LKPDPertemuan 1Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 6: Menganalisis Strategi Buddha Sakyamuni dalam Menghadapi Hambatan Bahaya dan Hinaan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Menganalisis Strategi Buddha Sakyamuni dalam Menghadapi Hambatan Bahaya dan Hinaan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 6: Menganalisis Strategi Buddha Sakyamuni dalam Menghadapi Hambatan Bahaya dan Hinaan

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 1 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menganalisis Strategi Buddha Sakyamuni dalam Menghadapi Hambatan Bahaya dan Hinaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenganalisis Strategi Buddha Sakyamuni dalam Menghadapi Hambatan Bahaya dan Hinaan
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis strategi Buddha Sakyamuni dalam menghadapi hambatan bahaya dan hinaan untuk meraih kesuksesan

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan dengan duduk hening sejenak untuk memusatkan perhatian dan pikiran.
  • Bacalah ringkasan kisah sejarah Buddha Sakyamuni yang disediakan pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Kerjakan tugas analisis bersama kelompokmu sesuai instruksi pada lembar kerja.
  • Tuliskan hasil analisismu pada kolom ruang jawaban yang telah disediakan secara rapi dan jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Strategi Buddha dalam Menghadapi Ancaman Bahaya Fisik

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha Kelas 6
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cuplikan kisah sejarah peristiwa Buddha menghadapi gajah mengamuk Nalagiri yang dikirim oleh Devadatta berikut ini: Ketika gajah Nalagiri yang mabuk dan ganas berlari kencang menuju Buddha untuk mencelakai-Nya, penduduk panik dan melarikan diri. Namun, Buddha tetap tenang, tidak membalas dengan kekerasan atau senjata, melainkan memancarkan cinta kasih (metta) tanpa batas kepada Nalagiri sehingga gajah tersebut bersimpuh tunduk dengan tenang.
  2. Analisis komponen peristiwa tersebut bersama teman sebangkumu.
  3. Jawablah pertanyaan analisis pada format isian dan uraian yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan cuplikan kisah gajah Nalagiri, tentukan wujud bahaya yang dihadapi oleh Buddha Sakyamuni dan pihak yang memicunya!

2. Analisislah strategi mental dan tindakan nyata yang digunakan Buddha Sakyamuni saat menghadapi bahaya gajah Nalagiri, serta jelaskan mengapa strategi tersebut berhasil menundukkan bahaya tersebut!

Tuliskan jawaban pada dua kotak berbingkai: Kotak 1 (Isian wujud bahaya dan pihak pemicu) dan Kotak 2 (Uraian analisis strategi mental, tindakan, serta alasan keberhasilannya secara runtut).

Kegiatan 2: Analisis Strategi Buddha dalam Menghadapi Hinaan Verbal

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks kisah Brahmana Bharadvaja
  • Buku Catatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks kisah sejarah berikut: Suatu hari, seorang Brahmana Bharadvaja mendatangi Buddha dan melontarkan kata-kata makian serta hinaan kasar karena merasa iri terhadap penghormatan yang diterima Buddha. Buddha mendengarkan hinaan tersebut dengan tenang tanpa membalas sedikit pun. Setelah Brahmana itu selesai mencaci, Buddha bertanya: 'Wahai Brahmana, jika engkau membawa persembahan makanan untuk tamumu, tetapi tamumu menolak menerimanya, milik siapakah makanan itu?' Brahmana menjawab: 'Tentu milikku kembali.' Buddha bersabda: 'Begitu pula dengan hinaanmu, Aku tidak menerimanya, maka hinaan itu kembali menjadi milikmu.' Mendengar perumpamaan itu, sang Brahmana tersadar, memohon maaf, dan mengagumi kebijaksanaan Buddha.
  2. Diskusikan dalam kelompok kecil (3-4 orang) mengenai strategi komunikasi dan pengendalian emosi yang dipakai Buddha.
  3. Lengkapilah tabel analisis strategi menghadapi hinaan pada ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis perbandingan antara respons orang pada umumnya saat dihina dengan strategi bijaksana Buddha Sakyamuni ketika menghadapi hinaan Brahmana Bharadvaja!

Ruang tabel jawaban

2. Analisislah makna filosofis di balik strategi perumpamaan 'makanan persembahan yang ditolak' yang digunakan Buddha dalam menghadapi hinaan!

Lengkapi tabel 3 baris x 3 kolom (Kolom: Aspek Perbandingan, Respons Umum, Strategi Buddha) dan tuliskan uraian analisis filosofis pada kolom bergaris di bawah tabel.

Kegiatan 3: Sintesis Strategi Mengatasi Hambatan untuk Meraih Keberhasilan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Agama Buddha Kelas 6
  • Kertas kerja LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan hasil analisis dari Kegiatan 1 (bahaya fisik Nalagiri) dan Kegiatan 2 (hinaan Brahmana), simpulkan benang merah strategi Buddha Sakyamuni.
  2. Diskusikan dalam kelompok bagaimana strategi-strategi tersebut menjadi kunci keberhasilan misi Buddha dalam membabarkan Dharma dan mengatasi rintangan.
  3. Tuangkan sintesis analisismu ke dalam bagan matriks strategi keberhasilan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan analisis kedua peristiwa sejarah di atas, klasifikasikan 3 prinsip strategi utama yang selalu diterapkan Buddha Sakyamuni dalam menaklukkan bahaya maupun hinaan!

2. Analisislah hubungan keterkaitan antara strategi Buddha dalam menghadapi hambatan bahaya dan hinaan dengan keberhasilan penyebaran ajaran Buddha (Dharma) di masyarakat luas!

Isilah 3 kotak prinsip strategi utama, lalu tuliskan paragraf analisis hubungan sebab-akibat keterkaitan strategi dengan kesuksesan misi Buddha pada ruang uraian yang disediakan.

REFLEKSI

1. Dari analisis strategi Buddha saat menghadapi bahaya dan hinaan tadi, prinsip sikap manakah yang menurutmu paling mendalam dan berkesan?

2. Mengapa sikap tenang dan tidak membalas amarah menjadi kunci utama dalam memecahkan hambatan menurut keteladanan sejarah Buddha?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.