LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Penyelesaian Masalah Keragaman melalui Musyawarah
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Penyelesaian Masalah Keragaman melalui Musyawarah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Penyelesaian Masalah Keragaman melalui Musyawarah
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5
Bab 5 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Penyelesaian Masalah Keragaman melalui Musyawarah INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menelusuri Jejak Musyawarah Buddha SakyamuniEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacaan: Pada zaman Buddha Sakyamuni, Sangha adalah komunitas yang beragam. Para bhikkhu datang dari berbagai latar belakang, kasta, dan daerah. Ketika ada perbedaan pendapat atau masalah, Buddha mengajarkan prinsip musyawarah yang disebut 'Samagga' (kerukunan melalui kesepakatan bersama). Semua anggota Sangha diberi kesempatan berbicara, mendengarkan satu sama lain dengan penuh perhatian, dan mencari jalan tengah yang bijaksana tanpa memaksakan kehendak. Keputusan dibuat berlandaskan Dharma (kebenaran) dan untuk kesejahteraan bersama. Menurut bacaan di atas, apa yang dimaksud dengan 'Samagga' dalam ajaran Buddha? 2. Apa saja prinsip musyawarah yang diajarkan Buddha Sakyamuni? Sebutkan minimal 3 prinsip! 3. Lengkapi tabel berikut dengan menghubungkan konsep musyawarah Buddha dengan nilai Pancasila dasar negara! Ruang tabel jawaban Pertanyaan 1-2: tulis uraian di kotak yang disediakan (minimal 3 kalimat). Pertanyaan 3: lengkapi tabel dengan 3 kolom (Prinsip Musyawarah Buddha | Sila Pancasila | Penjelasan Hubungan) minimal 3 baris. Kegiatan 2: Detektif Masalah Keragaman di SekitarkuEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isi tabel identifikasi masalah keragaman berikut! Ruang tabel jawaban 2. Dari 2 masalah yang kelompokmu identifikasi, pilih 1 masalah yang paling penting untuk diselesaikan. Jelaskan alasanmu! 3. Menurut kelompokmu, bagaimana perasaan orang yang mengalami masalah keragaman tersebut? Pertanyaan 1: buat tabel 4 kolom di buku/kertas (No | Tempat | Masalah Keragaman | Mengapa Terjadi?) isi 2 baris masalah. Pertanyaan 2-3: tulis uraian minimal 3 kalimat di kotak yang disediakan. Kegiatan 3: Arsitek Solusi: Merancang Musyawarah untuk KeragamanEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi Panduan Merancang Musyawarah berikut untuk masalah yang kalian pilih! Ruang tabel jawaban 2. Tuliskan minimal 3 solusi konkret yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah keragaman yang kalian pilih! 3. Buatlah gambar atau poster sederhana yang menggambarkan bagaimana musyawarah dapat menyatukan keragaman! Beri judul dan penjelasan singkat. Ruang gambar Pertanyaan 1: buat tabel di kertas plano/buku dengan 3 kolom (Tahapan Musyawarah | Kegiatan | Nilai Pancasila/Buddhis) minimal 4 tahapan. Pertanyaan 2: tulis di kotak yang disediakan, minimal 3 solusi lengkap. Pertanyaan 3: gambar di kertas A4/plano, beri warna, judul, dan penjelasan 2-3 kalimat. REFLEKSI1. Apa yang paling berkesan buatmu dari pembelajaran hari ini tentang musyawarah dan keragaman? 2. Bagaimana kamu akan menerapkan prinsip musyawarah Buddha Sakyamuni dalam kehidupan sehari-harimu ketika menghadapi perbedaan pendapat dengan teman atau keluarga? 3. Menurutmu, mengapa musyawarah penting untuk menjaga kerukunan dalam keragaman masyarakat Indonesia? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.