LKPDPertemuan 3Bab 7Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 6: Menganalisis Hak sebagai Peserta Didik di Sekolah Berlandaskan Nilai-Nilai Buddhadharma

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Menganalisis Hak sebagai Peserta Didik di Sekolah Berlandaskan Nilai-Nilai Buddhadharma".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 6: Menganalisis Hak sebagai Peserta Didik di Sekolah Berlandaskan Nilai-Nilai Buddhadharma

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 7 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menganalisis Hak sebagai Peserta Didik di Sekolah Berlandaskan Nilai-Nilai Buddhadharma

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenganalisis Hak sebagai Peserta Didik di Sekolah Berlandaskan Nilai-Nilai Buddhadharma
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis hak sebagai murid di sekolah berlandaskan nilai-nilai Buddhadharma

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah atau lakukan hening sejenak sebelum memulai pembelajaran.
  • Bacalah setiap teks pengantar dan petunjuk kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan berkesadaran bersama teman kelompokmu.
  • Tanyakan kepada guru apabila ada instruksi atau bagian analisis yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Kisah Bhikkhu Culapanthaka dan Hak Belajar di Sekolah

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas VI
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi singkat tentang kisah Bhikkhu Culapanthaka berikut ini:
  2. Dikisahkan bahwa Culapanthaka dianggap sangat lamban dalam menghafal syair oleh saudaranya sehingga sempat diminta pulang. Namun, Sang Buddha dengan penuh cinta kasih (metta) dan tanpa membeda-bedakan (upekkhā) memberikan bimbingan khusus menggunakan sehelai kain bersih untuk membersihkan debu, hingga akhirnya Culapanthaka berhasil mencapai kebijaksanaan.
  3. Analisislah hubungan antara kisah tersebut dengan hak kamu sebagai murid di sekolah dengan menjawab pertanyaan nomor 1 dan 2.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan sikap Sang Buddha kepada Culapanthaka, hak dasar apa yang dimiliki oleh setiap murid di sekolah tanpa memandang kemampuan belajarnya?

2. Nilai Buddhadharma apa yang mendasari pemberian hak belajar yang setara bagi semua murid di sekolah? Jelaskan alasannya!

Tuliskan jawaban dalam bentuk uraian paragraf singkat (2-3 kalimat) pada lembar kerja yang disediakan.

Kegiatan 2: Menganalisis Hak Peserta Didik Berdasarkan Kasus di Sekolah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel lembar kerja analisis kasus
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati ketiga situasi kehidupan sekolah pada tabel di bawah ini.
  2. Analisislah apakah hak murid telah terpenuhi atau dilanggar.
  3. Tentukan landasan nilai Buddhadharma (seperti kesetaraan/tidak pilih kasih, kasih sayang, lingkungan aman/ahimsa) yang terkait dengan situasi tersebut.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah analisis hak murid untuk Kasus A: 'Dina kesulitan memahami materi matematika, namun guru sabar meluangkan waktu menjelaskan kembali tanpa memarahi.'

Ruang tabel jawaban

2. Lengkapilah analisis hak murid untuk Kasus B: 'Sekelompok murid melarang Rudi ikut bermain dan meminjam buku bacaan di pojok baca kelas karena menganggap Rudi pendiam.'

Ruang tabel jawaban

3. Lengkapilah analisis hak murid untuk Kasus C: 'Siswa diberikan waktu istirahat yang cukup serta kesempatan berpendapat secara santun saat musyawarah kelas.'

Ruang tabel jawaban

Isilah tabel analisis 4 kolom: [Kasus] | [Status Hak: Terpenuhi / Dilanggar] | [Hak Peserta Didik yang Terkait] | [Analisis Landasan Nilai Buddhadharma].

Kegiatan 3: Menganalisis Keterhubungan Hak Peserta Didik dengan Hukum Sebab-Akibat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Format bagan analisis sebab-akibat
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama teman sebangkumu mengenai hubungan pemenuhan hak murid di sekolah dengan hukum sebab-akibat (kamma / saling bergantungan).
  2. Analisislah apa dampak yang timbul apabila hak murid terpenuhi dengan baik, serta apa dampaknya jika hak murid diabaikan.
  3. Selesaikan kegiatan ini termasuk mengisi lembar refleksi dan merangkum kesimpulan pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan prinsip hukum sebab-akibat, apa akibat nyata bagi suasana belajar di sekolah jika seluruh murid mendapatkan haknya secara adil (seperti hak merasa aman, hak belajar, dan hak dihargai)?

2. Apa akibat yang dapat terjadi di lingkungan sekolah jika hak seorang murid untuk belajar dalam suasana aman diabaikan?

Tuliskan hasil diskusi analisis sebab-akibat dalam bagan alur 'Sebab (Kondisi Hak) -> Akibat (Dampak bagi Sekolah)' pada lembar kerja murid.

REFLEKSI

1. Hak apa saja sebagai murid yang sudah kamu nikmati dengan baik di sekolah hari ini?

2. Bagaimana caramu menghormati hak teman lain di kelas agar mereka juga mendapatkan perlakuan yang adil berlandaskan nilai kasih sayang (metta)?

3. Apa perasaanmu ketika memahami bahwa setiap murid memiliki hak yang sama di hadapan ajaran Buddha?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.