LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Menganalisis Keragaman Upacara Puja dan Bahasa Doa Paritta Tradisi Buddhis
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menganalisis Keragaman Upacara Puja dan Bahasa Doa Paritta Tradisi Buddhis".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Menganalisis Keragaman Upacara Puja dan Bahasa Doa Paritta Tradisi Buddhis
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5
Bab 2 Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Menganalisis Keragaman Upacara Puja dan Bahasa Doa Paritta Tradisi Buddhis INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menganalisis Unsur Kebahasaan Paritta dalam Upacara Puja Tradisi Theravada, Mahayana, dan DaerahEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan teks pengantar, lengkapilah tabel analisis perbedaan unsur kebahasaan paritta dan doa puja pada ketiga tradisi Buddhis tersebut! Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan tabel di atas, analisislah persamaan mendasar dari tujuan pembacaan paritta/doa tersebut meskipun bahasa yang digunakan berbeda-beda! Format jawaban: 1) Tabel 4 kolom x 4 baris (Kolom: Tradisi Upacara Puja, Bahasa Utama Doa/Paritta, Contoh Bacaan Paritta/Mantra, Ciri Khas Pengucapan). 2) Ruang uraian 3-4 baris untuk menjelaskan persamaan tujuan pembacaan doa. Kegiatan 2: Menganalisis Keterkaitan Bahasa Doa dengan Ciri Khas Upacara Puja Berbagai Tradisi BuddhisEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Analisislah hubungan antara bahasa doa yang digunakan pada Kasus 1 dan Kasus 2 dengan suasana kekhidmatan upacara puja yang tercipta! 2. Mengapa penggunaan terjemahan bahasa daerah (seperti bahasa Sasak atau Jawa) dalam pembacaan paritta puja tidak merusak kesakralan upacara puja tradisi Buddhis? Analisislah alasannya! Format jawaban: Lembar uraian analitis bernomor 1 dan 2 dengan alokasi masing-masing 4-5 baris jawaban terstruktur. Kegiatan 3: Menyusun Matriks Analisis Komparatif Keragaman Ritual Puja BuddhisEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah Matriks Analisis Komparatif untuk membedakan secara kritis upacara puja tradisi Theravada, tradisi Mahayana, dan tradisi berakulturasi budaya daerah! Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan seluruh analisis yang telah kamu lakukan, simpulkan mengapa keragaman bahasa doa paritta dalam upacara puja memperkaya tradisi agama Buddha di Indonesia! Format jawaban: 1) Matriks tabel berukuran 4 kolom x 4 baris. 2) Paragraf kesimpulan analitis 4-5 baris. Disertai waktu transisi, presentasi singkat, dan refleksi akhir. REFLEKSI1. Setelah menganalisis berbagai bahasa doa paritta dalam upacara puja, hal baru apa yang paling menarik perhatianmu tentang keragaman tradisi Buddhis? 2. Bagaimana perasaanmu ketika mengetahui bahwa doa paritta agama Buddha dapat dibacakan dalam bahasa daerah nusantara? 3. Sikap saling menghormati apa yang perlu kamu tunjukkan ketika mengikuti upacara puja yang tradisi atau bahasa doanya berbeda dari kebiasaanmu sehari-hari? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.