LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 6: Mensintesis Prinsip Musyawarah Mufakat Kehidupan Buddha Sakyamuni dalam Pengambilan Keputusan Demokratis di Lingkungan Keluarga
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Mensintesis Prinsip Musyawarah Mufakat Kehidupan Buddha Sakyamuni dalam Pengambilan Keputusan Demokratis di Lingkungan Keluarga".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 6: Mensintesis Prinsip Musyawarah Mufakat Kehidupan Buddha Sakyamuni dalam Pengambilan Keputusan Demokratis di Lingkungan Keluarga
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 6
Bab 3 Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C) Topik: Mensintesis Prinsip Musyawarah Mufakat Kehidupan Buddha Sakyamuni dalam Pengambilan Keputusan Demokratis di Lingkungan Keluarga INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengekstraksi Prinsip Musyawarah dari Kisah Buddha dan Sungai RohiniEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan peristiwa pembagian air Sungai Rohini oleh Buddha Sakyamuni, prinsip musyawarah apa yang ditunjukkan Buddha ketika Beliau menanyakan nilai air dibandingkan nilai nyawa manusia? 2. Isilah tabel berikut dengan mengidentifikasi tindakan Buddha Sakyamuni beserta prinsip musyawarah mufakat yang terkandung di dalamnya! Ruang tabel jawaban Tabel 2 kolom x 3 baris: Kolom 1 (Tindakan Buddha Sakyamuni dalam Kisah Sungai Rohini), Kolom 2 (Prinsip Musyawarah Mufakat yang Terkandung). Kegiatan 2: Mensintesis Prinsip Musyawarah Buddha ke dalam Masalah Keputusan KeluargaEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bagaimana memadukan prinsip pengendalian ucapan (samma vaca) dari Buddha Sakyamuni ke dalam aturan berbicara saat musyawarah keluarga berlangsung? 2. Sintesiskan prinsip musyawarah mufakat Buddha Sakyamuni menjadi 4 langkah konkret pengambilan keputusan demokratis di lingkungan keluarga pada tabel alur keputusan! Ruang tabel jawaban Tabel bagan 3 kolom: Kolom 1 (Langkah Pengambilan Keputusan Keluarga), Kolom 2 (Prinsip Musyawarah Buddha yang Dipadukan), Kolom 3 (Praktik Nyata Tindakan dalam Keluarga). Kegiatan 3: Merumuskan Piagam Kesepakatan Demokratis KeluargaEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Rumuskan 3 butir komitmen utama dalam draf Piagam Kesepakatan Musyawarah Keluarga yang merupakan sintesis dari teladan musyawarah Buddha Sakyamuni! 2. Berdasarkan hasil sintesis yang kamu rumuskan, mengapa keputusan yang diambil secara demokratis berlandaskan prinsip musyawarah Buddha dapat mencegah perselisihan dalam keluarga? Format isian draf piagam (judul piagam, 3 butir komitmen berurutan) dan 1 kolom uraian penjelasan manfaat sintesis musyawarah. REFLEKSI1. Prinsip musyawarah Buddha Sakyamuni mana yang paling ingin kamu terapkan terlebih dahulu saat berdiskusi bersama orang tua atau saudaramu di rumah? 2. Apa tantangan terbesar yang kamu rasakan saat harus mendengarkan pendapat anggota keluarga lain yang berbeda dengan keinginan pribadimu, dan bagaimana ajaran Buddha membantumu mengatasinya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.