LKPDPertemuan 3Bab 3Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Mengevaluasi Efektivitas Cara Buddha Sakyamuni Menyelesaikan Masalah Kehidupan Individu

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Mengevaluasi Efektivitas Cara Buddha Sakyamuni Menyelesaikan Masalah Kehidupan Individu".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Mengevaluasi Efektivitas Cara Buddha Sakyamuni Menyelesaikan Masalah Kehidupan Individu

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 3 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengevaluasi Efektivitas Cara Buddha Sakyamuni Menyelesaikan Masalah Kehidupan Individu

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengevaluasi Efektivitas Cara Buddha Sakyamuni Menyelesaikan Masalah Kehidupan Individu
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi efektivitas cara Buddha Sakyamuni menyelesaikan masalah kehidupan individu dan sosial

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah atau lakukan duduk hening sejenak sebelum memulai belajar agar pikiran tenang dan fokus.
  • Bacalah ringkasan kisah dan setiap instruksi kegiatan dengan cermat dan teliti.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan saling menghargai saat berdiskusi bersama teman sekelompok.
  • Tuliskan hasil evaluasi dan pemikiranmu secara jelas pada lembar kerja yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengevaluasi Cara Buddha Menangani Duka Individu (Kisah Kisa Gotami)

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kisah Kisa Gotami pada LKPD
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks narasi singkat tentang Kisah Kisa Gotami berikut ini: 'Kisa Gotami sangat berduka dan kehilangan akal sehat karena putranya meninggal dunia. Ia berkeliling membawa jenazah anaknya meminta obat untuk menghidupkannya kembali. Buddha tidak memarahinya atau langsung berkata bahwa anaknya telah tiada. Buddha memintanya mencari segenggam biji lada putih dari rumah keluarga yang belum pernah mengalami kematian anggota keluarganya. Setelah mendatangi banyak rumah, Kisa Gotami menyadari bahwa semua keluarga pernah mengalami kematian, sehingga ia menyadari kenyataan ketidakkekalan (anicca) dan dukanya pun reda.'
  2. Cermati cara atau strategi yang diambil oleh Buddha Sakyamuni dalam menghadapi masalah emosional Kisa Gotami.
  3. Evaluasilah efektivitas cara Buddha tersebut dengan menjawab pertanyaan yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kisah tersebut, apa masalah utama yang dialami Kisa Gotami dan bagaimana tindakan Buddha untuk menyelesaikannya?

2. Evaluasilah tingkat efektivitas cara Buddha tersebut! Mengapa cara Buddha meminta mencari biji lada putih dinilai sangat efektif untuk menyadarkan Kisa Gotami dibandingkan jika Buddha langsung menasihatinya dengan kata-kata?

Tuliskan jawaban pada kolom isian dan uraian yang tersedia di bawah soal.

Kegiatan 2: Tabel Evaluasi Efektivitas Cara Buddha Menyelesaikan Masalah Individu dan Sosial

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Ringkasan kasus pada LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua ringkasan kasus berikut: Kasus 1 (Masalah Individu Angulimala: pembunuh kejam yang berniat membunuh Buddha, Buddha berjalan tenang dan berkata 'Aku telah berhenti, kamulah yang belum berhenti' yang merujuk pada berhenti berbuat jahat). Kasus 2 (Masalah Sosial Perselisihan Air Sungai Rohini: dua suku Sakya dan Koliya hampir berperang memperebutkan air, Buddha datang dan bertanya mana yang lebih berharga antara air atau darah manusia).
  2. Diskusikan bersama teman kelompokmu untuk menilai ketepatan tindakan Buddha Sakyamuni dalam kedua kasus tersebut.
  3. Lengkapilah tabel evaluasi efektivitas dengan menuliskan masalah, cara Buddha, hasil/dampak, serta penilaian efektivitas beserta alasannya.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel evaluasi efektivitas penyelesaian masalah oleh Buddha Sakyamuni untuk Kasus 1 (Angulimala) dan Kasus 2 (Perselisihan Suku Sakya dan Koliya)!

Ruang tabel jawaban

Isilah tabel 5 kolom: (1) Kasus/Tokoh, (2) Masalah yang Dihadapi, (3) Cara Buddha Menyelesaikan, (4) Hasil yang Terjadi, (5) Evaluasi Efektivitas (Tingkat efektivitas & alasan logis).

Kegiatan 3: Uji Pemahaman dan Refleksi Evaluatif Terhadap Kebijaksanaan Buddha

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar refleksi LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati kesimpulan dari cara Buddha menyelesaikan masalah individu dan sosial pada kegiatan sebelumnya.
  2. Diskusikan pertanyaan evaluasi kritis bersama kelompok untuk menilai keunggulan pendekatan tanpa kekerasan yang diterapkan Buddha Sakyamuni.
  3. Selesaikan kegiatan dan lanjutkan dengan menjawab pertanyaan refleksi diri pada bagian akhir.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan evaluasi terhadap berbagai cara Buddha menyelesaikan masalah kehidupan (seperti kasus Kisa Gotami, Angulimala, dan perselisihan sungai Rohini), evaluasilah mengapa pendekatan kasih sayang, ketenangan, dan penyadaran logika selalu terbukti lebih efektif dibandingkan penggunaan kemarahan, hukuman fisik, atau kekerasan?

Tuliskan hasil simpulan diskusi kelompok pada ruang uraian yang disediakan (1-2 paragraf).

REFLEKSI

1. Setelah mengevaluasi cara Buddha menyelesaikan masalah individu dan sosial, hal bijaksana apa yang paling membuatmu kagum terhadap cara berpikir Buddha Sakyamuni?

2. Bagaimana caramu menilai tindakanmu sendiri ketika menghadapi teman yang sedang marah atau sedih di sekolah, apakah sudah mencerminkan ketenangan dan penyadaran bijaksana seperti yang dicontohkan Buddha?

3. Bagian mana dari kegiatan evaluasi hari ini yang paling membantumu memahami pentingnya menyelesaikan masalah tanpa amarah atau kekerasan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.