LKPDPertemuan 4Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Mengatasi Masalah Keragaman Budaya Berlandaskan Nilai Buddhadharma

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Mengatasi Masalah Keragaman Budaya Berlandaskan Nilai Buddhadharma". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Mengatasi Masalah Keragaman Budaya Berlandaskan Nilai Buddhadharma

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengatasi Masalah Keragaman Budaya Berlandaskan Nilai Buddhadharma

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengatasi Masalah Keragaman Budaya Berlandaskan Nilai Buddhadharma
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menguraikan cara mengatasi masalah keragaman budaya berdasarkan nilai-nilai Buddhadharma dan Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan.
  2. Murid dapat membuat tabel masalah dan solusi terkait keragaman budaya di lingkungan rumah, sekolah, dan vihara.

PETUNJUK UMUM

  • Sebelum mulai, duduklah dengan tenang. Tarik napas perlahan, hembuskan. Sadari bahwa kamu hadir sepenuhnya untuk belajar hari ini.
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara jujur — tidak ada jawaban yang salah selama kamu berpikir dengan sungguh-sungguh.
  • Pada kegiatan diskusi, dengarkan pendapat temanmu dengan hormat sebelum memberikan tanggapan.
  • Tuliskan namamu, kelas, dan tanggal di bagian atas LKPD ini.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membaca Kasus & Menalar Bersama: Apa Yang Terjadi?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • Buku Siswa halaman 17–20 (sebagai referensi tambahan jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua cerita pendek di bawah ini dengan seksama.
  2. Setelah membaca, jawab pertanyaan-pertanyaan yang tersedia secara mandiri terlebih dahulu.
  3. Setelah selesai, bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku dan diskusikan perbedaannya.
  4. Ingatlah ajaran Buddha: setiap kejadian ada sebabnya, dan setiap sebab menghasilkan akibat — inilah Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan (Pratītyasamutpāda).

Pertanyaan:

1. 📖 Cerita 1 — Di Sekolah: Dua teman sekelas, Budi (suku Jawa) dan Tari (suku Batak), bertengkar saat latihan tari untuk pentas seni. Budi ingin menampilkan tari Jawa, Tari ingin menampilkan tari Batak. Mereka saling mempertahankan pendapat dan tidak mau mengalah, sehingga latihan tidak berjalan.

Menurutmu, apa SEBAB utama masalah yang dialami Budi dan Tari?

2. Berdasarkan Hukum Sebab Akibat, jika masalah Budi dan Tari dibiarkan terus, apa AKIBAT yang mungkin terjadi di kelas mereka? Sebutkan minimal 2 akibat.

3. 📖 Cerita 2 — Di Vihara: Dalam kegiatan puja bakti di vihara, beberapa keluarga memiliki kebiasaan puja yang berbeda — ada yang menggunakan bahasa Mandarin, ada yang menggunakan bahasa Indonesia. Sebagian anggota merasa cara puja merekalah yang paling benar dan meremehkan cara puja kelompok lain.

Nilai Buddhadharma apa yang BELUM diterapkan oleh anggota vihara tersebut? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri.

4. Diskusikan dengan teman sebangkumu: Bagaimana cara Buddha mengajarkan kita untuk menghadapi perbedaan pendapat? Tuliskan 1–2 kalimat hasil diskusi kalian.

Tulis jawabanmu di kotak yang tersedia di bawah setiap pertanyaan. Untuk soal diskusi (no. 4), tuliskan nama kamu dan nama teman diskusimu di atas jawaban.

Kegiatan 2: Menjelajah Nilai: Buddhadharma Sebagai Kunci Solusi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Pensil warna atau spidol (untuk menghias slogan)
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini, kamu akan menghubungkan nilai-nilai Buddhadharma dengan cara mengatasi masalah keragaman budaya.
  2. Perhatikan kotak 'Nilai Buddhadharma' yang tersedia di bawah ini, lalu kerjakan pertanyaan-pertanyaan berikut.
  3. Kamu boleh berdiskusi dengan kelompok kecil (3–4 orang) untuk memperkaya ide.
  4. Tulis jawabanmu dengan kalimat lengkap dan jelas.

Pertanyaan:

1. 🌸 Kotak Nilai Buddhadharma:

  • Metta (Cinta Kasih) — menyayangi semua makhluk tanpa terkecuali
  • Karuna (Welas Asih) — peduli dan ingin meringankan penderitaan orang lain
  • Mudita (Ikut Bersukacita) — ikut senang atas kebahagiaan orang lain
  • Upekkha (Keseimbangan Batin) — tenang menghadapi perbedaan
  • Pratītyasamutpāda (Hukum Sebab Akibat Saling Bergantungan) — setiap perbuatan baik akan menghasilkan akibat yang baik

Dari kelima nilai di atas, pasangkan masing-masing nilai dengan SATU cara mengatasi masalah keragaman budaya yang sesuai. Gunakan tabel di bawah ini.

Ruang tabel jawaban

2. Selain nilai Buddhadharma, pemerintah juga punya kebijakan untuk menjaga keragaman budaya. Sebutkan 3 kebijakan pemerintah yang kamu ingat dari bacaan, lalu jelaskan mengapa kebijakan itu penting menurut nilai Buddhadharma.

3. 🖊️ Tantangan Kreatif: Bayangkan kamu adalah seorang 'Duta Kerukunan Budaya' di sekolahmu. Tuliskan SATU slogan (kalimat pendek yang menginspirasi) tentang mengatasi masalah keragaman budaya berdasarkan nilai Buddhadharma. Hias sloganmu dengan gambar atau hiasan sederhana di kotak yang tersedia!

Ruang gambar

Pertanyaan 1: Lengkapi tabel 2 kolom (Nilai Buddhadharma | Cara Mengatasi Masalah Keragaman Budaya) — 5 baris sesuai jumlah nilai. Pertanyaan 2: Tulis dalam format bernomor 1–3. Pertanyaan 3: Kotak kosong ukuran 10x6 cm untuk menulis slogan dan menggambar.

Kegiatan 3: Aksi Nyata: Membuat Tabel Masalah & Solusi Keragaman Budaya

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Penggaris (untuk membuat tabel yang rapi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini adalah kegiatan puncak! Kamu akan membuat tabel masalah dan solusi keragaman budaya secara lengkap.
  2. Pikirkan masalah nyata yang pernah kamu lihat atau alami di TIGA lingkungan: rumah, sekolah, dan vihara.
  3. Untuk setiap masalah, tuliskan solusinya berdasarkan nilai-nilai Buddhadharma yang sudah kamu pelajari di Kegiatan 2.
  4. Kerjakan secara mandiri, lalu presentasikan 1 baris tabelmu kepada teman di sampingmu.
  5. Ingat: solusi yang baik adalah solusi yang membuat semua pihak merasa dihargai — itulah inti Buddhadharma!

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan minimal 2 masalah untuk setiap lingkungan (rumah, sekolah, vihara). Gunakan format tabel 4 kolom: No. | Lingkungan | Masalah Keragaman Budaya | Solusi Berdasarkan Nilai Buddhadharma.

Ruang tabel jawaban

2. Dari semua masalah yang kamu tulis di tabel, menurut kamu masalah mana yang PALING SERING terjadi? Mengapa masalah itu bisa terjadi jika dilihat dari Hukum Sebab Akibat yang Saling Bergantungan? Jelaskan dalam 3–4 kalimat.

3. Renungkan: Apakah ada masalah keragaman budaya di tabelmu yang pernah kamu alami sendiri? Ceritakan secara singkat pengalamanmu dan bagaimana kamu mengatasinya (atau bagaimana seharusnya kamu mengatasinya berdasarkan Buddhadharma).

Pertanyaan 1: Tabel 4 kolom (No. | Lingkungan | Masalah Keragaman Budaya | Solusi Berdasarkan Nilai Buddhadharma) — minimal 6 baris (2 per lingkungan). Pertanyaan 2 & 3: Kotak uraian masing-masing cukup untuk 5–6 kalimat.

REFLEKSI

1. Setelah belajar hari ini, nilai Buddhadharma mana yang menurutmu PALING SULIT untuk kamu terapkan ketika menghadapi perbedaan budaya? Mengapa?

2. Bayangkan Indonesia tanpa keragaman budaya — hanya ada satu budaya. Apa yang akan hilang? Bagaimana perasaanmu membayangkan hal itu?

3. Satu hal konkret apa yang akan kamu lakukan BESOK untuk menunjukkan sikap menghargai keragaman budaya di lingkunganmu, berlandaskan nilai Buddhadharma?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.