LKPDPertemuan 4Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Moralitas Tokoh Buddhis Inspiratif dalam Berperilaku terhadap Masyarakat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Merefleksikan Moralitas Tokoh Buddhis Inspiratif dalam Berperilaku terhadap Masyarakat".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Moralitas Tokoh Buddhis Inspiratif dalam Berperilaku terhadap Masyarakat

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 3 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Merefleksikan Moralitas Tokoh Buddhis Inspiratif dalam Berperilaku terhadap Masyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMerefleksikan Moralitas Tokoh Buddhis Inspiratif dalam Berperilaku terhadap Masyarakat
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merefleksikan moralitas tokoh Buddhis inspiratif untuk diteladan dalam berperilaku terhadap masyarakat

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah atau lakukan hening sejenak sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan LKPD dengan teliti dan cermat.
  • Gunakan materi kisah tokoh Buddhis inspiratif yang disajikan untuk merefleksikan nilai keteladanan moral.
  • Diskusikan dengan teman kelompokmu secara santun dan saling menghargai pendapat saat kegiatan kelompok berlangsung.
  • Tuliskan hasil pemikiran dan refleksimu secara jujur pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Cermin Moral Tokoh Buddhis Inspiratif

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Teks Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan kisah dua tokoh inspiratif Buddhis berikut ini:
  2. Tokoh 1: Raja Asoka — Setelah mengalami penyesalan mendalam atas Perang Kalingga, Raja Asoka menerapkan ajaran Dharma dalam pemerintahannya. Beliau membangun rumah sakit bagi manusia dan hewan, menanam pohon peneduh serta menggali sumur di sepanjang jalan umum, dan menghentikan kekerasan demi melayani seluruh lapisan masyarakat.
  3. Tokoh 2: Anathapindika (Sudatta) — Seorang saudagar kaya raya yang memiliki kedermawanan luar biasa. Beliau tidak hanya mempersembahkan Vihara Jetavana kepada Sangha, tetapi juga setiap hari secara konsisten membagikan makanan dan bantuan kepada orang-orang miskin, anak yatim, dan masyarakat yang tertimpa musibah di kotanya.
  4. Cermati nilai moralitas apa yang ditunjukkan oleh tokoh tersebut ketika berinteraksi dan melayani masyarakat.
  5. Jawablah pertanyaan telaah moralitas pada format tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis moralitas tokoh Buddhis inspiratif berikut dengan menyebutkan nilai moral utama dan bentuk perbuatannya terhadap masyarakat!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan kedua kisah di atas, mengapa seorang tokoh Buddhis perlu mewujudkan moralitasnya secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat, bukan hanya untuk kesucian dirinya sendiri?

Tabel 3 kolom: Kolom 1 (Nama Tokoh: Raja Asoka, Anathapindika), Kolom 2 (Nilai Moralitas Utama), Kolom 3 (Bentuk Nyata Perilaku terhadap Masyarakat); serta 4 baris kosong untuk uraian alasan perwujudan moralitas.

Kegiatan 2: Dialog Kolaboratif: Menghidupkan Teladan Moral di Tengah Masyarakat

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/lembar kerja kelompok
  • Spidol warna/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil yang beranggotakan 3-4 orang murid.
  2. Diskusikan bagaimana nilai moralitas tokoh Buddhis inspiratif (seperti kepedulian sosial, toleransi, kedermawanan, dan sikap tanpa kekerasan) dapat menjadi cermin bagi perilaku remaja di tengah masyarakat saat ini.
  3. Tinjau sebuah studi kasus nyata di lingkungan: 'Di sekitar lingkungan tempat tinggal, ada warga lansia yang hidup sebatang kara dan fasilitas umum lingkungan yang kotor/rusak.'
  4. Diskusikan langkah keteladanan moral Buddhis apa yang dapat direfleksikan bersama untuk merespons situasi tersebut.
  5. Tuliskan kesepakatan hasil diskusi kelompokmu pada lembar diskusi.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan studi kasus lansia sebatang kara dan fasilitas lingkungan rusak, nilai moralitas tokoh mana (Raja Asoka atau Anathapindika) yang paling tepat direfleksikan, dan bagaimana kelompokmu merumuskan teladan konkret tersebut dalam kehidupan masyarakat sekitar?

2. Bagaimana kelompokmu bersikap secara moral jika menemukan ada orang di masyarakat yang bersikap acuh tak acuh atau bahkan mencemooh tindakan kebaikan sosial yang kalian teladani dari tokoh Buddhis?

Format laporan diskusi kelompok berukuran 1 halaman: memuat Nama Anggota Kelompok, Tabel Sintesis Kasus vs Nilai Teladan Tokoh Buddhis, dan Paragraf Komitmen Sikap Menghadapi Respon Masyarakat.

Kegiatan 3: Cermin Refleksi Pribadi: Meneladan Moralitas Tokoh dalam Keseharianku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar refleksi pribadi
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan kegiatan ini secara mandiri dalam suasana tenang dan penuh kesadaran (mindful).
  2. Lihat kembali perilaku dirimu selama ini dalam pergaulan di sekolah, keluarga, dan lingkungan tetangga/masyarakat.
  3. Pilihlah salah satu tokoh Buddhis inspiratif yang nilainya paling menyentuh batinmu untuk dijadikan teladan perilaku.
  4. Tuliskan refleksi evaluasi diri dan rumusan tekad perbuatan moral yang akan kamu terapkan secara nyata terhadap masyarakat di sekitarmu.
  5. Waktu kegiatan ini sudah mencakup pengisian lembar refleksi penutup, penyimpulan oleh guru, dan doa penutup.

Pertanyaan:

1. Lakukan refleksi diri: Sebutkan satu tokoh Buddhis inspiratif pilihanmu, sebutkan nilai moralitasnya yang ingin kamu teladani, dan tuliskan perbandingan antara perilakumu di masyarakat masa lalu dengan komitmen perbaikan perilakumu mulai hari ini!

Bagan Refleksi Diri 3 Bagian: Kotak A (Tokoh Teladan & Nilai Moral yang Dipilih), Kotak B (Evaluasi Perilaku Diri yang Masih Kurang Baik terhadap Orang Lain), Kotak C (Tekad Nyata Perilaku Baru terhadap Masyarakat).

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari moralitas tokoh Buddhis inspiratif hari ini, apa kesadaran baru yang muncul di dalam hatimu mengenai caramu memperlakukan orang-orang di sekitarmu?

2. Nilai moral keteladanan apakah yang terasa paling menantang untuk kamu praktikkan saat berhadapan dengan masyarakat luas, dan bagaimana kamu akan mengatasinya?

3. Apakah kegiatan pembelajaran hari ini membantumu menjadi pribadi yang lebih peka, ramah, dan peduli kepada lingkungan sosialmu? Jelaskan alasannya.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.