LKPDPertemuan 9Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Sikap dan Perilaku Menghargai Aliran Lain dalam Pelaksanaan Puja

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Sikap dan Perilaku Menghargai Aliran Lain dalam Pelaksanaan Puja". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Sikap dan Perilaku Menghargai Aliran Lain dalam Pelaksanaan Puja

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Sikap dan Perilaku Menghargai Aliran Lain dalam Pelaksanaan Puja

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikSikap dan Perilaku Menghargai Aliran Lain dalam Pelaksanaan Puja
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan sikap dan perilaku menghargai aliran agama Buddha lain ketika sedang melaksanakan puja dan menggunakan peralatan puja.
  2. Murid dapat mengamalkan sikap bersatu dalam perbedaan melalui dialog moderasi beragama terkait keragaman praktik puja antar aliran agama Buddha.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Boleh berdiskusi dengan teman satu kelompok, namun tulis jawabanmu dengan kalimatmu sendiri.
  • Jaga sikap saling menghargai selama belajar — itulah praktik nyata dari topik kita hari ini!
  • Jika ada kata atau istilah yang belum dimengerti, tandai dan tanyakan kepada gurumu.
  • Setelah selesai semua kegiatan, jawab pertanyaan refleksi di bagian akhir.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati Keberagaman Puja — Apa yang Aku Lihat?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar/foto praktik puja dari berbagai aliran (disiapkan guru atau dari buku siswa)
  • Alat tulis (pensil/pulpen, penggaris untuk membuat tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar atau foto berbagai praktik puja dari aliran agama Buddha yang disediakan gurumu (atau yang ada di buku siswa halaman terkait).
  2. Amati dengan seksama: bagaimana posisi tubuh saat bersujud, benda apa saja yang ada di altar, pakaian yang dikenakan, dan suasana tempat puja.
  3. Isi tabel pengamatan di bawah ini berdasarkan apa yang kamu lihat dari minimal 2 aliran yang berbeda.
  4. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan nomor 4 secara mandiri.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatanmu! Tuliskan nama aliran (jika diketahui) atau cukup tulis 'Aliran A' dan 'Aliran B', lalu isi kolom-kolom berikut berdasarkan pengamatanmu.

Ruang tabel jawaban

2. Dari pengamatanmu, sebutkan minimal 2 PERSAMAAN cara puja dari kedua aliran yang kamu amati!

3. Dari pengamatanmu, sebutkan minimal 2 PERBEDAAN cara puja atau peralatan puja dari kedua aliran yang kamu amati!

4. Menurutmu, mengapa perbedaan cara puja ini bisa terjadi meskipun kita sama-sama umat Buddha? Tuliskan pendapatmu dalam 2–3 kalimat!

Untuk pertanyaan 1: buat tabel 5 kolom (Aspek | Aliran A | Aliran B) dengan baris: Nama/jenis aliran, Objek penghormatan, Peralatan puja yang digunakan, Sikap/cara bersujud, Suasana tempat puja. Untuk pertanyaan 2, 3, dan 4: tulis uraian bebas minimal 2 kalimat per jawaban.

Kegiatan 2: Bermain Peran Dialog Moderasi — Bersatu dalam Perbedaan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu nama tokoh (opsional, bisa dibuat dari potongan kertas bertuliskan nama peran)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kecil terdiri dari 3–4 orang.
  2. Baca skenario percakapan di bawah ini bersama kelompokmu.
  3. Setiap anggota kelompok memilih satu peran: Arya (umat Theravada), Mei (umat Mahayana), Siddha (umat Vajrayana/Tantrayana), dan Moderator (boleh merangkap dengan salah satu peran sebelumnya jika anggota hanya 3 orang).
  4. Setelah membaca skenario, lanjutkan percakapan dengan menambahkan dialog kalian sendiri sesuai perintah pada pertanyaan.
  5. Ingat: dialog harus mencerminkan sikap SALING MENGHARGAI, bukan saling merendahkan.

Pertanyaan:

1. Baca skenario berikut, lalu lanjutkan dialog dengan menambahkan minimal 2 giliran bicara (2 kalimat per tokoh) yang menunjukkan sikap menghargai perbedaan. Skenario: Arya berkata, 'Kemarin aku ikut puja bakti di vihara teman Mei. Caranya berbeda sekali dengan di viharaku, aku jadi bingung dan sempat tidak nyaman.' Mei menjawab, 'Aku mengerti perasaanmu, Arya. Wajar kalau terasa asing pada awalnya...' — Lanjutkan!

2. Dari skenario dan dialog yang kalian buat, tuliskan minimal 3 contoh SIKAP MENGHARGAI yang bisa ditunjukkan seorang umat Buddha ketika mengunjungi tempat puja aliran lain!

3. Bayangkan kamu adalah Moderator dalam dialog itu. Tuliskan 1 kalimat penutup yang menyimpulkan pesan penting tentang bersatu dalam perbedaan!

4. Diskusi kelompok: Apa artinya 'moderasi beragama' menurutmu? Tuliskan kesimpulan kelompokmu dalam 1–2 kalimat sederhana!

Untuk pertanyaan 1: tulis lanjutan dialog dalam format percakapan (Nama: '...'). Untuk pertanyaan 2: tulis daftar bernomor minimal 3 poin. Untuk pertanyaan 3 dan 4: tulis uraian singkat 1–2 kalimat.

Kegiatan 3: Membuat Komitmen Nyata — Aku Berjanji Menghargai

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • Pensil warna atau krayon (untuk menghias Kartu Komitmen)
  • Penggaris (untuk membuat tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini kamu kerjakan secara mandiri dan jujur.
  2. Bacalah pernyataan-pernyataan di bawah dengan tenang dan penuh kesadaran (duduk tegak, tarik napas dalam, lalu baca).
  3. Isi setiap bagian dengan sungguh-sungguh — tidak ada jawaban yang salah, yang penting jujur dari hatimu.
  4. Di akhir, kamu akan membuat 'Kartu Komitmenku' sederhana yang bisa kamu simpan sebagai pengingat.

Pertanyaan:

1. Ceritakan pengalamanmu: pernahkah kamu melihat atau mengikuti cara puja yang berbeda dari biasanya? Apa yang kamu rasakan saat itu? (Jika belum pernah, tuliskan apa yang menurutmu akan kamu rasakan.)

2. Lengkapi tabel 'Sikap Saya' berikut dengan memberi tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai, lalu tuliskan alasan singkatmu untuk setiap pernyataan.

Ruang tabel jawaban

3. Tuliskan 1 tindakan NYATA yang akan kamu lakukan minggu ini sebagai wujud menghargai keberagaman puja dalam agama Buddha! Tindakan itu harus bisa kamu lakukan sungguhan, bukan hanya angan-angan.

4. Buat 'Kartu Komitmenku'! Di kotak yang tersedia, tuliskan: (a) Namamu, (b) Satu kalimat komitmenmu tentang menghargai keberagaman puja, dan (c) Gambar atau simbol sederhana yang mewakili persatuan bagimu (boleh gambar tangan berjabat, matahari, bunga teratai, dsb.).

Ruang gambar

Untuk pertanyaan 1 dan 3: tulis uraian bebas minimal 3 kalimat. Untuk pertanyaan 2: buat tabel 3 kolom (Pernyataan | Selalu / Kadang-kadang / Belum Bisa | Alasanku) dengan 4 baris pernyataan. Untuk pertanyaan 4: tersedia kotak kosong berukuran 8x10 cm untuk membuat Kartu Komitmen — tulis dan hias sekreatif mungkin!

REFLEKSI

1. Setelah belajar hari ini, apa satu hal baru yang kamu pahami tentang keberagaman cara puja dalam agama Buddha? Mengapa hal itu penting bagimu?

2. Pernahkah kamu — tanpa sadar — bersikap kurang menghargai cara ibadah atau kebiasaan orang lain? Apa yang ingin kamu ubah dari dirimu setelah pelajaran ini?

3. Jika suatu hari kamu melihat teman mengejek cara puja aliran Buddha lain, apa yang akan kamu lakukan? Ceritakan langkah-langkah yang akan kamu ambil!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.