LKPDPertemuan 2Bab 4Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 6: Menerapkan Hak dan Kewajiban Menyampaikan serta Mendengarkan Pendapat di Sekolah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Menerapkan Hak dan Kewajiban Menyampaikan serta Mendengarkan Pendapat di Sekolah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 6: Menerapkan Hak dan Kewajiban Menyampaikan serta Mendengarkan Pendapat di Sekolah

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 4 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menerapkan Hak dan Kewajiban Menyampaikan serta Mendengarkan Pendapat di Sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenerapkan Hak dan Kewajiban Menyampaikan serta Mendengarkan Pendapat di Sekolah
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan hak dan kewajiban menyampaikan serta mendengarkan pendapat di sekolah melalui pembelajaran ramah anak

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah dan lakukan duduk hening sejenak sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap petunjuk dan situasi cerita dengan teliti bersama teman sekelompokmu.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan saling menghargai saat berdiskusi.
  • Tuliskan hasil kerja pada ruang jawaban yang telah disediakan secara rapi.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memilah Hak dan Kewajiban Berpendapat di Lingkungan Sekolah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha Kelas 6
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 4 pernyataan tindakan yang sering terjadi di lingkungan sekolah berikut ini: (A) Mengacungkan tangan terlebih dahulu sebelum berbicara saat musyawarah kelas; (B) Memperoleh giliran untuk menyampaikan ide kegiatan bakti sosial sekolah; (C) Tetap tenang dan tidak memotong pembicaraan saat teman sedang berbicara; (D) Menyampaikan usulan pemilihan ketua kelas tanpa merasa takut diejek.
  2. Diskusikan bersama teman kelompokmu untuk mengelompokkan keempat tindakan tersebut ke dalam kategori: Hak Menyampaikan Pendapat, Kewajiban Menyampaikan Pendapat, Hak Mendengarkan Pendapat, atau Kewajiban Mendengarkan Pendapat.
  3. Tuliskan hasil pengelompokanmu ke dalam tabel yang telah disiapkan.

Pertanyaan:

1. Kelompokkan tindakan A, B, C, dan D ke dalam tabel kategori penerapan hak dan kewajiban menyampaikan serta mendengarkan pendapat di sekolah beserta alasannya!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban pada tabel 3 kolom: Kolom 1 (Huruf Tindakan), Kolom 2 (Kategori: Hak/Kewajiban Menyampaikan atau Mendengarkan), Kolom 3 (Alasan Penerapannya di Sekolah).

Kegiatan 2: Penerapan Solusi Ramah Anak dalam Situasi Diskusi Sekolah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati studi kasus berikut: 'Ketika kelas 6 sedang bermusyawarah menentukan jadwal piket dan kegiatan peduli lingkungan di vihara sekolah, Doni langsung berteriak memotong perkataan Sinta karena tidak setuju dengan usulan Sinta. Akibatnya, Sinta merasa sedih dan suasana kelas menjadi tidak nyaman.'
  2. Diskusikan tindakan penerapan yang tepat untuk memperbaiki situasi tersebut sesuai prinsip hak dan kewajiban berpendapat yang ramah anak.
  3. Jawablah pertanyaan berdasarkan kasus tersebut secara mandiri atau kelompok.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kasus tersebut, kewajiban apa yang dilanggar oleh Doni saat Sinta sedang menyampaikan pendapatnya?

2. Terapkan langkah nyata yang harus dilakukan Doni untuk memenuhi hak Sinta dalam berpendapat secara ramah anak!

Tuliskan jawaban nomor 1 pada 1 baris isian singkat. Tuliskan jawaban nomor 2 pada 3-4 baris uraian solusi terstruktur.

Kegiatan 3: Simulasi Penerapan Hak dan Kewajiban Berpendapat di Kelas

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok beranggotakan 4 orang.
  2. Lakukan musyawarah mini tentang topik: 'Rencana Kegiatan Kerja Bakti Menjaga Kebersihan Altar Kelas'.
  3. Terapkan aturan berpendapat: setiap murid wajib mendengarkan pembicara tanpa memotong, dan setiap anggota kelompok berhak menyampaikan 1 ide dengan santun.
  4. Isi tabel pengamatan penerapan hak dan kewajiban selama simulasi berlangsung di kelompokmu.
  5. Kerjakan bagian refleksi dan dengarkan penguatan dari guru sebelum pelajaran berakhir.

Pertanyaan:

1. Tuliskan bagaimana kamu menerapkan hak menyampaikan pendapat dan kewajiban mendengarkan pendapat selama simulasi musyawarah kelompok berlangsung!

Ruang tabel jawaban

2. Diskusikan bersama kelompokmu: apa manfaat yang kalian rasakan saat seluruh anggota menerapkan hak dan kewajiban berpendapat secara seimbang di kelas?

Tuliskan jawaban nomor 1 pada tabel 2 kolom: Kolom 1 (Bentuk Penerapan Hak Menyampaikan Pendapat Saya), Kolom 2 (Bentuk Penerapan Kewajiban Mendengarkan Pendapat Teman). Tuliskan jawaban nomor 2 pada kolom ringkasan kesimpulan diskusi kelompok (3-4 baris).

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu ketika teman-teman mendengarkan pendapatmu dengan tenang dan saksama saat musyawarah?

2. Apakah kamu sudah menjalankan kewajiban mendengarkan dan tidak memotong pembicaraan teman di sekolah hari ini?

3. Apa tekad pribadimu dalam menerapkan cara berbicara dan mendengarkan yang ramah anak di kelas besok?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.