LKPDPertemuan 3Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Sifat-Sifat Buddha Sakyamuni pada Masa Riwayat Petapa Gotama terhadap Diri Sendiri

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Merefleksikan Sifat-Sifat Buddha Sakyamuni pada Masa Riwayat Petapa Gotama terhadap Diri Sendiri".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Sifat-Sifat Buddha Sakyamuni pada Masa Riwayat Petapa Gotama terhadap Diri Sendiri

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 3 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Merefleksikan Sifat-Sifat Buddha Sakyamuni pada Masa Riwayat Petapa Gotama terhadap Diri Sendiri

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMerefleksikan Sifat-Sifat Buddha Sakyamuni pada Masa Riwayat Petapa Gotama terhadap Diri Sendiri
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merefleksikan sifat-sifat Buddha Sakyamuni pada masa riwayat Petapa Gotama untuk diteladan dalam berperilaku terhadap diri sendiri

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap penggalan peristiwa perjuangan Petapa Gotama dengan penuh kesadaran dan ketenangan.
  • Renungkan sifat-sifat luhur yang ditunjukkan Petapa Gotama dalam menghadapi rintangan selama masa pencarian penerangan sempurna.
  • Hubungkan nilai dan sifat keteladanan tersebut secara jujur ke dalam perilaku dan kebiasaanmu terhadap dirimu sendiri sehari-hari.
  • Tuliskan refleksi pada ruang yang tersedia secara mandiri maupun melalui diskusi terarah bersama teman sebangku.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenali Sifat Luhur Petapa Gotama terhadap Diri Sendiri

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas VII
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati 3 cuplikan narasi riwayat Petapa Gotama berikut: (A) Tekad tak tergoyahkan saat berlatih meditasi di bawah pohon Bodhi pantang menyerah meski raga lelah; (B) Sikap mawas diri menyadari bahwa penyiksaan diri yang ekstrem keliru lalu memilih jalan tengah; (C) Disiplin ketat menjaga kejernihan pikiran dari godaan hawa nafsu dan rasa malas.
  2. Identifikasi sifat luhur Petapa Gotama pada masing-masing peristiwa tersebut.
  3. Jelaskan arti sifat tersebut bila diarahkan sebagai cermin pembentukan karakter diri sendiri.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan peristiwa (A) kegigihan bermeditasi hingga mencapai Penerangan Sempurna dan (B) kesadaran beralih dari tapa ekstrem menuju Jalan Tengah, sebutkan 2 sifat luhur Petapa Gotama yang tercermin!

2. Mengapa sikap Petapa Gotama yang meninggalkan praktik menyiksa diri dan memilih Jalan Tengah (Majjhima Patipada) penting kita teladani dalam memperlakukan tubuh dan pikiran kita sendiri?

Tuliskan jawaban langsung pada lembar kerja: butir 1 berupa penyebutan 2 sifat luhur dalam 2 poin singkat; butir 2 berupa penjelasan reflektif sepanjang 2-3 kalimat pada baris kosong yang disediakan.

Kegiatan 2: Tabel Cermin Diri: Meneladani Karakter Petapa Gotama

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel refleksi diri pada lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan refleksi pribadi mengenai kebiasaanmu dalam merawat dan mengendalikan diri sendiri.
  2. Lengkapi tabel cermin diri berikut dengan membandingkan sifat Petapa Gotama, kebiasaan diri yang masih perlu diperbaiki, dan bentuk tindakan nyata peneladanan terhadap diri sendiri.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel refleksi diri berdasarkan 3 sifat Petapa Gotama:

  1. Semangat pantang menyerah (Viriya),
  2. Pengendalian diri dari godaan/hawa nafsu (Khamanti/Sama), dan
  3. Kejujuran mengakui kelemahan diri (Sacca). Identifikasi kekurangan dirimu saat ini dan tuliskan bentuk tindakan konkret meneladaninya terhadap dirimu sendiri!
Ruang tabel jawaban

Isi tabel 3 kolom x 4 baris yang tercetak pada lembar kerja: Kolom 1 (Sifat Petapa Gotama), Kolom 2 (Refleksi Kebiasaan Diri yang Perlu Diperbaiki), dan Kolom 3 (Tindakan Nyata Peneladanan terhadap Diri Sendiri).

Kegiatan 3: Resolusi Batin: Berperilaku Bijak terhadap Diri Sendiri

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Pena/pensil warna untuk membingkai resolusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama rekan sebangku: bagaimana sifat luhur Petapa Gotama membantu seorang remaja mengatasi konflik batin (seperti rasa malas, rendah diri, atau emosi yang labil).
  2. Tuliskan sebuah ikrar/resolusi batin pribadi berisi komitmen menerapkan sifat Petapa Gotama dalam merawat tubuh dan melatih pikiranmu sendiri.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil diskusi bersama rekan sebangku, susunlah satu paragraf resolusi batin pribadi (3-4 kalimat) yang menyatakan komitmenmu untuk meneladani sifat Petapa Gotama dalam bersikap disiplin, jujur, dan pantang menyerah terhadap perkembangan dirimu sendiri!

Tuliskan hasil refleksi dan ikrar resolusi batin pada kotak berbingkai khusus 'Ikrar Peneladanan Diri' sepanjang 1 paragraf (3-4 kalimat). Bagian bawah mencakup alokasi waktu penutup dan refleksi akhir.

REFLEKSI

1. Sifat luhur Petapa Gotama mana yang paling menyentuh hatimu dan paling kamu butuhkan untuk memperbaiki perilakumu terhadap dirimu sendiri saat ini?

2. Apa hambatan terbesar yang kamu rasakan dari dalam dirimu ketika ingin konsisten menerapkan disiplin dan semangat pantang menyerah seperti Petapa Gotama?

3. Perasaan apa yang hadir dalam batinmu setelah menyusun komitmen memperlakukan dirimu sendiri secara lebih bijaksana dan seimbang?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.