LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup di Indonesia
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup di Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup di Indonesia
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5
Bab 6 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup di Indonesia INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Penjelajah Alam: Mengenali Sumber Daya Alam di SekitarkuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tabel berikut berdasarkan pengamatanmu terhadap sumber daya alam dan lingkungan hidup di sekitarmu! Ruang tabel jawaban 2. Bagaimana kualitas sumber daya alam dan lingkungan hidup di sekitarmu saat ini? (bersih/kotor, terawat/tidak terawat, berlimpah/berkurang) 3. Menurut pengamatanmu, apa yang terjadi jika sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui terus digunakan tanpa batas? Tabel dengan 5 kolom: No., Nama Sumber Daya Alam, Dapat Diperbaharui (centang), Tidak Dapat Diperbaharui (centang), Lingkungan Alami/Buatan. Minimal 5 baris untuk diisi. Pertanyaan uraian disediakan 5-7 baris untuk menulis jawaban. Kegiatan 2: Merajut Sebab-Akibat: Memahami Pratītyasamutpāda dalam Lingkungan HidupEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Cerita: 'Di Desa Sukalestari, penduduk sering membuang sampah ke sungai. Lama-kelamaan, sungai menjadi kotor dan berbau. Ikan-ikan mati, air tidak bisa digunakan untuk mandi atau mencuci. Warga harus membeli air bersih dari tempat lain yang harganya mahal. Akhirnya, banyak warga yang sakit karena lingkungan tidak sehat.' — Buatlah diagram rantai sebab-akibat dari cerita ini (minimal 4 tahap)! Ruang gambar 2. Jelaskan bagaimana Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan (Pratītyasamutpāda) terjadi dalam cerita di atas! 3. Berdasarkan pemahaman Pratītyasamutpāda, apa yang seharusnya dilakukan warga Desa Sukalestari untuk memutus rantai sebab-akibat negatif ini? Area kotak besar untuk menggambar diagram/bagan sebab-akibat. Pertanyaan uraian dan diskusi disediakan 7-10 baris untuk menulis jawaban lengkap. Kegiatan 3: Penjaga Bumi: Hak dan Kewajibanku terhadap AlamEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tabel berikut tentang hak dan kewajiban manusia terhadap sumber daya alam dan lingkungan hidup menurut nilai-nilai Buddhadharma! Ruang tabel jawaban 2. Apa makna Vanaropa Sutta yang mengajarkan bahwa 'penanaman kebun dan hutan adalah tindakan yang berjasa'? Bagaimana kamu bisa mengamalkannya? 3. Buatlah 3 komitmen pribadi yang akan kamu lakukan untuk menjaga sumber daya alam dan lingkungan hidup berdasarkan ajaran Buddha! Tabel dengan 2 kolom besar: HAKKU dan KEWAJIBANKU, masing-masing minimal 3-4 baris untuk diisi. Pertanyaan uraian disediakan 7-10 baris. Kotak khusus untuk menulis komitmen pribadi dengan desain menarik (bisa dihias). REFLEKSI1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang sumber daya alam dan lingkungan hidup? 2. Bagaimana perasaanmu setelah memahami bahwa tindakanmu terhadap alam memiliki akibat yang saling berhubungan (Pratītyasamutpāda)? 3. Apa satu tindakan nyata yang akan kamu lakukan minggu ini untuk menjaga lingkungan sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai Buddhadharma? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.