LKPDPertemuan 3Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Masalah Keragaman Budaya dan Cara Buddha Mengatasi Masalah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Masalah Keragaman Budaya dan Cara Buddha Mengatasi Masalah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Masalah Keragaman Budaya dan Cara Buddha Mengatasi Masalah

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Masalah Keragaman Budaya dan Cara Buddha Mengatasi Masalah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMasalah Keragaman Budaya dan Cara Buddha Mengatasi Masalah
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi masalah yang timbul dari keragaman budaya benda dan nonbenda di Indonesia.
  2. Murid dapat menjelaskan cara Buddha Sakyamuni mengatasi masalah kehidupan sosial sebagai teladan dalam menyelesaikan masalah keragaman budaya.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan dengan jujur dan penuh kesadaran.
  • Kamu boleh berdiskusi dengan teman untuk kegiatan yang bertanda 'diskusi kelompok'.
  • Tulislah jawabanmu dengan rapi di tempat yang disediakan.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati Masalah di Sekitar Kita

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Cerita kasus (disiapkan guru)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar atau cerita situasi yang disajikan guru tentang keragaman budaya di Indonesia.
  2. Bacalah kasus berikut: Di sebuah sekolah, ada murid dari berbagai daerah. Ada yang dari Jawa, Sumatra, Bali, dan Papua. Saat perayaan hari besar, mereka ingin merayakan dengan cara budaya masing-masing. Namun, waktu dan tempat terbatas. Sebagian murid merasa budayanya kurang dihargai.
  3. Renungkan: Apa masalah yang muncul dalam cerita ini?
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah berdasarkan pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Apa masalah yang timbul dari keragaman budaya dalam cerita di atas?

2. Pernahkah kamu mengalami atau melihat masalah serupa di sekolah atau lingkunganmu? Ceritakan!

3. Tuliskan 3 contoh masalah lain yang bisa muncul dari keragaman budaya benda atau nonbenda di Indonesia!

Ruang tabel jawaban

Untuk nomor 1 dan 2: tulis jawaban dalam bentuk paragraf 3-5 kalimat. Untuk nomor 3: buat tabel sederhana dengan 2 kolom (No. dan Contoh Masalah), isi 3 baris.

Kegiatan 2: Meneladani Cara Buddha Mengatasi Masalah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks bacaan tentang Buddha Sakyamuni (dari buku siswa atau handout guru)
  • Alat tulis
  • Ruang diskusi kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks tentang cara Buddha Sakyamuni mengatasi masalah kehidupan sosial (sumber: buku siswa atau materi dari guru).
  2. Perhatikan kisah Buddha yang menerima murid dari berbagai kasta (Brahmana, Ksatria, Waisya, Sudra) tanpa membeda-bedakan.
  3. Buddha mengajarkan bahwa semua manusia setara, yang membedakan adalah perbuatan baik atau buruknya.
  4. Diskusikan dengan teman sekelompokmu (4-5 orang): Apa yang bisa kita pelajari dari cara Buddha mengatasi perbedaan?
  5. Jawab pertanyaan di bawah berdasarkan bacaan dan diskusimu.

Pertanyaan:

1. Jelaskan bagaimana sikap Buddha Sakyamuni terhadap keragaman sosial (kasta) pada zamannya!

2. Apa ajaran Buddha yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah keragaman budaya? Sebutkan minimal 2!

3. Berdasarkan keteladanan Buddha, tuliskan 3 cara konkret yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah keragaman budaya di sekolahmu!

Ruang tabel jawaban

Untuk nomor 1: tulis jawaban dalam paragraf 4-6 kalimat. Untuk nomor 2: tulis dalam bentuk poin-poin. Untuk nomor 3: buat tabel 2 kolom (No. dan Cara Mengatasi Masalah), isi 3 baris.

Kegiatan 3: Membuat Tabel Masalah-Solusi Buddhis

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas atau buku tugas
  • Penggaris (untuk membuat tabel rapi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu menerapkan pemahamanmu!
  2. Buatlah tabel yang berisi masalah keragaman budaya dan solusi berdasarkan ajaran Buddha.
  3. Gunakan contoh masalah dari Kegiatan 1 atau pikirkan masalah baru.
  4. Untuk setiap masalah, tuliskan solusi yang mencerminkan nilai-nilai Buddhis (metta, karuna, toleransi, kesetaraan).
  5. Kerjakan secara individu, lalu diskusikan hasilmu dengan teman sebangku.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel masalah-solusi berikut dengan minimal 4 baris contoh kasus!

Ruang tabel jawaban

2. Dari tabel yang kamu buat, pilih 1 solusi yang menurutmu paling mudah dilakukan. Jelaskan mengapa dan bagaimana cara menerapkannya di kehidupan sehari-hari!

Untuk nomor 1: buat tabel dengan 4 kolom (No., Masalah Keragaman Budaya, Solusi Berdasarkan Ajaran Buddha, Nilai Buddhis yang Diterapkan). Isi minimal 4 baris. Untuk nomor 2: tulis jawaban dalam paragraf 4-5 kalimat.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang masalah keragaman budaya dan cara mengatasinya?

2. Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari keteladanan Buddha Sakyamuni dalam mengatasi perbedaan?

3. Apa yang akan kamu lakukan mulai besok untuk lebih menghargai keragaman budaya di sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.