LKPDPertemuan 2Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Cara Puja dalam Agama Buddha

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Cara Puja dalam Agama Buddha". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Cara Puja dalam Agama Buddha

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti β€” Kelas 5 (Fase C)

Topik: Cara Puja dalam Agama Buddha

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikCara Puja dalam Agama Buddha
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi berbagai cara puja yang dilaksanakan oleh umat Buddha dari berbagai aliran atau tradisi.
  2. Murid dapat mempraktikkan sikap fisik yang benar dalam melaksanakan puja kepada Triratna.

PETUNJUK UMUM

  • Sebelum memulai, duduklah dengan tenang dan nyaman. Tarik napas dalam-dalam tiga kali untuk menenangkan pikiranmu.
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan jujur dan penuh semangat β€” tidak ada jawaban yang salah selama kamu berpikir sungguh-sungguh.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu pahami, tandai dengan lingkaran dan tanyakan kepada gurumu.
  • Kerja sama dan diskusi dengan teman diperbolehkan pada bagian yang bertanda πŸ’¬ Diskusi.
  • Gunakan pensil atau pulpen untuk menulis jawabanmu langsung di lembar ini.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Mengenal Berbagai Cara Puja! πŸ™

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas V
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah pengantar singkat berikut dengan pelan dan penuh perhatian.
  2. Umat Buddha dari berbagai aliran atau tradisi memiliki cara tersendiri dalam melaksanakan puja. Meskipun berbeda, semua cara puja memiliki tujuan yang sama: menghormati yang patut dihormati dengan batin yang tulus.
  3. Perhatikan tabel cara puja di bawah ini. Isilah kolom yang masih kosong berdasarkan apa yang kamu ketahui atau temukan dari buku siswa.
  4. Setelah mengisi tabel, jawablah pertanyaan yang tersedia.
  5. Kerjakan secara mandiri terlebih dahulu, lalu bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan mengisi kolom 'Tujuan' dan 'Makna' dari setiap cara puja berdasarkan buku siswa atau pengetahuanmu!

No.Cara Puja (Sikap Fisik)TujuanMakna
1AΓ±jali Mudra / Pranamasana......
2Wensin dan Namakara......
3Pradaksina......
4Amisa Puja (persembahan)......
5Patipatti Puja (pelaksanaan)......

2. Dari berbagai cara puja di atas, apakah semua aliran agama Buddha melaksanakannya dengan cara yang sama? Jelaskan pendapatmu!

3. πŸ’¬ Diskusi: Menurutmu, mengapa umat Buddha dari aliran yang berbeda tetap perlu saling menghargai cara puja satu sama lain? Tuliskan hasil diskusimu dalam 2–3 kalimat!

Isi tabel 4 kolom (No., Cara Puja, Tujuan, Makna) langsung pada tabel yang tersedia. Untuk pertanyaan uraian dan diskusi, tulis jawabanmu di kotak jawaban bergaris yang disediakan di bawah setiap pertanyaan.

Kegiatan 2: Ayo Praktik Sikap Puja yang Benar! 🧘

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Ruang kelas yang cukup luas untuk bergerak
  • Buku Siswa (referensi Gambar 4.6)
  • Pensil dan penghapus (untuk sketsa)
  • Pasangan teman untuk saling mengamati

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini akan mengajakmu mempraktikkan sikap fisik puja kepada Triratna secara langsung.
  2. Berdiri atau duduklah di tempat yang cukup luas. Pastikan kamu bisa bergerak dengan leluasa.
  3. Perhatikan panduan gambar dan deskripsi sikap fisik yang ada di buku siswa (Gambar 4.6 tentang sikap fisik penghormatan).
  4. Ikuti setiap langkah praktik yang dijelaskan di bawah ini satu per satu bersama seluruh kelas dengan bimbingan guru.
  5. Setelah praktik, isi lembar pengamatan dirimu (self-check) yang tersedia.
  6. Pasangkan dirimu dengan seorang teman untuk saling mengamati dan memberi masukan dengan sopan.

Pertanyaan:

1. Setelah mempraktikkan AΓ±jali Mudra, centang (βœ“) bagian tubuh yang sudah kamu lakukan dengan benar, dan beri tanda (βœ—) pada bagian yang masih perlu diperbaiki!

No.Bagian Sikap FisikSudah Benar (βœ“)Perlu Diperbaiki (βœ—)Catatan Perbaikan
1Posisi kedua telapak tangan (mengatupkan tangan di depan dada)2Posisi kepala (sedikit menunduk)3
Posisi punggung (tegak)4Ekspresi wajah (tenang dan tulus)5Konsentrasi batin (fokus pada objek puja)

2. Tuliskan dengan kata-katamu sendiri: apa yang kamu rasakan di dalam hatimu saat mempraktikkan sikap puja tadi? Apakah ada perbedaan antara sekadar meniru gerakan dengan melakukannya dengan batin yang sungguh-sungguh?

3. Gambar ulang atau buat sketsa sederhana posisi AΓ±jali Mudra yang benar di kotak di bawah ini. Beri keterangan bagian-bagiannya (tangan, kepala, postur tubuh)!

Ruang gambar

Isi tabel self-check dengan tanda centang (βœ“) atau silang (βœ—). Untuk uraian, tulis di kotak bergaris yang disediakan (minimal 3 kalimat). Untuk sketsa gambar, gunakan kotak kosong berukuran 10Γ—10 cm yang disediakan dan tambahkan keterangan dengan panah.

Kegiatan 3: Ayo Buat Peta Cara Puja-ku! πŸ—ΊοΈ

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas besar / halaman peta di LKPD
  • Spidol warna atau pensil warna
  • Penggaris
  • Buku Siswa sebagai referensi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu merangkum semua yang sudah kamu pelajari hari ini menjadi sebuah 'Peta Cara Puja'.
  2. Peta Cara Puja adalah ringkasan visual berisi berbagai cara puja yang sudah kamu kenali dan praktikkan.
  3. Kerjakan secara berkelompok (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat satu lembar kertas besar (atau gunakan halaman khusus di LKPD ini).
  4. Gunakan kreativitasmu: boleh menggambar, menulis poin-poin penting, atau membuat diagram sederhana.
  5. Pastikan peta kalian mencantumkan: nama cara puja, aliran/tradisi yang menggunakannya, sikap fisik, tujuan, dan maknanya.
  6. Setelah selesai, satu perwakilan kelompok akan mempresentasikan peta kepada teman-teman (2 menit per kelompok).

Pertanyaan:

1. Buatlah Peta Cara Puja pada kotak besar di bawah ini! Peta harus memuat minimal 3 cara puja berbeda. Untuk setiap cara puja, cantumkan:

  • Nama cara puja
  • Aliran/tradisi yang menggunakannya (jika diketahui)
  • Sikap fisik yang dilakukan
  • Tujuan dan makna

[KOTAK PETA β€” 15Γ—20 cm]

Ruang gambar

2. Setelah melihat peta cara puja dari kelompok lain, tuliskan satu hal baru yang kamu pelajari dari mereka yang belum ada di peta kelompokmu!

3. πŸ’¬ Diskusi Kelas: Dari semua cara puja yang sudah kalian pelajari dan praktikkan hari ini, menurut kelompokmu cara puja manakah yang paling sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari umat Buddha? Mengapa? Tuliskan kesimpulan diskusi kelompokmu!

Gunakan kotak besar (15Γ—20 cm) yang disediakan untuk membuat Peta Cara Puja β€” boleh tulis, gambar, atau kombinasi keduanya. Untuk pertanyaan isian dan diskusi, tulis di kotak bergaris masing-masing di bawah setiap pertanyaan.

REFLEKSI

1. Setelah belajar hari ini, apa satu hal baru tentang cara puja yang paling berkesan bagimu? Mengapa hal itu terasa penting?

2. Ketika kamu mempraktikkan sikap fisik puja tadi, bagian mana yang paling sulit dilakukan? Apa yang akan kamu latih agar lebih baik?

3. Kita tahu bahwa umat Buddha dari berbagai aliran memiliki cara puja yang berbeda-beda. Bagaimana sikapmu jika suatu saat melihat teman yang cara pujanya berbeda denganmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.