LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Nilai Moral Bodhisattva dan Buddha: Balas Budi dan Rasa Syukur
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Nilai Moral Bodhisattva dan Buddha: Balas Budi dan Rasa Syukur". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Nilai Moral Bodhisattva dan Buddha: Balas Budi dan Rasa Syukur
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5
Bab 3 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Nilai Moral Bodhisattva dan Buddha: Balas Budi dan Rasa Syukur INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menyelami Kisah Balas Budi Buddha (Itivuttaka: 106)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Menurut Itivuttaka: 106, siapakah dua orang yang sangat besar jasanya dan tidak mudah untuk dibalas budinya? 2. Apa yang dilakukan Buddha Sakyamuni sebagai bentuk balas budi kepada ibunda-Nya, Ratu Mahamaya? Tuliskan jawabanmu dalam 2–3 kalimat. 3. Isilah tabel berikut berdasarkan kisah yang telah kamu baca! Ruang tabel jawaban 4. Menurutmu, mengapa Buddha memilih mengajarkan Dharma sebagai cara membalas budi, bukan dengan cara lain seperti memberikan harta atau perhiasan? Tuliskan pendapatmu! Untuk pertanyaan no. 1 dan 2: tulis jawabanmu di kotak isian yang tersedia. Untuk pertanyaan no. 3: lengkapi tabel 3 kolom (Tokoh | Tindakan Balas Budi | Nilai Moral yang Dipelajari) dengan 2 baris isian. Untuk pertanyaan no. 4: tulis uraianmu minimal 3 kalimat di kotak yang disediakan. Kegiatan 2: Petaku Balas Budi — Menerapkan Nilai di Kehidupan NyataEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi Peta Balas Budiku! Isilah tabel berikut dengan jujur dan penuh kesadaran. Ruang tabel jawaban 2. Dari ketiga lingkungan (rumah, sekolah, vihara), menurutmu di mana kamu paling sering lupa untuk mengucapkan terima kasih atau membalas budi? Mengapa? Bagaimana perasaanmu setelah menyadari hal ini? 3. Diskusi Kelompok: Ceritakan satu aksi balas budi yang kamu pilih kepada kelompokmu. Lalu catat: apa pendapat temanmu tentang aksimu itu? Apakah mereka punya ide aksi yang lebih baik? Pertanyaan no. 1: isi tabel 3 kolom (Lingkungan | Orang/Peran & Jasanya | Aksi Balas Budiku) dengan 3 baris: Rumah, Sekolah, Vihara. Pertanyaan no. 2: tulis refleksi pribadimu minimal 3 kalimat. Pertanyaan no. 3: tulis ringkasan hasil diskusi kelompok dalam 2–4 kalimat, sertakan nama anggota kelompok di sudut kiri atas. Kegiatan 3: Surat Syukurku — Mengungkapkan Rasa Terima Kasih dengan HatiEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kepada siapa surat syukurmu ditujukan? Mengapa kamu memilih orang tersebut? 2. Tulislah surat syukurmu di sini! Gunakan panduan isi surat yang ada di petunjuk kegiatan. 3. Setelah menulis surat ini, nilai moral apa dari Buddha Sakyamuni yang kamu rasakan relevan dengan pengalamanmu? Hubungkan dengan kisah Itivuttaka: 106 yang sudah kamu pelajari! Pertanyaan no. 1: tulis jawabanmu dalam 1–2 kalimat. Pertanyaan no. 2: tulis surat di kotak besar yang tersedia (minimal 5 kalimat), lalu hias tepi kotaknya dengan gambar sederhana. Pertanyaan no. 3: tulis refleksi penghubungmu dalam 3–5 kalimat. REFLEKSI1. Setelah belajar hari ini, satu nilai balas budi dari Buddha Sakyamuni yang paling menyentuh hatiku adalah ... karena ... 2. Ada satu kebiasaan kecil yang ingin aku mulai lakukan mulai besok sebagai bentuk rasa syukur dan balas budi kepada orang-orang di sekitarku, yaitu ... 3. Jika aku menjadi seorang Bodhisattva yang penuh kasih sayang, apa satu hal yang akan aku lakukan untuk membalas budi kepada orang-orang yang telah berjasa dalam hidupku? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.