LKPDPertemuan 9Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Matematika Kelas 9: Pemilihan Sampel Secara Acak

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 9 dengan topik "Pemilihan Sampel Secara Acak". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 9: Pemilihan Sampel Secara Acak

Matematika - Kelas 9

Bab 4 - Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Pemilihan Sampel Secara Acak

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikPemilihan Sampel Secara Acak
Alokasi Waktu80 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memilih sampel secara acak dari suatu populasi menggunakan berbagai cara (undian, tabel bilangan acak, atau aplikasi).
  2. Murid dapat menjelaskan mengapa pengambilan sampel secara acak dapat menghasilkan sampel yang lebih representatif dibandingkan cara non-acak.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum memulai.
  • Kerjakan LKPD ini bersama kelompokmu (3–4 orang). Diskusikan setiap pertanyaan, lalu tuliskan jawaban yang disepakati bersama.
  • Gunakan alat dan bahan yang disediakan oleh gurumu untuk setiap kegiatan.
  • Tuliskan nama lengkap dan kelas pada kolom identitas di bagian atas LKPD.
  • Jika ada instruksi yang belum dipahami, tanyakan kepada gurumu sebelum melanjutkan.
  • Setiap anggota kelompok wajib berkontribusi aktif dalam diskusi dan pengerjaan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Siapa yang Terpilih? Membandingkan Cara Acak dan Non-Acak

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis (bolpoin/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan situasi berikut: Wali kelas ingin mengetahui pendapat 5 murid dari 30 murid di kelasmu tentang menu kantin sekolah.
  2. Gurumu akan memperlihatkan dua skenario pemilihan sampel. Baca dan cermati kedua skenario tersebut.
  3. Skenario A (Non-Acak): Pak Guru memilih 5 murid yang duduk paling depan karena mereka paling mudah dijangkau.
  4. Skenario B (Acak): Pak Guru menulis nomor absen 1–30 di kertas kecil, memasukkannya ke dalam kotak, mengocoknya, lalu mengambil 5 kertas tanpa melihat.
  5. Jawab pertanyaan di bawah ini berdasarkan kedua skenario tersebut secara berdiskusi dengan kelompokmu.
  6. Setelah berdiskusi, tuliskan kesimpulan kelompok pada ruang yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Pada Skenario A, apakah setiap murid di kelas memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih? Jelaskan alasanmu!

2. Pada Skenario B, apakah setiap murid memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih? Berapa peluang satu murid tertentu (misalnya murid bernomor absen 17) untuk terpilih?

3. Lengkapi tabel perbandingan berikut untuk kedua skenario!

Ruang tabel jawaban

4. Menurut kelompokmu, hasil survei dari skenario mana yang lebih dapat dipercaya untuk mewakili pendapat seluruh murid di kelas? Mengapa?

Jawab pertanyaan 1 dan 2 dalam bentuk uraian paragraf singkat (3–5 kalimat). Untuk pertanyaan 3, isi tabel 4 kolom yang tersedia: Aspek | Skenario A | Skenario B | Kesimpulan. Untuk pertanyaan 4, tulis hasil diskusi kelompok dalam 2–3 kalimat.

Kegiatan 2: Ayo Praktik! Tiga Cara Memilih Sampel Secara Acak

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kotak berisi potongan kertas bernomor 01–30 (disiapkan guru)
  • Penggalan tabel bilangan acak (tercetak di LKPD)
  • HP atau perangkat dengan akses internet/kalkulator saintifik
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini, kalian akan mencoba tiga cara pengambilan sampel secara acak dari populasi yang sama.
  2. Populasi: 30 murid dengan nomor absen 01 hingga 30. Ukuran sampel yang diinginkan: 5 murid.
  3. CARA 1 — Undian: Gurumu telah menyiapkan potongan kertas bertuliskan nomor 01–30 dalam sebuah kotak. Kocok kotak tersebut, lalu salah satu anggota kelompok mengambil 5 kertas tanpa melihat. Catat nomor yang terambil.
  4. CARA 2 — Tabel Bilangan Acak: Gunakan penggalan tabel bilangan acak yang ada di bawah ini. Tutup matamu, tunjuk satu titik awal secara acak di tabel. Baca dua digit angka dari titik tersebut ke kanan. Lewati angka yang lebih dari 30 atau yang sudah muncul. Lanjutkan hingga mendapat 5 nomor antara 01–30. Penggalan Tabel Bilangan Acak: [Baris 1: 47 23 91 08 55 14 62 37 29 83] [Baris 2: 06 78 33 19 05 44 71 26 88 11] [Baris 3: 52 17 94 03 61 28 46 15 73 39] [Baris 4: 81 07 24 58 12 67 30 95 43 02]
  5. CARA 3 — Aplikasi: Buka kalkulator saintifik atau aplikasi penghasil angka acak di HP (misalnya ketik 'random number generator' di browser). Atur rentang 1 hingga 30, lalu generate sebanyak 5 angka berbeda. Catat hasilnya.
  6. Catat semua hasil ketiga cara tersebut, lalu jawab pertanyaan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Catat hasil sampel dari ketiga cara dalam tabel berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Apakah ketiga cara tersebut menghasilkan sampel yang sama persis? Menurutmu, mengapa bisa demikian?

3. Dari langkah-langkahmu menggunakan tabel bilangan acak, tuliskan secara urut bagaimana kamu menentukan 5 nomor sampel tersebut! (Sebutkan titik awal, nomor-nomor yang dilewati karena >30 atau duplikat, hingga mendapat 5 nomor)

4. Di antara tiga cara tersebut (undian, tabel bilangan acak, aplikasi), cara mana yang menurutmu paling praktis digunakan jika populasinya sangat besar (misalnya 10.000 orang)? Jelaskan alasanmu!

Untuk pertanyaan 1, isi tabel 2 kolom: Cara Pengambilan Sampel | Nomor-nomor yang Terpilih (5 nomor). Untuk pertanyaan 2 dan 4, tulis uraian 3–5 kalimat. Untuk pertanyaan 3, tulis langkah-langkah secara berurutan dalam bentuk daftar bernomor.

Kegiatan 3: Detektif Data: Menilai Kredibilitas Sebuah Survei

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dua berita dari Koran Sekolah berikut dengan saksama.
  2. Berita 1 — '4 dari 5 teman kita memilih pembelajaran daring!': Sampel diperoleh dari 120 orang yang mengikuti survei di Twitter/Instagram sekolah. Sebanyak 97 di antaranya memilih pembelajaran daring.
  3. Berita 2 — '73% teman kita setuju rapot diambil orang tua/wali!': Dari 54 siswa yang dipilih secara acak menggunakan komputer TU, 39 menyatakan setuju rapot diambil oleh orang tua/wali.
  4. Jadilah 'Detektif Data'! Tugasmu adalah menganalisis kualitas kedua survei tersebut berdasarkan cara pengambilan sampelnya.
  5. Diskusikan bersama kelompok, lalu tuliskan analisis dan kesimpulan kalian.

Pertanyaan:

1. Identifikasi cara pengambilan sampel dari masing-masing berita. Apakah cara tersebut termasuk acak atau non-acak? Isi tabel analisis berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Menurutmu, mengapa hasil survei dari Berita 1 bisa jadi tidak merepresentasikan seluruh murid di sekolah? Sebutkan minimal 2 alasan!

3. Jika kamu adalah jurnalis Koran Sekolah, headline berita mana yang lebih layak dijadikan laporan resmi kondisi sekolah? Tulis argumenmu dalam 1 paragraf!

4. Tantangan Kreatif: Rancanglah satu pertanyaan survei tentang kondisi sekolahmu (topik bebas). Tentukan populasinya, ukuran sampelnya, dan cara pengambilan sampel secara acak yang akan kamu gunakan! Jelaskan mengapa cara tersebut cocok.

Untuk pertanyaan 1, isi tabel 4 kolom: Berita | Cara Pengambilan Sampel | Acak/Non-Acak | Alasan. Untuk pertanyaan 2, tulis dalam bentuk daftar bernomor minimal 2 poin. Untuk pertanyaan 3, tulis 1 paragraf (4–6 kalimat). Untuk pertanyaan 4, tulis rancangan survei dengan format: Pertanyaan Survei → Populasi → Ukuran Sampel → Cara Pengambilan Sampel → Alasan Pemilihan Cara.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, hal baru apa yang kamu pelajari tentang cara memilih sampel? Apakah ada yang mengubah cara pandangmu tentang hasil survei atau polling yang sering kamu temui di media sosial?

2. Bayangkan kamu akan membuat survei tentang hobi atau kegemaran teman-teman sekolahmu. Cara pengambilan sampel secara acak mana yang akan kamu pilih dan mengapa? Apa tantangan yang mungkin kamu hadapi?

3. Setelah memahami sampel acak dan non-acak, bagaimana kamu akan lebih kritis saat membaca berita atau hasil survei di internet? Apa pertanyaan yang akan kamu ajukan sebelum mempercayai sebuah data?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.