorban dan Saling Menolong Berlandaskan Nilai Yajña Ramayana

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 1 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mempraktikkan Ajaran Catur Paramitha Berupa Perilaku Rela Berkorban dan Saling Menolong Berlandaskan Nilai Yajña Ramayana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMempraktikkan Ajaran Catur Paramitha Berupa Perilaku Rela Berkorban dan Saling Menolong Berlandaskan Nilai Yajña Ramayana
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mempraktikkan ajaran Catur Paramitha berupa perilaku rela berkorban dan saling menolong berlandaskan nilai yajña Ramayana

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar dengan mengucapkan Gayatri Mantram atau doa belajar.
  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat dan saksama.
  • Lakukan setiap praktik dan tugas bersama teman kelompokmu dengan hati yang tulus, gembira, dan penuh semangat saling menolong.
  • Tanyakan kepada bapak/ibu guru apabila ada petunjuk yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Praktik Rela Berkorban dan Saling Menolong

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas IV
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah secara berpasangan kisah teladan pengorbanan Jatayu yang menolong Dewi Sita serta ketulusan Rama-Laksmana.
  2. Cermati bagaimana perbuatan tokoh mencerminkan ajaran Catur Paramitha (khususnya Maitri/persahabatan dan Karuna/belas kasih suka menolong) yang dilandasi nilai yajña (pengorbanan tulus tanpa pamrih).
  3. Pilihlah tindakan nyata rela berkorban dan saling menolong yang dapat kamu lakukan langsung di lingkungan sekolah bersama teman.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan keteladanan tokoh Jatayu yang berkorban menolong Dewi Sita dengan tulus (yajña), sebutkan 2 contoh tindakan nyata saling menolong teman di kelas atau sekolah yang mencerminkan ajaran Karuna (kasih sayang suka menolong)!

2. Lengkapi tabel rencana tindakan rela berkorban dan menolong di sekolah: tentukan situasi di sekolah, wujud perilaku rela berkorban/menolong yang akan kamu praktikkan, serta landasan ketulusannya (tanpa pamrih/ikhlas)!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban nomor 1 pada 2 baris isian yang tersedia. Untuk nomor 2, isilah tabel berkolom: [Situasi di Sekolah | Bentuk Praktik Rela Berkorban & Menolong | Landasan Ketulusan (Yajña)].

Kegiatan 2: Aksi Nyata Mempraktikkan Saling Menolong dan Rela Berkorban di Kelas

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Perlengkapan belajar di kelas (buku, alat tulis)
  • Peralatan kebersihan kelas (sapu, kemoceng)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah dalam kelompok kecil (3-4 murid).
  2. Pilihlah salah satu simulasi situasi nyata di kelas: (A) Berbagi alat belajar secara tulus kepada teman yang membutuhkan, atau (B) Rela mengorbankan waktu istirahat sejenak untuk bergotong royong merapikan sudut baca/meja kelas yang berantakan.
  3. Praktikkan langsung tindakan saling menolong dan rela berkorban tersebut di hadapan guru dan teman kelompok lain.
  4. Catatlah peran yang kamu lakukan serta bukti tindakan pengorbanan tulus yang telah kamu laksanakan.

Pertanyaan:

1. Praktikkan langsung tindakan saling menolong dan rela berkorban sesuai situasi pilihan kelompokmu! Jelaskan secara singkat tindakan apa saja yang telah kamu praktikkan secara nyata bersama kelompok!

2. Diskusikan bersama kelompok: Saat mempraktikkan pertolongan tadi, bagaimana caramu memastikan bahwa bantuan yang kamu berikan didasari rasa tulus ikhlas (nilai yajña) dan bukan karena ingin dipuji atau mendapat hadiah?

Lakukan peragaan/tindakan langsung di kelas, kemudian tuliskan rangkuman laporan tindakan pada format: [Tindakan Praktik yang Dilakukan] dan [Hasil Diskusi Ketulusan Sikap].

Kegiatan 3: Jurnal Komitmen Pengamalan Catur Paramitha dan Refleksi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Pena/pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buka lembar jurnal komitmen pengamalan pribadi.
  2. Buatlah komitmen tertulis mengenai 1 tindakan rela berkorban atau menolong yang berjanji akan kamu praktikkan di rumah atau lingkungan sekolah esok hari.
  3. Kerjakan refleksi pembelajaran secara jujur dan mandiri sebelum kegiatan kelas ditutup.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 1 ikrar janji tindakan rela berkorban dan saling menolong yang berkomitmen akan kamu laksanakan di lingkungan rumah atau sekolah berlandaskan ajaran yajña Ramayana!

Tuliskan kalimat ikrar komitmen pada kotak berbingkai 'Ikrar Satya Bhakti Catur Paramitha' dan bubuhkan tanda tangan serta tanggal.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil mempraktikkan perilaku menolong dan rela berkorban untuk teman sekelasmu hari ini?

2. Kesulitan apa yang sempat kamu rasakan saat harus merelakan waktu atau tenagamu untuk membantu orang lain, dan bagaimana kamu mengatasinya agar tetap tulus?

3. Sikap Catur Paramitha apa yang paling ingin kamu biasakan setiap hari di sekolah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.