LKPDPertemuan 6Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Matematika Kelas 9: Frekuensi Harapan Suatu Kejadian

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 9 dengan topik "Frekuensi Harapan Suatu Kejadian". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 9: Frekuensi Harapan Suatu Kejadian

Matematika - Kelas 9

Bab 4 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Frekuensi Harapan Suatu Kejadian

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikFrekuensi Harapan Suatu Kejadian
Alokasi Waktu3 x 40 menit (120 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menentukan frekuensi harapan suatu kejadian pada percobaan sederhana dengan mengalikan nilai peluang teoritis dengan banyaknya percobaan.
  2. Murid dapat menggunakan frekuensi harapan untuk membuat prediksi dalam konteks masalah nyata yang relevan.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara individu terlebih dahulu, kemudian diskusikan hasil pekerjaanmu dengan teman sekelompok.
  • Gunakan pengetahuan tentang peluang teoretis yang sudah kalian pelajari sebelumnya.
  • Tuliskan proses pengerjaanmu dengan lengkap, bukan hanya jawabannya saja.
  • Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu bertanya kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Dari Peluang ke Frekuensi Harapan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator (jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu melempar sebuah koin sebanyak 20 kali. Kira-kira, berapa kali sisi angka akan muncul?
  2. Perhatikan contoh kasus berikut: Dalam pelemparan dadu, peluang muncul mata dadu 4 adalah 1/6.
  3. Jika dadu dilempar 60 kali, berapa kali kira-kira mata dadu 4 akan muncul?
  4. Gunakan intuisi dan pengetahuan peluangmu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.
  5. Tuliskan cara berpikirmu secara lengkap.

Pertanyaan:

1. Sebuah koin dilempar 20 kali. Peluang muncul sisi angka adalah 1/2. Menurut prediksimu, berapa kali sisi angka akan muncul? Jelaskan alasanmu!

2. Dalam sebuah kotak terdapat 5 bola merah dan 15 bola biru. Jika pengambilan bola dilakukan 40 kali (dengan pengembalian), berapa kali kira-kira akan terambil bola merah? Tunjukkan cara menghitungnya!

3. Lengkapi tabel berikut untuk berbagai percobaan acak!

Ruang tabel jawaban

4. Dari hasil perhitunganmu di tabel, apa pola yang kamu temukan? Bagaimana cara menentukan frekuensi harapan suatu kejadian?

Untuk nomor 3, buatlah tabel dengan 4 kolom: Kejadian | Peluang | Banyak Percobaan | Frekuensi Harapan. Isi minimal 5 baris dengan contoh berbeda (pelemparan koin, dadu, kartu, dll).

Kegiatan 2: Uji Coba: Bandingkan Harapan dengan Kenyataan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Koin (1 buah per kelompok)
  • Kertas untuk mencatat hasil
  • Papan tulis/kertas plano untuk data kelas

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya membuktikan! Kamu akan melakukan percobaan nyata dan membandingkan hasilnya dengan frekuensi harapan.
  2. Lakukan percobaan sesuai instruksi dengan jujur dan catat hasilnya.
  3. Bentuk kelompok 3-4 orang untuk melakukan percobaan bersama.
  4. Setiap anggota kelompok mencatat hasil percobaan secara individual.
  5. Diskusikan hasil percobaan dengan kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Lakukan pelemparan koin sebanyak 30 kali. Catat setiap hasil (A untuk angka, G untuk gambar). Tuliskan hasil percobaanmu dalam bentuk barisan!

2. Dari 30 lemparan koinmu, berapa kali muncul sisi angka? Berapa frekuensi relatifnya? (Frekuensi relatif = banyak kemunculan / total percobaan)

3. Berapa frekuensi harapan munculnya sisi angka dalam 30 lemparan? Bandingkan dengan hasil percobaanmu! Apakah hasilnya sama persis? Mengapa?

4. Kumpulkan data dari semua kelompok di kelas. Hitung total lemparan dan total kemunculan sisi angka dari seluruh kelas. Apakah frekuensi relatif dari data gabungan lebih mendekati 1/2? Jelaskan!

Untuk nomor 4, buatlah tabel pengumpulan data kelas dengan 3 kolom: Kelompok | Total Lemparan | Kemunculan Angka. Kemudian hitung total keseluruhan dan frekuensi relatif gabungan.

Kegiatan 3: Terapkan dalam Kehidupan Nyata

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Frekuensi harapan tidak hanya untuk permainan. Konsep ini berguna untuk membuat prediksi dalam kehidupan nyata!
  2. Bacalah setiap situasi dengan cermat.
  3. Identifikasi peluang teoretis dari setiap kejadian.
  4. Gunakan rumus frekuensi harapan untuk membuat prediksi.
  5. Jelaskan cara berpikirmu dengan lengkap.

Pertanyaan:

1. Di sebuah sekolah, 35% murid mengikuti ekstrakurikuler basket. Jika dipilih 120 murid secara acak, berapa orang kira-kira yang mengikuti ekstrakurikuler basket? Buatlah prediksimu!

2. Sebuah pabrik memproduksi bola lampu. Berdasarkan data historis, 2 dari setiap 100 bola lampu cacat. Jika pabrik memproduksi 5.000 bola lampu dalam sebulan, berapa bola lampu yang diperkirakan cacat? Bagaimana informasi ini berguna bagi perusahaan?

3. Seorang pemain basket memiliki tingkat keberhasilan free throw 75%. Dalam sebuah pertandingan, dia mendapat kesempatan 20 kali free throw. Berapa kira-kira free throw yang akan berhasil dia masukkan? Jika ternyata dia hanya berhasil 10 kali, apa yang bisa kamu simpulkan?

4. TANTANGAN: Buatlah satu situasi kehidupan nyata di sekitarmu yang bisa diselesaikan dengan konsep frekuensi harapan! Jelaskan peluangnya, buat prediksi, dan diskusikan bagaimana prediksi ini bisa membantu pengambilan keputusan.

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk paragraf lengkap dengan: (1) identifikasi peluang, (2) perhitungan frekuensi harapan, (3) interpretasi/kesimpulan dalam konteks masalah.

REFLEKSI

1. Apa perbedaan antara frekuensi harapan dengan hasil percobaan yang sebenarnya? Mengapa keduanya bisa berbeda?

2. Bagaimana konsep frekuensi harapan bisa membantumu membuat keputusan dalam kehidupan sehari-hari? Berikan satu contoh konkret!

3. Dari kegiatan hari ini, apa yang paling menarik atau mengejutkanmu tentang konsep frekuensi harapan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.