LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Aneka Ragam Budaya Benda dan Nonbenda di Indonesia
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Aneka Ragam Budaya Benda dan Nonbenda di Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Aneka Ragam Budaya Benda dan Nonbenda di Indonesia
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5
Bab 1 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Aneka Ragam Budaya Benda dan Nonbenda di Indonesia INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengamati & Mengenal: Apa yang Ada di Sekitarku?Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan 3 hal budaya yang kamu lihat pada gambar. Apakah benda-benda itu bisa dipegang/diraba atau tidak bisa dipegang? Ruang tabel jawaban 2. Menurutmu, mengapa Indonesia memiliki begitu banyak ragam budaya yang berbeda-beda? Tuliskan pendapatmu dalam 2–3 kalimat. 3. Bagaimana perasaanmu melihat begitu banyak ragam budaya Indonesia? Pilih salah satu dan jelaskan alasannya: (a) Bangga, (b) Biasa saja, (c) Bingung, (d) Senang. Pertanyaan 1: Isi tabel 3 kolom (Nama Budaya | Bisa Dipegang atau Tidak | Dari Daerah Mana). Pertanyaan 2 dan 3: Tulis uraian di kotak jawaban yang tersedia, minimal 2 kalimat. Kegiatan 2: Memilah & Memahami: Benda atau Nonbenda?Estimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kelompokkan 10 contoh budaya berikut ke dalam tabel Budaya Benda dan Budaya Nonbenda:
Ruang tabel jawaban 2. Dari tabel yang sudah kamu buat, tuliskan dalam 1–2 kalimat: Apa perbedaan utama antara budaya benda dan budaya nonbenda? 3. Apakah ada budaya dari daerahmu sendiri yang belum masuk dalam daftar di atas? Sebutkan 1 contoh budaya benda DAN 1 contoh budaya nonbenda dari daerahmu! 4. Diskusi kelompok: Setelah membandingkan jawaban, apakah ada contoh budaya yang kelompokmu rasa sulit dimasukkan ke salah satu kategori? Tuliskan contohnya dan jelaskan mengapa! Pertanyaan 1: Isi tabel 2 kolom (Budaya Benda | Budaya Nonbenda), masing-masing kolom berisi 5 baris. Pertanyaan 2 dan 3: Tulis isian/uraian singkat di kotak yang tersedia. Pertanyaan 4: Tulis hasil diskusi kelompok di kotak diskusi (minimal 3 kalimat). Kegiatan 3: Berkarya & Bersyukur: Pohon BudayakuEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarlah Pohon Budayamu sesuai petunjuk di atas, lengkap dengan akar, batang, dahan, dan daun/buah. Ruang gambar 2. Setelah membuat Pohon Budaya, tuliskan: Mengapa keragaman budaya benda dan nonbenda di Indonesia patut kita syukuri sebagai anugerah? Kaitkan jawabanmu dengan ajaran Buddha tentang berbuat baik. 3. Tuliskan satu sikap nyata yang akan kamu lakukan di sekolah atau di rumah sebagai bukti bahwa kamu menghargai keragaman budaya teman-temanmu yang berbeda daerah. Pertanyaan 1: Kotak gambar besar (minimal setengah halaman) untuk menggambar Pohon Budaya secara lengkap. Pertanyaan 2 dan 3: Kotak uraian di bawah gambar, masing-masing minimal 3–5 kalimat. REFLEKSI1. Satu hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang budaya Indonesia? Apakah hal itu mengubah cara pandangmu tentang teman yang berasal dari daerah yang berbeda? 2. Sebagai pelajar Buddha, bagaimana caramu bersyukur atas keragaman budaya yang ada di sekitarmu? Apa satu tindakan kecil yang bisa langsung kamu lakukan? 3. Apakah ada budaya daerahmu sendiri yang selama ini belum kamu sadari sebagai sesuatu yang berharga? Ceritakan perasaanmu setelah menyadarinya hari ini. |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.