LKPDPertemuan 6Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Menganalisis Nilai-Nilai Pancasila Berlandaskan Hukum Sebab Akibat dalam Konteks Keteladanan Tokoh Bangsa

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menganalisis Nilai-Nilai Pancasila Berlandaskan Hukum Sebab Akibat dalam Konteks Keteladanan Tokoh Bangsa".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Menganalisis Nilai-Nilai Pancasila Berlandaskan Hukum Sebab Akibat dalam Konteks Keteladanan Tokoh Bangsa

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menganalisis Nilai-Nilai Pancasila Berlandaskan Hukum Sebab Akibat dalam Konteks Keteladanan Tokoh Bangsa

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenganalisis Nilai-Nilai Pancasila Berlandaskan Hukum Sebab Akibat dalam Konteks Keteladanan Tokoh Bangsa
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis nilai-nilai Pancasila dasar negara berlandaskan pada nilai-nilai Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan dalam konteks keteladanan tokoh bangsa

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah atau lakukan hening sejenak sebelum memulai pembelajaran.
  • Bacalah setiap teks kisah keteladanan tokoh bangsa dengan cermat dan saksama.
  • Gunakan pemahaman tentang Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan (Paticcasamuppada/Kamma) untuk menganalisis keterkaitan tindakan tokoh dengan nilai-nilai Pancasila.
  • Diskusikan temuanmu bersama teman sekelompok dan tuliskan hasil analisis pada format yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Sebab dan Akibat Tindakan Tokoh Pendiri Bangsa

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cuplikan narasi sejarah perumusan Pancasila oleh para pendiri bangsa berikut:
  2. Narasi: 'Dalam sidang BPUPK dan PPKI, para tokoh pendiri bangsa seperti Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, dan K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat memiliki perbedaan latar belakang suku dan pandangan. Namun, mereka bersepakat mengutamakan persatuan, saling mendengarkan, serta bermusyawarah demi melahirkan dasar negara Pancasila.'
  3. Analisis hubungan sebab dan akibat dari tindakan para pendiri bangsa tersebut ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan narasi keteladanan tokoh bangsa, analisislah: (a) Apa tindakan (sebab) yang dilakukan para tokoh bangsa saat merumuskan dasar negara? (b) Apa dampak/hasil (akibat) bagi bangsa Indonesia dari tindakan tersebut?

Ruang tabel jawaban

2. Bagaimana Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan menjelaskan peristiwa perumusan Pancasila tersebut? Hubungkan bahwa persatuan tidak muncul begitu saja, melainkan bergantung pada kondisi tertentu!

Tabel 2 kolom (Kolom 1: Tindakan/Sebab Para Tokoh Bangsa; Kolom 2: Hasil/Akibat bagi Bangsa Indonesia) dilanjutkan dengan 3-4 baris uraian analisis ketergantungan sebab-akibat.

Kegiatan 2: Menganalisis Keterkaitan Sila Pancasila dan Hukum Sebab Akibat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Kelas 5
  • Lembar kerja siswa
  • Pena/pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati 3 contoh tindakan keteladanan tokoh bangsa berikut: (1) Menghargai pemeluk agama lain dalam perumusan sila Ketuhanan; (2) Mengutamakan musyawarah mufakat di atas kehendak golongan; (3) Memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat tanpa membedakan suku.
  2. Analisislah setiap tindakan: tentukan sila Pancasila yang tercermin, landasan sebab-akibatnya, dan akibat nyata yang saling bergantungan bila tindakan itu dilakukan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah analisis keterkaitan antara tindakan keteladanan tokoh bangsa, sila Pancasila, serta Hukum Sebab Akibat pada butir-butir tindakan yang diberikan!

Ruang tabel jawaban

Tabel analisis 4 kolom: (1) Tindakan Tokoh, (2) Sila Pancasila yang Sesuai, (3) Sebab (Niat/Perilaku yang Ditanam), (4) Akibat (Kondisi yang Dihasilkan).

Kegiatan 3: Analisis Kasus Ketergantungan Nilai Pancasila dalam Kehidupan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan kasus berikut bersama teman sebangkumu:
  2. Kasus: 'Di kelas 5, diadakan musyawarah pemilihan ketua kelas. Dani memaksakan kehendak agar temannya yang terpilih dan tidak mau mendengarkan usulan teman lain yang berbeda suku dan agama.'
  3. Lakukan analisis kritis berdasarkan nilai sila ke-3/ke-4 Pancasila dan prinsip Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Hukum Sebab Akibat, jika Dani terus memaksakan kehendak (sebab), apa akibat yang akan saling bergantung terjadi pada persatuan kelas (sila ke-3) dan musyawarah (sila ke-4)?

2. Dengan meneladan sikap para tokoh pendiri bangsa, tindakan apa (sebab baru) yang seharusnya dilakukan Dani agar menghasilkan akibat terciptanya kerukunan dan persatuan di kelas?

Lembar uraian terstruktur: 1 kotak jawaban untuk analisis sebab-akibat kasus Dani, dan 1 kotak jawaban untuk analisis tindakan keteladanan alternatif.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis keteladanan para pendiri bangsa hari ini, nilai sebab-akibat apa yang paling menginspirasimu dalam menjaga persatuan dengan teman?

2. Mengapa setiap tindakan kita di kelas selalu berakibat pada keharmonisan teman-teman di sekitar kita?

3. Apa satu tindakan baik berlandaskan nilai Pancasila yang ingin kamu lakukan hari ini agar membawa akibat baik di sekolah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.