LKPDPertemuan 1Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Aneka Ragam Budaya Benda dan Nonbenda di Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Aneka Ragam Budaya Benda dan Nonbenda di Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5: Aneka Ragam Budaya Benda dan Nonbenda di Indonesia

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Aneka Ragam Budaya Benda dan Nonbenda di Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAneka Ragam Budaya Benda dan Nonbenda di Indonesia
Alokasi Waktu4 x 35 menit (140 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menerima keragaman budaya benda dan nonbenda di Indonesia sebagai anugerah yang patut disyukuri.
  2. Murid dapat mendeskripsikan perbedaan antara budaya benda dan budaya nonbenda secara umum dengan contoh konkret.

PETUNJUK UMUM

  • Sebelum memulai, duduklah dengan nyaman. Pejamkan mata sejenak, tarik napas perlahan, dan hembuskan. Katakan dalam hati: 'Hari ini saya belajar dengan senang dan terbuka.'
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Boleh berdiskusi dengan teman sebangku, tetapi tulislah jawaban dengan kata-katamu sendiri.
  • Jika ada kata atau pertanyaan yang belum dipahami, angkat tangan dan tanyakan kepada guru.
  • Kerjakan dengan jujur dan percaya diri — tidak ada jawaban yang salah selama kamu berusaha berpikir dengan sungguh-sungguh.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati & Mengenal: Apa yang Ada di Sekitarku?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5
  • Gambar/foto ragam budaya Indonesia (dari buku atau ditampilkan guru)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan 'Duduk Hening' selama 1 menit: duduk tegak, pejamkan mata, tarik napas dalam, pikirkan satu benda atau kebiasaan budaya yang kamu kenal dari daerahmu.
  2. Buka mata, lalu perhatikan gambar-gambar budaya Indonesia yang ditampilkan guru di papan/layar (atau yang ada di buku siswamu halaman awal Bab 1).
  3. Amati gambar-gambar tersebut dengan saksama selama 2–3 menit.
  4. Dari hasil pengamatanmu, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini secara mandiri terlebih dahulu, lalu bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 hal budaya yang kamu lihat pada gambar. Apakah benda-benda itu bisa dipegang/diraba atau tidak bisa dipegang?

Ruang tabel jawaban

2. Menurutmu, mengapa Indonesia memiliki begitu banyak ragam budaya yang berbeda-beda? Tuliskan pendapatmu dalam 2–3 kalimat.

3. Bagaimana perasaanmu melihat begitu banyak ragam budaya Indonesia? Pilih salah satu dan jelaskan alasannya: (a) Bangga, (b) Biasa saja, (c) Bingung, (d) Senang.

Pertanyaan 1: Isi tabel 3 kolom (Nama Budaya | Bisa Dipegang atau Tidak | Dari Daerah Mana). Pertanyaan 2 dan 3: Tulis uraian di kotak jawaban yang tersedia, minimal 2 kalimat.

Kegiatan 2: Memilah & Memahami: Benda atau Nonbenda?

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa
  • Alat tulis warna (untuk mewarnai/menandai tabel, opsional)
  • Lembar tabel yang telah disiapkan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca penjelasan singkat berikut dengan saksama:
  2. ▶ BUDAYA BENDA adalah hasil karya manusia yang berwujud fisik, dapat dilihat dan dipegang. Contoh: candi, patung, kain tradisional, alat musik tradisional, rumah adat.
  3. ▶ BUDAYA NONBENDA adalah hasil karya manusia yang bersifat abstrak, tidak dapat dipegang. Contoh: tarian, lagu daerah, bahasa, upacara adat, cerita rakyat, pantun.
  4. Bacalah daftar 10 contoh budaya di bawah ini.
  5. Kelompokkan setiap contoh ke dalam kategori yang tepat dengan mengisi tabel.
  6. Setelah selesai, diskusikan hasilmu dengan kelompok kecil (3–4 orang) selama 5 menit. Apakah ada perbedaan jawaban? Mengapa?

Pertanyaan:

1. Kelompokkan 10 contoh budaya berikut ke dalam tabel Budaya Benda dan Budaya Nonbenda:

  1. Wayang Kulit sebagai pertunjukan,
  2. Candi Prambanan,
  3. Lagu 'Gending Sriwijaya',
  4. Kain Tenun Ikat NTT,
  5. Upacara Ngaben Bali,
  6. Keris,
  7. Tari Saman Aceh,
  8. Rumah Gadang Sumatera Barat,
  9. Bahasa Jawa,
  10. Batik tulis.
Ruang tabel jawaban

2. Dari tabel yang sudah kamu buat, tuliskan dalam 1–2 kalimat: Apa perbedaan utama antara budaya benda dan budaya nonbenda?

3. Apakah ada budaya dari daerahmu sendiri yang belum masuk dalam daftar di atas? Sebutkan 1 contoh budaya benda DAN 1 contoh budaya nonbenda dari daerahmu!

4. Diskusi kelompok: Setelah membandingkan jawaban, apakah ada contoh budaya yang kelompokmu rasa sulit dimasukkan ke salah satu kategori? Tuliskan contohnya dan jelaskan mengapa!

Pertanyaan 1: Isi tabel 2 kolom (Budaya Benda | Budaya Nonbenda), masing-masing kolom berisi 5 baris. Pertanyaan 2 dan 3: Tulis isian/uraian singkat di kotak yang tersedia. Pertanyaan 4: Tulis hasil diskusi kelompok di kotak diskusi (minimal 3 kalimat).

Kegiatan 3: Berkarya & Bersyukur: Pohon Budayaku

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil, pulpen)
  • Pensil warna atau krayon (opsional, untuk mewarnai pohon)
  • Lembar LKPD dengan kotak gambar yang cukup besar

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini mengajakmu membuat 'Pohon Budaya' sederhana sebagai bentuk rasa syukur atas kekayaan budaya Indonesia.
  2. Gambarlah sebatang pohon besar di kotak yang tersedia. Pohon boleh digambar sederhana.
  3. Di bagian AKAR pohon: tuliskan nilai-nilai yang menjadi dasar budaya Indonesia (contoh: gotong royong, toleransi, rasa syukur).
  4. Di bagian BATANG pohon: tuliskan nama daerah atau suku yang budayanya kamu ketahui.
  5. Di bagian DAHAN/RANTING kiri: tuliskan minimal 3 contoh Budaya BENDA yang kamu ketahui.
  6. Di bagian DAHAN/RANTING kanan: tuliskan minimal 3 contoh Budaya NONBENDA yang kamu ketahui.
  7. Di bagian DAUN/BUAH pohon: tuliskan 3 kata perasaan atau sikap yang ingin kamu tunjukkan sebagai pelajar Buddha yang menghargai keragaman budaya.
  8. Setelah selesai, ceritakan pohon budayamu kepada teman di sebelahmu selama 2 menit.

Pertanyaan:

1. Gambarlah Pohon Budayamu sesuai petunjuk di atas, lengkap dengan akar, batang, dahan, dan daun/buah.

Ruang gambar

2. Setelah membuat Pohon Budaya, tuliskan: Mengapa keragaman budaya benda dan nonbenda di Indonesia patut kita syukuri sebagai anugerah? Kaitkan jawabanmu dengan ajaran Buddha tentang berbuat baik.

3. Tuliskan satu sikap nyata yang akan kamu lakukan di sekolah atau di rumah sebagai bukti bahwa kamu menghargai keragaman budaya teman-temanmu yang berbeda daerah.

Pertanyaan 1: Kotak gambar besar (minimal setengah halaman) untuk menggambar Pohon Budaya secara lengkap. Pertanyaan 2 dan 3: Kotak uraian di bawah gambar, masing-masing minimal 3–5 kalimat.

REFLEKSI

1. Satu hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang budaya Indonesia? Apakah hal itu mengubah cara pandangmu tentang teman yang berasal dari daerah yang berbeda?

2. Sebagai pelajar Buddha, bagaimana caramu bersyukur atas keragaman budaya yang ada di sekitarmu? Apa satu tindakan kecil yang bisa langsung kamu lakukan?

3. Apakah ada budaya daerahmu sendiri yang selama ini belum kamu sadari sebagai sesuatu yang berharga? Ceritakan perasaanmu setelah menyadarinya hari ini.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.