LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Keteladanan Para Penyokong Buddha dan Pelestarian Peristiwa Monumental Pasca-Parinibbana
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Merefleksikan Keteladanan Para Penyokong Buddha dan Pelestarian Peristiwa Monumental Pasca-Parinibbana".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Keteladanan Para Penyokong Buddha dan Pelestarian Peristiwa Monumental Pasca-Parinibbana
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 7
Bab 1 Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D) Topik: Merefleksikan Keteladanan Para Penyokong Buddha dan Pelestarian Peristiwa Monumental Pasca-Parinibbana INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menemukan Cermin Diri: Refleksi Keteladanan Penyokong Buddha bagi SesamaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tabel perenungan keteladanan: sebutkan nilai kebajikan utama dari Anathapindika dan Visakha, lalu refleksikan bagaimana bentuk tindakan nyata kamu dalam meneladani sikap tersebut terhadap sesama teman atau keluarga di kehidupan sehari-hari! Ruang tabel jawaban 2. Dari hasil perenunganmu terhadap para penyokong Buddha, mengapa sikap tulus memberi bantuan kepada sesama manusia sangat penting untuk membentuk keharmonisan hidup bersama? Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Tokoh Penyokong: Anathapindika & Visakha), Kolom 2 (Nilai Kebajikan Luhur), Kolom 3 (Refleksi Tindakan Nyata Saya terhadap Sesama). Diikuti 3 baris kosong untuk uraian reflektif nomor 2. Kegiatan 2: Jejak Dharma Abadi: Refleksi Peristiwa Monumental Pasca-ParinibbanaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan peristiwa pembagian relik oleh Brahmana Dona, nilai perdamaian apa yang paling menyentuh perenunganmu, dan bagaimana caramu merefleksikan nilai damai tersebut ketika menghadapi perbedaan atau perselisihan antarteman di sekolah? 2. Sidang Agung Konsili Pertama dilakukan demi menjaga keaslian dan kemurnian ajaran Buddha agar lestari sepanjang zaman. Refleksikan bagaimana caramu secara pribadi melestarikan ajaran luhur Buddha di lingkungan sekitar rumah atau sekolahmu! Format uraian bergaris terpisah untuk butir 1 (refleksi peristiwa pembagian relik) dan butir 2 (refleksi pelestarian semangat Sidang Konsili Pertama) masing-masing 4 baris. Kegiatan 3: Ikrar Hati: Menautkan Keteladanan dan Pelestarian Peristiwa MonumentalEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan rumusan refleksi komitmen pribadimu: (a) Satu keteladanan penyokong Buddha yang akan kamu terapkan kepada sesama manusia minggu ini, dan (b) Satu tindakan pelestarian semangat pasca-Parinibbana (perdamaian atau penjagaan ajaran) yang akan kamu wujudkan di lingkungan sekitarmu! Format kartu komitmen/kotak refleksi bertuliskan 'Ikrar Refleksi Diri' dengan dua bagian isian: (a) Keteladanan Penyokong untuk Sesama, (b) Pelestarian Semangat Pasca-Parinibbana di Lingkungan Sekitar. REFLEKSI1. Kebajikan apa dari para penyokong Buddha yang terasa paling menantang untuk kamu terapkan kepada orang di sekitarmu, dan mengapa? 2. Bagaimana perasaanmu setelah merenungkan usaha para sesepuh Sangha dalam menjaga kemurnian Dhamma pasca-Parinibbana Buddha? 3. Langkah kecil apa yang akan kamu mulai hari ini untuk menjaga kerukunan dan kedamaian di lingkungan sekolahmu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.