LKPDPertemuan 1Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Keteladanan Para Penyokong Buddha dan Pelestarian Peristiwa Monumental Pasca-Parinibbana

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Merefleksikan Keteladanan Para Penyokong Buddha dan Pelestarian Peristiwa Monumental Pasca-Parinibbana".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Keteladanan Para Penyokong Buddha dan Pelestarian Peristiwa Monumental Pasca-Parinibbana

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 1 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Merefleksikan Keteladanan Para Penyokong Buddha dan Pelestarian Peristiwa Monumental Pasca-Parinibbana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMerefleksikan Keteladanan Para Penyokong Buddha dan Pelestarian Peristiwa Monumental Pasca-Parinibbana
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merefleksikan keteladanan para penyokong Buddha dalam kehidupan sehari-hari terhadap sesama manusia
  2. Merefleksikan peristiwa monumental setelah Buddha Sakyamuni Parinibbana untuk dilestarikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap pengantar cerita dan instruksi aktivitas dengan cermat dan berkesadaran.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan saling menghargai pendapat teman saat berdiskusi.
  • Tuliskan hasil perenungan dan refleksimu secara jelas pada lembar kerja yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Cermin Diri: Refleksi Keteladanan Penyokong Buddha bagi Sesama

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha Kelas 7
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati kisah keteladanan dua penyokong utama Buddha: Anathapindika (dermawan yang gemar menolong kaum miskin dan menyokong Sangha) dan Visakha (penyokong setia yang penuh perhatian pada kebutuhan hidup para bhikkhu/bhikkhuni serta masyarakat sekitarnya).
  2. Renungkan sikap luhur mereka dan hubungkan secara nyata dengan sikapmu kepada sesama manusia di lingkungan rumah, sekolah, atau pertemanan.
  3. Lengkapi tabel refleksi keteladanan pada kolom yang telah disediakan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel perenungan keteladanan: sebutkan nilai kebajikan utama dari Anathapindika dan Visakha, lalu refleksikan bagaimana bentuk tindakan nyata kamu dalam meneladani sikap tersebut terhadap sesama teman atau keluarga di kehidupan sehari-hari!

Ruang tabel jawaban

2. Dari hasil perenunganmu terhadap para penyokong Buddha, mengapa sikap tulus memberi bantuan kepada sesama manusia sangat penting untuk membentuk keharmonisan hidup bersama?

Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Tokoh Penyokong: Anathapindika & Visakha), Kolom 2 (Nilai Kebajikan Luhur), Kolom 3 (Refleksi Tindakan Nyata Saya terhadap Sesama). Diikuti 3 baris kosong untuk uraian reflektif nomor 2.

Kegiatan 2: Jejak Dharma Abadi: Refleksi Peristiwa Monumental Pasca-Parinibbana

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks / ringkasan materi peristiwa pasca-Parinibbana
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati ringkasan dua peristiwa monumental pasca-Parinibbana Buddha Sakyamuni: (1) Pembagian Relik Buddha oleh Brahmana Dona demi mencegah pertikaian antar-kerajaan dan menjaga perdamaian; (2) Sidang Agung Konsili Pertama (Sattapanni Cave) yang diprakarsai Y.A. Maha Kassapa untuk menghimpun, mengulang, dan menjaga kemurnian Dhamma-Vinaya.
  2. Diskusikan bersama rekan sebangkumu mengenai esensi dan pesan di balik peristiwa bersejarah tersebut.
  3. Refleksikan bagaimana semangat pelestarian nilai-nilai luhur peristiwa monumental tersebut dapat kamu lestarikan di lingkungan sekitarmu saat ini.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan peristiwa pembagian relik oleh Brahmana Dona, nilai perdamaian apa yang paling menyentuh perenunganmu, dan bagaimana caramu merefleksikan nilai damai tersebut ketika menghadapi perbedaan atau perselisihan antarteman di sekolah?

2. Sidang Agung Konsili Pertama dilakukan demi menjaga keaslian dan kemurnian ajaran Buddha agar lestari sepanjang zaman. Refleksikan bagaimana caramu secara pribadi melestarikan ajaran luhur Buddha di lingkungan sekitar rumah atau sekolahmu!

Format uraian bergaris terpisah untuk butir 1 (refleksi peristiwa pembagian relik) dan butir 2 (refleksi pelestarian semangat Sidang Konsili Pertama) masing-masing 4 baris.

Kegiatan 3: Ikrar Hati: Menautkan Keteladanan dan Pelestarian Peristiwa Monumental

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar ikrar refleksi
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Integrasikan seluruh perenungan yang kamu dapatkan hari ini mengenai keteladanan penyokong Buddha dan pelestarian peristiwa monumental pasca-Parinibbana.
  2. Tuliskan sebuah rumusan refleksi berupa komitmen pribadi yang menghubungkan kedua hal tersebut ke dalam perilaku nyata di kehidupan sehari-hari.
  3. Kegiatan ini mencakup penyelesaian lembar kerja, perenungan diri, serta penutupan pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Tuliskan rumusan refleksi komitmen pribadimu: (a) Satu keteladanan penyokong Buddha yang akan kamu terapkan kepada sesama manusia minggu ini, dan (b) Satu tindakan pelestarian semangat pasca-Parinibbana (perdamaian atau penjagaan ajaran) yang akan kamu wujudkan di lingkungan sekitarmu!

Format kartu komitmen/kotak refleksi bertuliskan 'Ikrar Refleksi Diri' dengan dua bagian isian: (a) Keteladanan Penyokong untuk Sesama, (b) Pelestarian Semangat Pasca-Parinibbana di Lingkungan Sekitar.

REFLEKSI

1. Kebajikan apa dari para penyokong Buddha yang terasa paling menantang untuk kamu terapkan kepada orang di sekitarmu, dan mengapa?

2. Bagaimana perasaanmu setelah merenungkan usaha para sesepuh Sangha dalam menjaga kemurnian Dhamma pasca-Parinibbana Buddha?

3. Langkah kecil apa yang akan kamu mulai hari ini untuk menjaga kerukunan dan kedamaian di lingkungan sekolahmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.