LKPDPertemuan 4Bab 8Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Hukum Karma dan Kelahiran Kembali untuk Mencerminkan Kehidupan yang Moderat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Merefleksikan Hukum Karma dan Kelahiran Kembali untuk Mencerminkan Kehidupan yang Moderat".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Hukum Karma dan Kelahiran Kembali untuk Mencerminkan Kehidupan yang Moderat

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 8 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Merefleksikan Hukum Karma dan Kelahiran Kembali untuk Mencerminkan Kehidupan yang Moderat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMerefleksikan Hukum Karma dan Kelahiran Kembali untuk Mencerminkan Kehidupan yang Moderat
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merefleksikan hukum karma dan kelahiran kembali untuk mencerminkan kehidupan yang moderat

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa atau lakukan duduk hening sejenak sebelum memulai pengerjaan LKPD.
  • Pelajari stimulus refleksi dan cermati setiap narasi dengan saksama.
  • Kerjakan setiap tugas secara mandiri maupun berpasangan sesuai petunjuk kegiatan.
  • Tuliskan hasil perenunganmu dengan jujur, objektif, dan berkesadaran pada format yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Cermin Perbuatan: Hukum Karma dalam Sikap Moderat Sehari-hari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan/kertas LKPD
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua cuplikan kasus keseharian remaja di bawah ini.
  2. Kasus 1: Sinta diejek temannya di media sosial. Alih-alih membalas dengan ujaran kebencian (ekstrem reaktif) atau merasa dirinya sangat terkutuk dan putus asa (ekstrem pasif), ia memilih menenangkan pikiran, mengingat bahwa perbuatannya sendirilah penentu buah karmanya, lalu merespons dengan klarifikasi yang tenang dan beretika.
  3. Kasus 2: Doni menganggap karena ada hukum karma dan tumimbal lahir, semua nasib buruk orang lain sudah kehendak mutlak lampau sehingga ia tidak perlu peduli, acuh tak acuh, dan bersikap kaku tanpa kasih sayang.
  4. Refleksikan bagaimana pemahaman hukum karma menuntun pada sikap hidup yang moderat (jalan tengah, tidak ekstrem membenci, dan tidak pasif-apatis) melalui tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kasus 1, refleksikan mengapa memahami hukum karma membantu Sinta menghindari perilaku ekstrem (marah membabi buta) dan memilih tindakan yang moderat?

2. Berdasarkan Kasus 2, refleksikan kekeliruan Doni dalam memandang hukum karma dan kelahiran kembali! Bagaimana pandangan yang benar menurut jalan moderat?

Tuliskan jawaban pada lembar isian berupa paragraf reflektif (3-4 kalimat per butir pertanyaan).

Kegiatan 2: Refleksi Dialektis: Tumimbal Lahir dan Sikap Seimbang terhadap Kehidupan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja tabel
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk pasangan belajar bersama teman sebangkumu.
  2. Diskusikan bagaimana perenungan akan hukum tumimbal lahir (kelahiran kembali yang bersambung akibat energi karma) membentuk gaya hidup moderat (tidak berlebihan mengejar kesenangan duniawi yang fana, tetapi juga tidak menyiksa diri).
  3. Lengkapi tabel refleksi 3 kolom yang menunjukkan perbandingan antara sikap ekstrem dan cerminan hidup moderat berdasarkan pemahaman hukum karma dan kelahiran kembali.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel refleksi sikap hidup terhadap pemahaman karma dan kelahiran kembali berikut:

  1. Aspek Gaya Hidup/Kesenangan,
  2. Aspek Menghadapi Kegagalan/Cobaan,
  3. Aspek Pergaulan Remaja.
Ruang tabel jawaban

Isilah pada format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Aspek Kehidupan), Kolom 2 (Kecenderungan Sikap Ekstrem/Keliru), Kolom 3 (Refleksi Cerminan Hidup Moderat).

Kegiatan 3: Cermin Diri: Resolusi Moderat Berdasarkan Karma dan Kelahiran Kembali

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas LKPD
  • Pena/pensil warna (opsional untuk dekorasi bingkai)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan refleksi pribadi secara hening mengenai pengalaman perbuatanmu sehari-hari (pikiran, ucapan, perbuatan jasmani).
  2. Identifikasi satu sikapmu yang sebelumnya condong ekstrem (misalnya terlalu emosional, malas belajar karena menganggap nasib, atau konsumtif berlebihan).
  3. Tuliskan perenunganmu serta rancangan komitmen konkret bagaimana kesadaran akan hukum karma dan kelahiran kembali membimbingmu menuju perilaku yang lebih moderat, seimbang, dan beretika.

Pertanyaan:

1. Tuliskan hasil perenungan pribadimu: Tindakan nyata apa yang akan kamu ubah agar mencerminkan cara hidup yang moderat sebagai buah dari pemahaman hukum karma dan kelahiran kembali?

Tuliskan dalam kotak narasi refleksi berbingkai 'Resolusi Hidup Moderatku' sebanyak 5-7 kalimat.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahaman tentang hukum karma dan kelahiran kembali membantumu bersikap lebih tenang dan tidak berlebihan dalam menghadapi masalah sehari-hari?

2. Bagian mana dari perenungan hari ini yang paling menyadarkanmu untuk hidup lebih seimbang dan beretika?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.