LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Sikap dan Perilaku Menghargai Keragaman Berpedoman Pancasila Buddhis
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Sikap dan Perilaku Menghargai Keragaman Berpedoman Pancasila Buddhis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Sikap dan Perilaku Menghargai Keragaman Berpedoman Pancasila Buddhis
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5
Bab 5 - Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Sikap dan Perilaku Menghargai Keragaman Berpedoman Pancasila Buddhis INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Membaca & Mengamati — Pancasila Dasar Negara dan Pancasila Buddhis sebagai Panduan Menghargai KeragamanEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perhatikan kedua kelompok nilai berikut. Pancasila Dasar Negara:
Pancasila Buddhis:
Pasangkan satu sila Pancasila Dasar Negara dengan satu nilai Pancasila Buddhis yang paling kamu rasa berhubungan, lalu tuliskan alasanmu dalam tabel berikut. Ruang tabel jawaban 2. Menurutmu, mengapa pelaksanaan Pancasila Dasar Negara DAN Pancasila Buddhis secara bersama-sama lebih kuat dalam menjaga keragaman dibandingkan hanya mengandalkan salah satunya saja? Jelaskan dengan bahasamu sendiri. Pertanyaan 1: Tabel 3 kolom — Kolom 1: Sila ke- (nomor 1–5), Kolom 2: Nilai Pancasila Buddhis yang dipasangkan, Kolom 3: Alasan singkat (1–2 kalimat). Pertanyaan 2: Uraian bebas minimal 3 kalimat di kotak yang tersedia. Kegiatan 2: Eksplorasi & Diskusi — Meneladani Toleransi Buddha SakyamuniEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacalah kisah berikut: "Suatu hari, seorang Brahmana bernama Akkosa mendatangi Buddha Sakyamuni dengan penuh kemarahan dan mengucapkan kata-kata kasar. Buddha Sakyamuni menjawab dengan tenang: 'Sahabat, jika kamu membawa hadiah kepada seseorang dan orang itu tidak mau menerimanya, kepada siapa hadiah itu kembali?' Akkosa menjawab, 'Tentu kepada pemberi.' Buddha berkata, 'Begitu pula kata-kata kasar yang kamu ucapkan — aku tidak menerimanya, maka kata-kata itu kembali kepadamu.'" Dari kisah ini, identifikasilah:
2. Buatlah daftar minimal 3 contoh perilaku menghargai keragaman yang dapat kamu terapkan di masing-masing lingkungan berikut, terinspirasi dari sikap toleransi Buddha Sakyamuni:
Ruang tabel jawaban Pertanyaan 1: Tiga kotak uraian berlabel a, b, dan c untuk mencatat hasil diskusi kelompok. Pertanyaan 2: Tabel 2 kolom — Kolom 1: Lingkungan (Rumah / Sekolah / Rumah Ibadah), Kolom 2: Minimal 3 contoh perilaku per lingkungan. Kegiatan 3: Berkreasi — Membuat 'Kartu Tekad Toleransi'-kuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi bagian-bagian Kartu Tekad Toleransi-mu berikut ini: 🌸 KARTU TEKAD TOLERANSI 🌸 Ruang gambar 2. Setelah membacakan kartu tekadmu kepada temanmu, tuliskan: Apa satu hal menarik dari tekad temanmu yang membuatmu terinspirasi? Mengapa hal itu menarik bagimu? Pertanyaan 1: Kartu berbentuk kotak besar dengan bagian-bagian isian yang sudah berlabel, ditambah kotak kosong berukuran 6x6 cm untuk menggambar ilustrasi. Pertanyaan 2: Kotak uraian bebas 3–5 baris. REFLEKSI1. Dari ketiga kegiatan hari ini, momen atau pelajaran mana yang paling berkesan bagimu? Mengapa momen itu menyentuhmu? 2. Sikap toleransi Buddha Sakyamuni yang mana yang paling ingin kamu terapkan dalam hidupmu? Ceritakan satu situasi nyata di rumah atau sekolahmu di mana sikap itu bisa kamu gunakan. 3. Setelah belajar hari ini, apakah ada cara pandangmu terhadap teman atau tetangga yang berbeda suku/agama yang berubah atau semakin kuat? Tulis dengan jujur. |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.