LKPD Matematika Kelas 9: Frekuensi Harapan Suatu Kejadian
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 9 dengan topik "Frekuensi Harapan Suatu Kejadian". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 9: Frekuensi Harapan Suatu Kejadian
Matematika - Kelas 9
Bab 4 - Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 9 (Fase D) Topik: Frekuensi Harapan Suatu Kejadian INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Dari Peluang ke Frekuensi HarapanEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebuah koin dilempar 20 kali. Peluang muncul sisi angka adalah 1/2. Menurut prediksimu, berapa kali sisi angka akan muncul? Jelaskan alasanmu! 2. Dalam sebuah kotak terdapat 5 bola merah dan 15 bola biru. Jika pengambilan bola dilakukan 40 kali (dengan pengembalian), berapa kali kira-kira akan terambil bola merah? Tunjukkan cara menghitungnya! 3. Lengkapi tabel berikut untuk berbagai percobaan acak! Ruang tabel jawaban 4. Dari hasil perhitunganmu di tabel, apa pola yang kamu temukan? Bagaimana cara menentukan frekuensi harapan suatu kejadian? Untuk nomor 3, buatlah tabel dengan 4 kolom: Kejadian | Peluang | Banyak Percobaan | Frekuensi Harapan. Isi minimal 5 baris dengan contoh berbeda (pelemparan koin, dadu, kartu, dll). Kegiatan 2: Uji Coba: Bandingkan Harapan dengan KenyataanEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lakukan pelemparan koin sebanyak 30 kali. Catat setiap hasil (A untuk angka, G untuk gambar). Tuliskan hasil percobaanmu dalam bentuk barisan! 2. Dari 30 lemparan koinmu, berapa kali muncul sisi angka? Berapa frekuensi relatifnya? (Frekuensi relatif = banyak kemunculan / total percobaan) 3. Berapa frekuensi harapan munculnya sisi angka dalam 30 lemparan? Bandingkan dengan hasil percobaanmu! Apakah hasilnya sama persis? Mengapa? 4. Kumpulkan data dari semua kelompok di kelas. Hitung total lemparan dan total kemunculan sisi angka dari seluruh kelas. Apakah frekuensi relatif dari data gabungan lebih mendekati 1/2? Jelaskan! Untuk nomor 4, buatlah tabel pengumpulan data kelas dengan 3 kolom: Kelompok | Total Lemparan | Kemunculan Angka. Kemudian hitung total keseluruhan dan frekuensi relatif gabungan. Kegiatan 3: Terapkan dalam Kehidupan NyataEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Di sebuah sekolah, 35% murid mengikuti ekstrakurikuler basket. Jika dipilih 120 murid secara acak, berapa orang kira-kira yang mengikuti ekstrakurikuler basket? Buatlah prediksimu! 2. Sebuah pabrik memproduksi bola lampu. Berdasarkan data historis, 2 dari setiap 100 bola lampu cacat. Jika pabrik memproduksi 5.000 bola lampu dalam sebulan, berapa bola lampu yang diperkirakan cacat? Bagaimana informasi ini berguna bagi perusahaan? 3. Seorang pemain basket memiliki tingkat keberhasilan free throw 75%. Dalam sebuah pertandingan, dia mendapat kesempatan 20 kali free throw. Berapa kira-kira free throw yang akan berhasil dia masukkan? Jika ternyata dia hanya berhasil 10 kali, apa yang bisa kamu simpulkan? 4. TANTANGAN: Buatlah satu situasi kehidupan nyata di sekitarmu yang bisa diselesaikan dengan konsep frekuensi harapan! Jelaskan peluangnya, buat prediksi, dan diskusikan bagaimana prediksi ini bisa membantu pengambilan keputusan. Tuliskan jawabanmu dalam bentuk paragraf lengkap dengan: (1) identifikasi peluang, (2) perhitungan frekuensi harapan, (3) interpretasi/kesimpulan dalam konteks masalah. REFLEKSI1. Apa perbedaan antara frekuensi harapan dengan hasil percobaan yang sebenarnya? Mengapa keduanya bisa berbeda? 2. Bagaimana konsep frekuensi harapan bisa membantumu membuat keputusan dalam kehidupan sehari-hari? Berikan satu contoh konkret! 3. Dari kegiatan hari ini, apa yang paling menarik atau mengejutkanmu tentang konsep frekuensi harapan? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.