LKPDPertemuan 4Bab 3Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Keteladanan Bodhisattva dan Buddha dalam Kehidupan Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Keteladanan Bodhisattva dan Buddha dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Keteladanan Bodhisattva dan Buddha dalam Kehidupan Sehari-hari

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Keteladanan Bodhisattva dan Buddha dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikKeteladanan Bodhisattva dan Buddha dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merelevansikan sifat Bodhisattva serta nilai-nilai moral dalam riwayat kehidupan Pangeran Siddharta dan Buddha dengan sikap teladan dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap meneladan Bodhisattva dan Buddha dalam menyelesaikan masalah kehidupan individu dan sosial di lingkungan sekitarnya.

PETUNJUK UMUM

  • Sebelum memulai, duduklah dengan nyaman, pejamkan mata sejenak, dan tarik napas dalam-dalam. Sadari bahwa hari ini kamu akan belajar hal yang bermakna dari teladan Bodhisattva dan Buddha.
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan jujur, penuh perhatian, dan sepenuh hati.
  • Kamu boleh berdiskusi dengan teman saat ada tanda 🗣️ pada kegiatan diskusi.
  • Tuliskan jawabanmu dengan kalimat lengkap dan rapi di ruang yang sudah disediakan.
  • Jika ada kata atau kalimat yang belum kamu mengerti, tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyelami Sifat Mulia Bodhisattva dan Buddha 🌸

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kisah pada LKPD ini
  • Alat tulis (pensil/bolpoin)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kisah singkat berikut ini dengan penuh perhatian.
  2. Kisah 1 — Bodhisattva Siddharta dan Angsa: Suatu hari, Pangeran Siddharta menemukan seekor angsa yang terluka terkena panah. Dengan penuh kasih sayang, ia merawat angsa itu meski sepupunya, Devadatta, mengklaim angsa tersebut miliknya. Siddharta berkata, 'Yang merawat lebih berhak daripada yang melukai.'
  3. Kisah 2 — Buddha dan Orang yang Marah: Seorang pria datang kepada Buddha dengan penuh amarah dan mengeluarkan kata-kata kasar. Buddha tetap tenang dan bertanya, 'Jika seseorang menolak hadiah yang kamu bawa, kepada siapa hadiah itu kembali?' Pria itu menjawab, 'Kepada pemberinya.' Buddha berkata, 'Begitu pula dengan kemarahan dan kata-kata kasarmu, aku menolaknya.'
  4. Setelah membaca kedua kisah, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini secara mandiri terlebih dahulu, lalu bandingkan jawabanmu dengan teman sebangkumu.

Pertanyaan:

1. Dari Kisah 1, tuliskan dua sifat mulia Bodhisattva Siddharta yang kamu temukan. Berikan penjelasan singkat mengapa kamu memilih sifat tersebut!

Ruang tabel jawaban

2. Dari Kisah 2, bagaimana cara Buddha merespons orang yang marah kepadanya? Menurut kamu, mengapa cara itu lebih baik daripada membalas amarah dengan amarah?

3. Lengkapi tabel berikut berdasarkan kedua kisah di atas!

Ruang tabel jawaban

Untuk pertanyaan no. 1: buat tabel 3 kolom (No. Sifat | Nama Sifat | Alasanmu) dengan 2 baris isi. Untuk pertanyaan no. 2: tulis uraian minimal 3 kalimat. Untuk pertanyaan no. 3: buat tabel 3 kolom (Tokoh | Sifat Mulia | Tindakan dalam Kisah) dengan 2 baris isi.

Kegiatan 2: Menghubungkan Teladan dengan Kehidupan Nyata 🔗

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang waktunya berpikir lebih dalam! Kamu akan menghubungkan sifat-sifat mulia Bodhisattva dan Buddha dengan situasi nyata yang mungkin pernah kamu alami atau lihat.
  2. Bacalah setiap situasi yang tertulis di bawah ini.
  3. Untuk setiap situasi, tuliskan: (a) sifat Bodhisattva/Buddha yang relevan, dan (b) tindakan teladannya yang bisa kamu lakukan.
  4. Setelah selesai secara mandiri, diskusikan jawaban nomor 4 bersama kelompokmu (3–4 orang). 🗣️
  5. Pilih satu jawaban terbaik dari kelompok untuk dipresentasikan.

Pertanyaan:

1. Situasi A: Temanmu mendapatkan nilai ujian yang buruk dan merasa sedih serta malu. Teman-teman lain justru menertawakan. Kamu melihat kejadian ini. Sifat Bodhisattva/Buddha apa yang relevan di sini? Apa yang akan kamu lakukan sebagai bentuk keteladanan?

2. Situasi B: Di lingkungan sekitar rumahmu, ada tetangga yang membuang sampah sembarangan sehingga got tersumbat dan banjir kecil terjadi. Sifat Bodhisattva/Buddha apa yang relevan? Bagaimana cara kamu menyelesaikan masalah sosial ini dengan meneladan Buddha?

3. Buatlah satu contoh situasi masalah dari kehidupanmu sendiri (di rumah atau di sekolah). Tuliskan masalah itu, sifat Bodhisattva/Buddha yang bisa kamu terapkan, dan rencana tindakanmu!

4. 🗣️ DISKUSI KELOMPOK: Menurutmu, mengapa meneladan Bodhisattva dan Buddha itu penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat menghadapi masalah bersama orang lain? Diskusikan dan tuliskan kesimpulan kelompokmu!

Pertanyaan no. 1–3: tulis uraian masing-masing minimal 3–4 kalimat, sertakan (a) nama sifat yang dipilih dan (b) tindakan teladannya. Pertanyaan no. 4: tulis kesimpulan kelompok minimal 4 kalimat, cantumkan nama anggota kelompok di sudut kanan atas.

Kegiatan 3: Membuat 'Kartu Tekad Teladan' 🌟

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kosong atau ruang yang tersedia di LKPD
  • Pensil warna / crayon / spidol
  • Penggaris (opsional)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini adalah kegiatan kreatif favoritmu! Kamu akan membuat sebuah 'Kartu Tekad Teladan' — sebuah kartu pribadi berisi komitmenmu untuk meneladan sifat Bodhisattva dan Buddha dalam kehidupan nyata.
  2. Ambil selembar kertas kosong (atau gunakan ruang yang tersedia di bawah ini).
  3. Lipat kertas menjadi dua bagian sehingga membentuk kartu.
  4. Bagian DEPAN kartu: tulis judul 'Kartu Tekad Teladanku', namamu, dan gambarlah simbol yang menurutmu mewakili sifat mulia pilihanmu (contoh: hati untuk kasih sayang, daun untuk ketenangan, bintang untuk kebijaksanaan).
  5. Bagian DALAM kartu: isi sesuai panduan pertanyaan di bawah ini.
  6. Hias kartumu dengan warna-warna indah agar menarik dan berkesan!

Pertanyaan:

1. Pilih SATU sifat Bodhisattva atau Buddha yang paling ingin kamu teladani. Tuliskan nama sifat tersebut dan jelaskan alasanmu memilihnya (apa yang membuatmu terinspirasi oleh sifat itu).

2. Tuliskan satu tekadmu yang konkret dan spesifik: 'Mulai hari ini, aku akan meneladan sifat [nama sifat] dengan cara ... dalam situasi ...' (isi titik-titik dengan rencana nyata yang bisa kamu lakukan minggu ini).

3. Gambarkan (dengan sketsa sederhana atau simbol) satu situasi nyata di mana kamu akan menerapkan tekadmu tersebut. Berikan keterangan singkat di bawah gambarmu.

Ruang gambar

Gunakan kertas kosong yang dilipat menjadi kartu, ATAU gunakan kotak yang disediakan di bawah ini (ukuran minimal 10×15 cm). Bagian depan: judul + nama + gambar simbol. Bagian dalam: jawaban no. 1 (uraian 2–3 kalimat) + jawaban no. 2 (kalimat tekad) + jawaban no. 3 (sketsa + keterangan). Warnai kartumu dengan rapi!

REFLEKSI

1. Sifat mulia Bodhisattva atau Buddha mana yang menurutmu paling sulit untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa, dan apa langkah kecil yang bisa kamu mulai lakukan?

2. Ceritakan satu momen dalam hidupmu (di rumah, sekolah, atau lingkungan sekitar) di mana kamu sudah — tanpa sadar — menunjukkan sifat yang mirip dengan teladan Bodhisattva atau Buddha. Apa yang kamu rasakan saat itu?

3. Setelah belajar hari ini, apa satu hal baru yang kamu pahami tentang cara menyelesaikan masalah dengan bijaksana, seperti yang diajarkan oleh Buddha dan Bodhisattva?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.