LKPDPertemuan 3Bab 1Fase BSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 4: Menunjukkan Sikap Penerapan Ajaran Catur Paramitha Berdasarkan Keteladanan Kejujuran dan Ketulusan Tokoh Ramayana

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Menunjukkan Sikap Penerapan Ajaran Catur Paramitha Berdasarkan Keteladanan Kejujuran dan Ketulusan Tokoh Ramayana".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 4: Menunjukkan Sikap Penerapan Ajaran Catur Paramitha Berdasarkan Keteladanan Kejujuran dan Ketulusan Tokoh Ramayana

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 1 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menunjukkan Sikap Penerapan Ajaran Catur Paramitha Berdasarkan Keteladanan Kejujuran dan Ketulusan Tokoh Ramayana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenunjukkan Sikap Penerapan Ajaran Catur Paramitha Berdasarkan Keteladanan Kejujuran dan Ketulusan Tokoh Ramayana
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menunjukkan sikap penerapan ajaran Catur Paramitha berdasarkan keteladanan kejujuran dan ketulusan tokoh Ramayana

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap kisah teladan tokoh Ramayana dengan cermat.
  • Bekerjasamalah dengan tertib saat berdiskusi bersama teman.
  • Tunjukkan sikap jujur dan tulus sesuai ajaran Catur Paramitha pada setiap kegiatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menunjukkan Nilai Keteladanan Kejujuran dan Ketulusan Tokoh Ramayana

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas IV
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan kisah keteladanan tiga tokoh Ramayana berikut:
  2. 1. Dewi Sita: Tetap jujur dan setia menjaga kesucian dirinya di taman Asoka meskipun dibujuk dan diancam Rahwana.
  3. 2. Jatayu: Menolong Dewi Sita dengan tulus ikhlas tanpa pamrih hingga mengorbankan jiwa raganya.
  4. 3. Wibisana: Berani bersikap jujur dan teguh memihak kebenaran (dharma) walau harus menentang kakaknya, Rahwana.
  5. Pasangkan nama tokoh dengan nilai keteladanan (kejujuran atau ketulusan) dan bagian ajaran Catur Paramitha yang sesuai (Maitri: persahabatan/kasih, Karuna: belas kasih/menolong tulus, Mudita: simpati/kejujuran hati yang tulus, Upeksa: keteguhan/kewaspadaan).

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel keteladanan tokoh Ramayana dengan menunjukkan nilai utama (Kejujuran/Ketulusan) dan bagian Catur Paramitha (Karuna/Mudita/Upeksa) yang ditunjukkan oleh Dewi Sita, Jatayu, dan Wibisana!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 baris di lembar kerja dengan kolom: [Nama Tokoh] | [Kisah Keteladanan] | [Nilai: Kejujuran / Ketulusan] | [Bagian Catur Paramitha]

Kegiatan 2: Menunjukkan Sikap Penerapan Catur Paramitha dalam Kehidupan Sehari-hari

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja peserta didik
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati 3 situasi kehidupan sehari-hari anak sekolah berikut:
  2. Situasi A: Menemukan uang di lantai kelas saat jam istirahat.
  3. Situasi B: Teman terjatuh dan buku-bukunya berantakan di halaman sekolah.
  4. Situasi C: Tidak sengaja memecahkan vas bunga sekolah saat bermain bola.
  5. Tunjukkan sikap tindakan nyata yang mencerminkan kejujuran atau ketulusan tokoh Ramayana sesuai ajaran Catur Paramitha untuk masing-masing situasi tersebut.

Pertanyaan:

1. Pada Situasi A, tunjukkan sikap penerapan kejujuran (meneladani Dewi Sita/Wibisana) yang harus kamu lakukan!

2. Pada Situasi B, tunjukkan sikap penerapan ketulusan menolong (meneladani Jatayu sesuai Karuna) yang harus kamu lakukan!

3. Pada Situasi C, tunjukkan sikap penerapan kejujuran batin (Mudita dan Upeksa) yang harus kamu ambil!

Kolom isian singkat 2-3 kalimat untuk masing-masing situasi pada lembar kerja murid.

Kegiatan 3: Menunjukkan Pilihan Sikap Catur Paramitha (Diskusi Kelompok & Refleksi)

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja kelompok
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah dalam kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Diskusikan pernyataan sikap di bawah ini: tentukan apakah sikap tersebut 'Sesuai' atau 'Tidak Sesuai' dengan penerapan Catur Paramitha berbasis kejujuran dan ketulusan tokoh Ramayana.
  3. Berikan alasan singkat atas pilihan sikap kelompokmu.
  4. Selesaikan kegiatan ini termasuk menyimpulkan dan mengisi refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Tentukan 'Sesuai' atau 'Tidak Sesuai' dan tunjukkan alasannya:

  1. Wayan hanya mau meminjamkan pensil jika diberi jajan oleh temannya.
  2. Made mengakui bahwa ia belum mengerjakan PR karena tertidur, bukan beralasan bukunya ketinggalan.
  3. Ni Ketut membantu menyapu wantilan pura desa dengan riang gembira tanpa menunggu dipuji.
Ruang tabel jawaban

Tabel ceklis dan kolom alasan: [Nomor] | [Pernyataan Sikap] | [Pilihan: Sesuai / Tidak Sesuai] | [Alasan Penerapan Sikap]

REFLEKSI

1. Dari tokoh Dewi Sita, Jatayu, dan Wibisana, sikap jujur atau tulus siapa yang paling menginspirasimu hari ini? Sebutkan alasannya!

2. Sikap jujur atau tulus apa yang sudah berhasil kamu tunjukkan di sekolah atau di rumah hari ini?

3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menunjukkan sikap jujur dan tulus kepada orang lain?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.