LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Keragaman Bahasa Doa dan Identitas Umat Buddha
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Keragaman Bahasa Doa dan Identitas Umat Buddha". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Keragaman Bahasa Doa dan Identitas Umat Buddha
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5
Bab 2 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Keragaman Bahasa Doa dan Identitas Umat Buddha INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengenal Ragam Bahasa dalam Paritta dan Kitab SuciEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan ketiga teks paritta di atas. Kolom yang harus diisi: (A) Nama Bahasa, (B) Contoh Kata/Kalimat dari Teks, (C) Arti dalam Bahasa Indonesia, (D) Pernah kamu dengar/gunakan? (✓/–). Ruang tabel jawaban 2. Menurutmu, apa perbedaan antara bahasa Pali/Sanskerta dengan bahasa Indonesia ketika digunakan dalam doa atau paritta? Tuliskan paling sedikit 2 perbedaan yang kamu temukan dari teks di atas. 3. Mengapa menurut kamu paritta ditulis dalam bahasa Pali dan juga disertai terjemahannya dalam bahasa Indonesia atau bahasa daerah? Apa manfaatnya bagi umat Buddha? Untuk soal nomor 1: buat tabel 4 kolom dan 4 baris (1 baris judul + 3 baris isi) di lembar jawabanmu. Untuk soal nomor 2 dan 3: tulis dalam bentuk paragraf singkat atau poin-poin, minimal 2–3 kalimat per jawaban. Kegiatan 2: Detektif Bahasa: Mengidentifikasi Bahasa dalam Paritta KebanggaankuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Dari hasil 'detektif bahasa' kelompokmu, tuliskan minimal 3 kata Pali/Sanskerta yang kamu temukan beserta artinya dalam bahasa Indonesia. Gunakan format tabel dengan kolom: Kata Pali/Sanskerta | Arti dalam Bahasa Indonesia. Ruang tabel jawaban 2. Diskusikan bersama kelompokmu: Apakah penting bagi umat Buddha untuk tetap menggunakan bahasa Pali dalam membaca paritta, meskipun ada versi bahasa Indonesianya? Tuliskan hasil diskusi kelompokmu — boleh setuju, tidak setuju, atau punya pendapat lain — beserta alasannya! 3. Di daerah tempat tinggalmu, apakah ada paritta atau lagu agama Buddha yang menggunakan bahasa daerahmu? Jika ya, tuliskan contohnya. Jika tidak, bahasa daerah apa yang ingin kamu gunakan dalam berdoa dan mengapa? Untuk soal nomor 1: buat tabel 2 kolom di lembar jawabanmu. Untuk soal nomor 2 dan 3: tulis dalam bentuk paragraf atau poin. Cantumkan nama semua anggota kelompok di bagian atas jawaban diskusi. Kegiatan 3: Aku Bangga: Membuat Kartu Identitas Bahasa DoakuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi Kartu Identitas Bahasa Doaku berikut ini: 2. Tuliskan sebuah kalimat kebanggaanmu sebagai umat Buddha Indonesia yang menggunakan lebih dari satu bahasa dalam berdoa. Mulailah kalimatmu dengan: 'Aku bangga karena...' 3. Menurut kamu, apa hubungan antara menggunakan bahasa Pali dan bahasa daerahmu dalam berdoa dengan identitasmu sebagai umat Buddha Indonesia? Jelaskan dengan caramu sendiri! Untuk soal nomor 1: Gambar kotak kartu identitas berukuran setengah halaman dengan 7 kolom isian. Hiasi kartu dengan gambar simbol agama Buddha (teratai, roda Dhamma, dll) jika kamu mau. Untuk soal nomor 2 dan 3: tulis dalam 2–4 kalimat yang penuh keyakinan dan kebanggaan. REFLEKSI1. Setelah belajar hari ini, bahasa apa yang paling membuatmu kagum ketika digunakan dalam doa agama Buddha? Mengapa bahasa itu terasa istimewa bagimu? 2. Apakah kamu merasa lebih bangga sebagai umat Buddha Indonesia setelah mengetahui keragaman bahasa dalam paritta dan kitab suci? Ceritakan perubahan perasaanmu! 3. Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang bahasa dan identitas umat Buddha, dan bagaimana kamu akan menerapkannya dalam kehidupanmu sehari-hari? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.