LKPDPertemuan 2Bab 5Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 6: Menganalisis Keragaman Praktik Meditasi Ketenangan dari Berbagai Aliran atau Tradisi Agama Buddha

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Menganalisis Keragaman Praktik Meditasi Ketenangan dari Berbagai Aliran atau Tradisi Agama Buddha".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 6: Menganalisis Keragaman Praktik Meditasi Ketenangan dari Berbagai Aliran atau Tradisi Agama Buddha

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 5 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menganalisis Keragaman Praktik Meditasi Ketenangan dari Berbagai Aliran atau Tradisi Agama Buddha

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenganalisis Keragaman Praktik Meditasi Ketenangan dari Berbagai Aliran atau Tradisi Agama Buddha
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis keragaman praktik meditasi ketenangan dari berbagai aliran atau tradisi agama Buddha

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan dengan doa pembuka dan duduk hening sejenak untuk memusatkan perhatian.
  • Bacalah ringkasan teks profil praktik meditasi ketenangan pada tiap kegiatan secara cermat.
  • Bekerjalah secara mandiri atau bersama kelompok sesuai arahan guru pada lembar kerja yang disediakan.
  • Fokuskan analisis kalian pada objek, sarana/alat bantu, dan cara melatih ketenangan batin dari tradisi Theravada, Mahayana, dan Vajrayana.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Ciri Khusus Meditasi Ketenangan Tiga Tradisi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan / lembar kerja murid
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks singkat berikut tentang praktik meditasi ketenangan dalam tiga tradisi Buddha:
  2. Teks: '1) Tradisi Theravada melatih meditasi ketenangan batin (samatha bhavana) yang umum menggunakan objek alami napas keluar-masuk (anapanasati) atau pancaran cinta kasih (metta bhavana) secara hening tanpa benda perantara luar. 2) Tradisi Mahayana melatih ketenangan dan konsentrasi pikiran sering kali menggunakan pelafalan berulang nama Buddha atau Bodhisattva (Nianfo/Nembutsu) dengan atau tanpa bantuan untaian butiran tasbih Buddhis (mala). 3) Tradisi Vajrayana melatih ketenangan pikiran terpusat dengan memanfaatkan sarana visual visualisasi dewa/Buddha, diagram sakral (mandala), serta pengulangan kata-kata suci bertenaga batin (mantra/dharani).'
  3. Berdasarkan teks tersebut, lakukan analisis dengan melengkapi tabel rincian unsur praktik meditasi ketenangan dari masing-masing tradisi.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis unsur meditasi ketenangan untuk tradisi Theravada, Mahayana, dan Vajrayana berdasarkan teks profil yang telah dibaca!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom dan 3 baris: Kolom 1: Aliran/Tradisi (Theravada, Mahayana, Vajrayana); Kolom 2: Objek Utama Fokus Meditasi; Kolom 3: Sarana atau Bantuan yang Digunakan.

Kegiatan 2: Analisis Persamaan dan Perbedaan Praktik Meditasi Lintas Tradisi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja analisis
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama pasangan/kelompok kecilmu berdasarkan data tabel pada Kegiatan 1.
  2. Analisis hubungan antara ketiga tradisi tersebut untuk membedakan aspek teknik luar dan menemukan kesamaan tujuan pokok spiritualnya.
  3. Jawablah dua pertanyaan analisis perbandingan berikut secara sistematis.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan ketiga tradisi tersebut, analisislah faktor apa yang membedakan sarana fisik yang digunakan dalam praktik meditasi ketenangan tradisi Theravada, Mahayana, dan Vajrayana!

2. Meskipun sarana dan teknik yang digunakan tampak berbeda, analisislah apa titik temu atau persamaan mendasar dari tujuan praktik meditasi ketenangan pada ketiga aliran tersebut!

Uraian terstruktur berupa 2 blok jawaban: Blok 1 untuk analisis perbedaan sarana/pintu konsentrasi, Blok 2 untuk analisis titik temu tujuan batin.

Kegiatan 3: Studi Analisis Kasus Praktik Meditasi dalam Keragaman

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar analisis kasus
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati studi kasus berikut:
  2. Kasus: 'Pada sebuah acara retret pemuda Buddhis, tiga siswa duduk berdampingan: Kertarajasa duduk diam mengamati tarikan dan hembusan napasnya di ujung hidung; Lokesvara memejamkan mata sambil jemarinya perlahan memutar butiran mala sembari berbisik lembut memuji Amitabha Buddha; sedangkan Tenzin memusatkan visualisasi pada cahaya teratai berpusat di batinnya sambil mengulang mantra secara tenang. Seseorang menganggap bahwa cara salah satu dari mereka lebih benar daripada yang lain.'
  3. Lakukan analisis mendalam terhadap kasus tersebut sesuai pemahaman keragaman praktik meditasi Buddhis.
  4. Lengkapi pula refleksi akhir pembelajaran dan penutup pada lembar yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan studi kasus di atas, identifikasilah aliran tradisi meditasi yang sedang dipraktikkan oleh Kertarajasa, Lokesvara, dan Tenzin beserta ciri spesifiknya!

2. Analisislah apakah pandangan orang yang menganggap salah satu praktik lebih benar tersebut tepat? Berikan penjelasan logis berdasarkan hakikat meditasi ketenangan lintas tradisi!

Kolom identifikasi 3 nama tokoh beserta alirannya, diikuti paragraf analisis argumentatif sanggahan terhadap pandangan yang keliru.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis keragaman cara bermeditasi tadi, apa wawasan baru yang paling membuka pemikiranmu tentang praktik ibadah umat Buddha dari berbagai tradisi?

2. Ketika kamu melihat teman dari tradisi Buddhis lain bermeditasi dengan teknik atau sarana yang berbeda dari kebiasaanmu, sikap batin seperti apa yang akan kamu munculkan?

3. Manfaat ketenangan apa yang paling kamu rasakan saat melatih pemusatan pikiran pada kegiatan hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.