LKPDPertemuan 1Bab 5Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Masalah Keragaman dalam Kehidupan Bermasyarakat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Masalah Keragaman dalam Kehidupan Bermasyarakat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Masalah Keragaman dalam Kehidupan Bermasyarakat

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 5 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Masalah Keragaman dalam Kehidupan Bermasyarakat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMasalah Keragaman dalam Kehidupan Bermasyarakat
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keragaman suku bangsa, agama, dan budaya dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia.
  2. Murid mampu merespon masalah keragaman yang terjadi di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat berdasarkan nilai-nilai Buddhadharma.

PETUNJUK UMUM

  • Sebelum memulai, duduklah dengan tenang, tutup matamu sejenak, dan tarik napas dalam-dalam tiga kali. Sadari bahwa kamu hadir di sini untuk belajar dengan hati yang terbuka.
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan jujur dan penuh semangat — tidak ada jawaban yang salah selama kamu berpikir sungguh-sungguh.
  • Untuk kegiatan diskusi, dengarkan pendapat teman dengan sabar dan hargai perbedaan sudut pandang.
  • Jika ada kata atau kalimat yang belum kamu pahami, tanyakan kepada gurumu.
  • Setelah selesai semua kegiatan, bacalah kembali jawabanmu sebelum diserahkan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati dan Mengenali Keragaman di Sekitarku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar/foto keragaman Indonesia yang disiapkan guru (bisa dicetak atau ditampilkan di layar LCD)
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan 'Duduk Hening' selama 1 menit: tutup mata, tarik napas perlahan, dan bayangkan teman-teman di kelasmu yang memiliki latar belakang berbeda-beda.
  2. Buka matamu, lalu amati gambar/foto yang disediakan gurumu tentang keragaman masyarakat Indonesia (suku, agama, budaya).
  3. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan pengamatanmu terhadap gambar dan pengalamanmu sendiri.
  4. Untuk pertanyaan tabel, isilah setiap kolom dengan informasi yang kamu temukan dari gambar atau pengetahuanmu.

Pertanyaan:

1. Dari gambar yang kamu amati, tuliskan minimal 3 bentuk keragaman yang kamu temukan di Indonesia!

Ruang tabel jawaban

2. Menurutmu, mengapa Indonesia memiliki begitu banyak suku bangsa yang berbeda-beda? Tuliskan 2 alasan yang kamu pikirkan!

3. Pernahkah kamu melihat atau merasakan keragaman di lingkungan sekitarmu (sekolah, rumah, atau pasar)? Ceritakan satu pengalamanmu!

Soal nomor 1: tulis di tabel 3 kolom dengan judul kolom 'No.', 'Jenis Keragaman', dan 'Contoh' (minimal 3 baris). Soal nomor 2 dan 3: tulis uraian bebas minimal 2–3 kalimat per jawaban di kotak yang tersedia.

Kegiatan 2: Menelusuri Faktor Penyebab Keragaman — Peta Pikiranku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau spidol (opsional, untuk mempercantik peta pikiran)
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks pendek berikut dalam hati dengan penuh perhatian: 'Indonesia adalah negara yang sangat luas dengan lebih dari 17.000 pulau. Setiap daerah memiliki sejarah, alam, dan cerita tersendiri. Hal inilah yang membuat suku bangsa, agama, dan budaya di Indonesia sangat beragam. Keragaman ini seharusnya menjadi kekayaan, namun kadang juga bisa menimbulkan kesalahpahaman jika kita tidak saling mengenal dan menghargai.'
  2. Setelah membaca, tuliskan kata-kata kunci yang kamu ingat di kolom 'Kata Kunciku' yang tersedia.
  3. Gunakan kata-kata kunci tersebut untuk membuat PETA PIKIRAN (mind map) sederhana di kotak gambar yang disediakan. Tulis 'KERAGAMAN INDONESIA' di tengah, lalu buat cabang-cabang untuk setiap faktor penyebab yang kamu temukan.
  4. Selesaikan pertanyaan analisis di bawah peta pikiranmu.

Pertanyaan:

1. Buatlah peta pikiran (mind map) sederhana dengan 'KERAGAMAN INDONESIA' sebagai pusat. Tambahkan minimal 4 cabang faktor penyebab keragaman beserta contohnya!

Ruang gambar

2. Dari peta pikiranmu, pilih SATU faktor penyebab keragaman yang menurutmu paling berpengaruh. Jelaskan alasanmu dalam 3–4 kalimat!

3. Dalam ajaran Buddha, semua hal terjadi karena sebab dan akibat yang saling bergantungan (Hukum Pratītyasamutpāda). Bagaimana kamu menghubungkan hukum ini dengan keragaman yang ada di Indonesia?

Soal nomor 1: kotak kosong berukuran minimal 10x10 cm untuk menggambar peta pikiran, boleh menggunakan warna-warni. Soal nomor 2 dan 3: kotak uraian dengan minimal 4 baris kosong per jawaban.

Kegiatan 3: Diskusi Kelompok: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks cerita kasus (sudah tercetak di LKPD)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil beranggotakan 3–4 orang bersama teman-temanmu.
  2. Bacalah cerita kasus di bawah ini dengan suara bergantian (satu orang satu paragraf): 'Rudi dan Sari adalah sahabat karib di SD Metta. Rudi berasal dari suku Batak dan beragama Kristen, sedangkan Sari beragama Buddha dan berasal dari suku Jawa. Suatu hari, mereka terlibat pertengkaran kecil karena perbedaan pendapat tentang cara merayakan hari besar. Teman-teman lain mulai memihak salah satu dan suasana kelas menjadi tidak nyaman. Bu Guru yang melihat kejadian itu langsung mengajak semua murid berdiskusi bersama.'
  3. Diskusikan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini bersama kelompokmu. Catat hasil diskusi di kolom yang tersedia.
  4. Setelah diskusi kelompok, setiap anggota menuliskan refleksi pribadi di kotak 'Suaraku' di bagian akhir.

Pertanyaan:

1. Apa masalah keragaman yang terjadi dalam cerita tersebut? Tuliskan dengan kata-katamu sendiri!

2. Bayangkan kamu adalah Bu Guru dalam cerita itu. Apa yang akan kamu katakan kepada Rudi, Sari, dan seluruh kelas? Tuliskan ucapanmu (minimal 3 kalimat) yang mencerminkan nilai-nilai Buddhadharma seperti welas asih (karuna), cinta kasih (metta), dan kebersamaan!

3. Lengkapi tabel berikut bersama kelompokmu: tuliskan 3 masalah keragaman yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat, serta solusinya berdasarkan nilai Buddhadharma!

Ruang tabel jawaban

4. [Suaraku — Refleksi Pribadi] Setelah berdiskusi, tuliskan SATU hal baru yang kamu pelajari hari ini dan SATU tindakan nyata yang akan kamu lakukan mulai besok untuk menghargai keragaman di sekitarmu!

Soal nomor 1 dan 2: kotak uraian diskusi kelompok dengan minimal 5 baris. Soal nomor 3: tabel 4 kolom dengan judul 'No.', 'Lingkungan', 'Masalah Keragaman', 'Solusi Berdasarkan Buddhadharma' (3 baris). Soal nomor 4: kotak 'Suaraku' diisi secara mandiri oleh masing-masing anggota kelompok, minimal 3 kalimat.

REFLEKSI

1. Setelah belajar hari ini, apakah ada sikap atau pikiranmu terhadap teman yang berbeda suku, agama, atau budaya yang ingin kamu ubah? Ceritakan secara jujur!

2. Ajaran Buddha mengajarkan bahwa semua makhluk saling bergantungan satu sama lain. Bagaimana ajaran ini membantumu melihat keragaman di sekitarmu sebagai sesuatu yang berharga, bukan sebagai masalah?

3. Satu kata yang paling menggambarkan perasaanmu setelah belajar tentang keragaman hari ini adalah... (tulis dan jelaskan alasannya dalam 2 kalimat).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.