LKPDPertemuan 5Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Menganalisis Nilai-Nilai Pancasila Dasar Negara Berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menganalisis Nilai-Nilai Pancasila Dasar Negara Berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Menganalisis Nilai-Nilai Pancasila Dasar Negara Berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menganalisis Nilai-Nilai Pancasila Dasar Negara Berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenganalisis Nilai-Nilai Pancasila Dasar Negara Berlandaskan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis nilai-nilai Pancasila dasar negara berlandaskan pada nilai-nilai Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan dalam konteks keteladanan tokoh bangsa

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah atau lakukan hening sejenak sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah teks narasi keteladanan tokoh bangsa dan panduan analisis dengan saksama.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau bersama kelompok sesuai arahan guru.
  • Gunakan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan (Paticcasamuppada/Kamma) sebagai pisau bedah dalam menganalisis nilai Pancasila.
  • Periksa kembali jawabanmu sebelum mempresentasikannya di depan kelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Hubungan Sebab-Akibat Keteladanan Tokoh Bangsa

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha Kelas 5
  • Alat tulis
  • Lembar Kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cuplikan kisah keteladanan tokoh pendiri bangsa berikut: 'Para tokoh pendiri bangsa yang berasal dari berbagai latar belakang suku dan agama bermusyawarah secara tulus dalam perumusan Pancasila. Mereka mengesampingkan kepentingan pribadi atau golongan demi persatuan seluruh rakyat Indonesia.'
  2. Analisislah peristiwa tersebut dengan menguraikan sebab tindakan tokoh, kondisi yang saling mempengaruhi, serta akibat yang ditimbulkannya bagi bangsa.
  3. Isilah tabel analisis sebab-akibat yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan cuplikan kisah para tokoh bangsa, tentukan (a) tindakan/sebab yang dilakukan para tokoh, (b) faktor pendukung/kondisi yang saling bergantung, dan (c) akibat nyata yang lahir bagi bangsa Indonesia!

Ruang tabel jawaban

2. Bagaimana Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan menjelaskan keterkaitan antara sikap toleransi para tokoh bangsa dengan keutuhan NKRI?

Tabel 3 kolom: [Sebab/Tindakan Tokoh] | [Kondisi Saling Mempengaruhi] | [Akibat bagi Bangsa], diikuti 3-4 baris bergaris untuk jawaban uraian nomor 2.

Kegiatan 2: Membedah Nilai Sila-Sila Pancasila Berlandaskan Sebab Akibat

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks bacaan studi kasus
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara berpasangan, telaah 3 kasus tindakan sila Pancasila yang dicontohkan tokoh bangsa.
  2. Analisislah nilai sila Pancasila yang diterapkan beserta relasi sebab-akibatnya (sebab bajik menghasilkan akibat keharmonisan; tindakan sebaliknya berakibat perpecahan).
  3. Tuliskan hasil telaahmu pada format tabel klasifikasi.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah analisis relasi sebab-akibat untuk 3 sila berikut:
Kasus A: Sila Pertama (Menghormati kemerdekaan memeluk agama).
Kasus B: Sila Ketiga (Menjunjung persatuan di tengah keanekaragaman suku).
Kasus C: Sila Keempat (Mengutamakan musyawarah mufakat tanpa memaksakan kehendak).
Uraikan apa sebab yang ditanam dan akibat apa yang muncul menurut hukum sebab akibat!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan prinsip sebab-akibat, apa yang akan terjadi jika seorang tokoh atau pemimpin memaksakan kehendak pribadinya dalam perumusan keputusan bersama?

Format tabel perbandingan: [Sila Pancasila] | [Sebab Tindakan Tokoh] | [Akibat yang Muncul Berdasarkan Hukum Kamma/Sebab Akibat], dilanjutkan ruang uraian 3 baris.

Kegiatan 3: Analisis Kritis Keteladanan Tokoh dan Refleksi Penutup

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/lembar kerja kelompok
  • Spidol/pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok kecil (3-4 murid): Mengapa dasar negara Pancasila dapat dipertahankan hingga kini jika ditinjau dari prinsip kesalingtergantungan?
  2. Simpulkan keterikatan etis antara niat/perbuatan tokoh bangsa dengan keselamatan seluruh rakyat.
  3. Selesaikan kegiatan termasuk menjawab pertanyaan refleksi dan perumusan simpulan pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Analisislah hubungan timbal balik: Mengapa keadilan sosial (Sila ke-5) mustahil terwujud tanpa adanya persatuan (Sila ke-3) dan musyawarah (Sila ke-4) berlandaskan hukum sebab akibat yang saling bergantungan?

2. Buatlah satu pernyataan simpulan analitis yang membuktikan bahwa nilai-nilai Pancasila selaras dengan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan!

Kotak simpulan diskusi kelompok (setengah halaman) yang memuat bagan alur sebab-akibat antarsila serta kolom kesimpulan akhir.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis hubungan sebab akibat pada nilai-nilai Pancasila, pemahaman baru apa yang kamu peroleh tentang pentingnya tindakan para pendiri bangsa bagi kehidupanmu hari ini?

2. Sebab baik apa (berlandaskan nilai Pancasila) yang dapat kamu tabur hari ini di kelas agar tercipta keharmonisan belajar bersama teman-temanmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.