LKPDPertemuan 3Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Menganalisis Nilai Buddhadharma Kitab Suci Berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menganalisis Nilai Buddhadharma Kitab Suci Berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Menganalisis Nilai Buddhadharma Kitab Suci Berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 2 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menganalisis Nilai Buddhadharma Kitab Suci Berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase Fase C / Kelas Kelas 5
TopikMenganalisis Nilai Buddhadharma Kitab Suci Berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis nilai-nilai Buddhadharma yang terkandung dalam kitab suci berlandaskan nilai-nilai Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah atau lakukan duduk hening sejenak sebelum memulai belajar agar pikiran tenang dan fokus.
  • Bacalah setiap kutipan sabda Buddha dari kitab suci Dhammapada dengan cermat dan penuh kesadaran.
  • Kerjakan kegiatan secara bertahap bersama teman kelompokmu sesuai dengan petunjuk yang tersedia.
  • Analisis hubungan sebab dan akibat yang saling bergantungan dari setiap ayat sebelum menuliskan jawaban pada lembar yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Hubungan Sebab dan Akibat dalam Sabda Dhammapada

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5
  • Teks kutipan Dhammapada syair 1 dan 2
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan sabda Dhammapada syair 1 berikut ini: 'Pikiran adalah pelopor dari segala sesuatu, pikiran adalah pemimpin, pikiran adalah pembentuk. Bila seseorang berbicara atau berbuat dengan pikiran jahat, maka penderitaan akan mengikutinya, bagaikan roda pedati mengikuti jejak kaki lembu yang menariknya.'
  2. Bacalah juga kutipan sabda Dhammapada syair 2: 'Pikiran adalah pelopor dari segala sesuatu, pikiran adalah pemimpin, pikiran adalah pembentuk. Bila seseorang berbicara atau berbuat dengan pikiran murni, maka kebahagiaan akan mengikutinya, bagaikan bayang-bayang yang tak pernah meninggalkan bendanya.'
  3. Analisis hubungan antara unsur sebab (kondisi pikiran dan perbuatan) serta unsur akibat (hasil yang dialami) yang saling berkaitan pada kedua syair tersebut.
  4. Tuliskan hasil analisismu ke dalam format tabel analisis sebab-akibat yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Dhammapada syair 1, analisislah apa yang menjadi sebab utama timbulnya penderitaan dan bagaimana penderitaan itu timbul sebagai akibat yang saling bergantungan!

2. Lengkapilah tabel analisis hubungan sebab-akibat berdasarkan Dhammapada syair 1 dan 2 berikut: tentukan (a) Kondisi Sebab (Pikiran & Perbuatan) dan (b) Kondisi Akibat yang dihasilkan!

Ruang tabel jawaban

Tersedia kolom uraian bergaris untuk pertanyaan 1, serta tabel 3 kolom untuk pertanyaan 2 dengan format kolom: [Kutipan Kitab Suci] | [Kondisi Sebab (Pikiran & Perbuatan)] | [Kondisi Akibat (Hasil yang Mengikuti)].

Kegiatan 2: Menganalisis Nilai Kebaikan yang Saling Bergantungan (Dhammapada 53)

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks Dhammapada syair 53
  • Lembar kerja kelompok
  • Pena/pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati sabda Buddha dalam Dhammapada syair 53: 'Bagaikan kumpulan bunga-bunga dapat dirangkai banyak karangan bunga. Demikian pula, dalam satu kelahiran, seorang manusia dapat melakukan banyak perbuatan baik.'
  2. Diskusikan bersama teman kelompokmu untuk menguraikan komponen nilai Buddhadharma yang ada di dalam syair tersebut.
  3. Analisislah bagaimana perbuatan baik yang dihimpun seorang manusia menjadi sebab yang saling berkaitan dan mempengaruhi kualitas kehidupannya (akibat).
  4. Tuliskan uraian hasil analisis kelompokmu pada ruang yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Mengapa perbuatan baik dalam Dhammapada syair 53 diibaratkan seperti merangkai bunga? Analisislah keterkaitan antara himpunan perbuatan baik (sebab) dengan pembentukan kebajikan hidup manusia (akibat) berlandaskan hukum sebab akibat yang saling bergantungan!

2. Berdasarkan prinsip sebab akibat yang saling bergantungan, analisislah apa yang akan terjadi pada akibatnya jika seseorang tidak pernah mengumpulkan atau menanam sebab-sebab kebajikan selama masa hidupnya!

Tersedia bagan analisis konsep sebab-akibat ketergantungan dan ruang uraian hasil diskusi kelompok sebanyak 6 baris bergaris.

Kegiatan 3: Menganalisis Hubungan Kausalitas Etis dalam Fenomena Nyata

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar studi kasus etis
  • Buku catatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah secara seksama studi kasus etika berikut: 'Dina selalu melatih ucapan yang jujur dan ramah kepada teman-temannya di kelas, serta gemar membantu teman yang kesulitan belajar. Di sisi lain, Doni sering berkata kasar dan mengejek teman-temannya ketika merasa kesal.'
  2. Terapkan analisis nilai Buddhadharma dari sabda kitab suci berlandaskan prinsip sebab akibat yang saling bergantungan pada kasus Dina dan Doni.
  3. Identifikasi jalinan kondisi sebab, hubungan timbal balik antarindividu di kelas, serta akibat etis yang muncul.
  4. Selesaikan pertanyaan analisis, lalu ikuti sesi refleksi dan penutup pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Analisislah rantai sebab akibat yang saling bergantungan dari tindakan Dina: apa sebab yang ditanam oleh Dina, dan bagaimana akibat etis yang dialami Dina beserta teman-teman di sekitarnya saling mempengaruhi?

2. Analisislah rantai sebab akibat yang saling bergantungan dari tindakan Doni: apa kondisi sebab pada diri Doni dan bagaimana akibat buruk yang ditimbulkannya pada hubungan sosial di kelas?

Tersedia tabel analisis perbandingan kausalitas 2 kolom: [Analisis Kasus Dina (Kausalitas Baik)] dan [Analisis Kasus Doni (Kausalitas Buruk)], masing-masing memuat kolom Sebab, Relasi Ketergantungan, dan Akibat.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis ayat kitab suci hari ini, nilai sebab-akibat apa yang paling bermakna bagi caramu berpikir dan bertutur kata setiap hari?

2. Ketika kamu menyadari bahwa setiap perbuatan saling bergantung dan menghasilkan akibat, komitmen nyata apa yang ingin kamu lakukan di kelas atau di rumah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.