LKPDPertemuan 2Bab 6Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Tata Cara Budaya Menghormat (Puja) melalui Sikap Anjali dan Bersujud (Namaskara) kepada Triratna

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Merefleksikan Tata Cara Budaya Menghormat (Puja) melalui Sikap Anjali dan Bersujud (Namaskara) kepada Triratna".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Tata Cara Budaya Menghormat (Puja) melalui Sikap Anjali dan Bersujud (Namaskara) kepada Triratna

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 6 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Merefleksikan Tata Cara Budaya Menghormat (Puja) melalui Sikap Anjali dan Bersujud (Namaskara) kepada Triratna

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMerefleksikan Tata Cara Budaya Menghormat (Puja) melalui Sikap Anjali dan Bersujud (Namaskara) kepada Triratna
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merefleksikan tata cara budaya menghormat (puja) melalui sikap anjali dan bersujud (namaskara) kepada Triratna

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah dan lakukan duduk hening sejenak dengan penuh kesadaran sebelum memulai pembelajaran.
  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus pada lembar kerja ini secara saksama.
  • Kerjakan tugas secara mandiri dan berdiskusilah dengan teman saat diarahkan oleh guru.
  • Tuliskan hasil pemikiran dan refleksimu dengan jujur, runtut, dan jelas pada format yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Makna Batin di Balik Sikap Anjali dan Namaskara

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingat kembali tata cara budaya menghormat (puja) melalui sikap anjali (merangkapkan kedua telapak tangan di depan dada) dan namaskara (bersujud dengan lima titik menyentuh lantai).
  2. Refleksikan makna sikap batin yang seharusnya hadir saat melakukan anjali dan namaskara kepada Triratna (Buddha, Dhamma, Sangha).
  3. Jawablah pertanyaan reflektif berikut pada kolom yang telah disiapkan.

Pertanyaan:

1. Ketika merangkapkan kedua tangan di depan dada (anjali) saat menghadap altar Triratna, apa yang sesungguhnya sedang kamu latih di dalam batin dan pikiranmu? Mengapa anjali bukan sekadar gerakan tangan tanpa makna?

2. Saat melakukan namaskara (bersujud lima titik: dahi, kedua telapak tangan, kedua siku/lengan bawah, kedua lutut, dan jari kaki), bagian batin atau sifat buruk apa dari dirimu yang sedang kamu tundukkan di hadapan Triratna? Jelaskan refleksimu.

Tersedia kolom paragraf uraian refleksi (masing-masing 3-5 kalimat) untuk nomor 1 dan nomor 2.

Kegiatan 2: Refleksi Komparasi Sikap: Menghormat yang Benar vs Formalitas Semata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bandingkan dua kondisi perilaku yang sering terjadi saat melakukan puja di vihara atau cetiya: melakukan anjali/namaskara secara sadar vs sekadar ikut-ikutan/terburu-buru.
  2. Diskusikan bersama teman sebangku atau refleksikan secara mandiri untuk mengisi tabel perbandingan reflektif di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel refleksi tata cara menghormat berikut dengan membandingkan aspek Sikap Tubuh, Kondisi Pikiran/Batin, dan Dampak Perasaan setelah bersujud (namaskara) kepada Triratna.

Ruang tabel jawaban

Format tabel 4 kolom dan 3 baris: Kolom 1: Aspek Refleksi (Sikap Tubuh, Kondisi Pikiran/Batin, Dampak Perasaan), Kolom 2: Menghormat dengan Kesadaran Penuh, Kolom 3: Menghormat Hanya Sebagai Formalitas/Tergesa-gesa.

Kegiatan 3: Refleksi Personal: Menerapkan Semangat Anjali dan Namaskara dalam Sikap Sehari-hari

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Renungkan pengalaman pribadimu saat melaksanakan puja bakti, baik di vihara maupun di rumah.
  2. Jawablah pertanyaan refleksi studi kasus personal untuk menghubungkan nilai anjali dan namaskara dengan pembentukan budi pekertimu.

Pertanyaan:

1. Ceritakan satu pengalaman ketika kamu melakukan anjali atau namaskara kepada Triratna. Apa yang kamu rasakan saat itu? Bila saat itu kamu masih merasa terburu-buru atau belum khusyuk, komitmen apa yang ingin kamu perbaiki pada kebaktian berikutnya?

2. Nilai kerendahan hati dan penghormatan dari namaskara tidak hanya berlaku di depan altar, tetapi juga terhadap sesama perwujudan kebajikan. Bagaimana sikap batin yang kamu pelajari dari namaskara dapat kamu wujudkan saat menghormati orang tua dan guru dalam keseharian?

Tersedia kolom narasi refleksi personal terstruktur untuk pertanyaan nomor 1 dan nomor 2 (masing-masing 4-6 kalimat).

REFLEKSI

1. Setelah merefleksikan tata cara anjali dan namaskara hari ini, perubahan apa yang akan paling terlihat pada sikap batin dan tubuhmu saat mengikuti puja bakti berikutnya?

2. Mengapa sikap rendah hati yang dilatih melalui sujud namaskara penting bagi perkembangan karaktermu sebagai murid Buddhis?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.