LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 6: Menerapkan Kewajiban sebagai Anak di Rumah Melalui Sikap Teladan Membantu Orang Tua
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Menerapkan Kewajiban sebagai Anak di Rumah Melalui Sikap Teladan Membantu Orang Tua".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 6: Menerapkan Kewajiban sebagai Anak di Rumah Melalui Sikap Teladan Membantu Orang Tua
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 6
Bab 7 Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C) Topik: Menerapkan Kewajiban sebagai Anak di Rumah Melalui Sikap Teladan Membantu Orang Tua INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menentukan Penerapan Kewajiban dalam Situasi RumahEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Situasi A: Ibu baru selesai memasak di dapur dan harus segera bersiap berangkat kerja. Dapur tampak berantakan dan piring kotor menumpuk di wastafel. Tindakan penerapan kewajiban apa yang kamu lakukan untuk menunjukkan sikap teladan? Ruang tabel jawaban 2. Situasi B: Ayah sedang sibuk memperbaiki genteng rumah yang bocor di halaman belakang saat hari mulai mendung. Tindakan penerapan kewajiban apa yang kamu lakukan untuk membantu ayah? Ruang tabel jawaban 3. Situasi C: Kamu sedang asyik bermain gim di ponsel, lalu terdengar adik balita menangis dan ibu sedang sibuk menjemur pakaian di lantai atas. Tindakan penerapan kewajiban apa yang kamu lakukan? Ruang tabel jawaban Tabel 3 baris: Baris 1 memuat 'Situasi A' dan kolom 'Tindakan Penerapan Teladan', Baris 2 memuat 'Situasi B' dan kolom 'Tindakan Penerapan Teladan', Baris 3 memuat 'Situasi C' dan kolom 'Tindakan Penerapan Teladan'. Kegiatan 2: Penyusunan Rencana Jadwal Penerapan Kewajiban HarianEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan 1 tindakan penerapan kewajiban membantu orang tua pada pagi hari sebelum berangkat ke sekolah beserta sikap teladannya. 2. Tuliskan 1 tindakan penerapan kewajiban membantu orang tua pada siang/sore hari setelah pulang sekolah beserta sikap teladannya. 3. Tuliskan 1 tindakan penerapan kewajiban membantu orang tua pada malam hari sebelum beristirahat beserta sikap teladannya. Format isian terstruktur dengan 3 bagian: (1) Waktu Pagi: Tindakan dan Sikap Teladan; (2) Waktu Siang/Sore: Tindakan dan Sikap Teladan; (3) Waktu Malam: Tindakan dan Sikap Teladan. Kegiatan 3: Praktik dan Solusi Tantangan Penerapan Kewajiban di RumahEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kamu sedang memiliki tugas sekolah (PR) yang cukup banyak, tetapi di saat yang sama orang tua meminta bantuan untuk menjaga toko keluarga/menjaga adik selama 30 menit karena orang tua harus membeli obat ke apotek. Bagaimana cara kamu menerapkan kewajiban membantu orang tua dalam kondisi ini? 2. Ketika kamu sedang lelah setelah kegiatan olahraga, kamu melihat ruang makan kotor setelah makan malam bersama. Saudaramu yang lain enggan membersihkannya. Sikap teladan apa yang kamu wujudkan untuk menerapkan kewajiban di rumah? Kolom uraian bebas 4-5 baris untuk masing-masing skenario. REFLEKSI1. Kewajiban membantu orang tua mana yang sudah berhasil kamu terapkan secara rutin di rumah minggu ini? 2. Apa hambatan utama yang sering kamu hadapi saat ingin membantu orang tua di rumah, dan bagaimana caramu mengatasinya? 3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil membantu meringankan pekerjaan orang tua di rumah tanpa diminta? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.