LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Tata Cara Budaya Menghormat (Puja) melalui Sikap Anjali dan Bersujud (Namaskara) kepada Triratna
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Merefleksikan Tata Cara Budaya Menghormat (Puja) melalui Sikap Anjali dan Bersujud (Namaskara) kepada Triratna".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Tata Cara Budaya Menghormat (Puja) melalui Sikap Anjali dan Bersujud (Namaskara) kepada Triratna
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 7
Bab 6 Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D) Topik: Merefleksikan Tata Cara Budaya Menghormat (Puja) melalui Sikap Anjali dan Bersujud (Namaskara) kepada Triratna INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menelaah Makna Batin di Balik Sikap Anjali dan NamaskaraEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ketika merangkapkan kedua tangan di depan dada (anjali) saat menghadap altar Triratna, apa yang sesungguhnya sedang kamu latih di dalam batin dan pikiranmu? Mengapa anjali bukan sekadar gerakan tangan tanpa makna? 2. Saat melakukan namaskara (bersujud lima titik: dahi, kedua telapak tangan, kedua siku/lengan bawah, kedua lutut, dan jari kaki), bagian batin atau sifat buruk apa dari dirimu yang sedang kamu tundukkan di hadapan Triratna? Jelaskan refleksimu. Tersedia kolom paragraf uraian refleksi (masing-masing 3-5 kalimat) untuk nomor 1 dan nomor 2. Kegiatan 2: Refleksi Komparasi Sikap: Menghormat yang Benar vs Formalitas SemataEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah tabel refleksi tata cara menghormat berikut dengan membandingkan aspek Sikap Tubuh, Kondisi Pikiran/Batin, dan Dampak Perasaan setelah bersujud (namaskara) kepada Triratna. Ruang tabel jawaban Format tabel 4 kolom dan 3 baris: Kolom 1: Aspek Refleksi (Sikap Tubuh, Kondisi Pikiran/Batin, Dampak Perasaan), Kolom 2: Menghormat dengan Kesadaran Penuh, Kolom 3: Menghormat Hanya Sebagai Formalitas/Tergesa-gesa. Kegiatan 3: Refleksi Personal: Menerapkan Semangat Anjali dan Namaskara dalam Sikap Sehari-hariEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ceritakan satu pengalaman ketika kamu melakukan anjali atau namaskara kepada Triratna. Apa yang kamu rasakan saat itu? Bila saat itu kamu masih merasa terburu-buru atau belum khusyuk, komitmen apa yang ingin kamu perbaiki pada kebaktian berikutnya? 2. Nilai kerendahan hati dan penghormatan dari namaskara tidak hanya berlaku di depan altar, tetapi juga terhadap sesama perwujudan kebajikan. Bagaimana sikap batin yang kamu pelajari dari namaskara dapat kamu wujudkan saat menghormati orang tua dan guru dalam keseharian? Tersedia kolom narasi refleksi personal terstruktur untuk pertanyaan nomor 1 dan nomor 2 (masing-masing 4-6 kalimat). REFLEKSI1. Setelah merefleksikan tata cara anjali dan namaskara hari ini, perubahan apa yang akan paling terlihat pada sikap batin dan tubuhmu saat mengikuti puja bakti berikutnya? 2. Mengapa sikap rendah hati yang dilatih melalui sujud namaskara penting bagi perkembangan karaktermu sebagai murid Buddhis? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.