LKPD Matematika Kelas 9: Hubungan Frekuensi Relatif dan Peluang Teoretik
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 9 dengan topik "Hubungan Frekuensi Relatif dan Peluang Teoretik". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 9: Hubungan Frekuensi Relatif dan Peluang Teoretik
Matematika - Kelas 9
Bab 4 - Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 9 (Fase D) Topik: Hubungan Frekuensi Relatif dan Peluang Teoretik INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Eksperimen Koin: Apakah Peluang Bisa Dibuktikan?Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi Tabel B berikut: Banyak Lemparan | Frekuensi Muncul Angka | Frekuensi Relatif (fr). Isi untuk n = 10, n = 30, dan n = 50. Ruang tabel jawaban 2. Berapa peluang teoretik munculnya sisi angka pada pelemparan satu koin? Jelaskan cara kamu menentukannya. 3. Perhatikan nilai frekuensi relatif yang kamu peroleh pada n=10, n=30, dan n=50. Apa yang terjadi dengan nilai frekuensi relatif ketika jumlah lemparan semakin banyak? Apakah nilainya semakin mendekati peluang teoretik? Tabel B berisi 3 kolom (Banyak Lemparan, Frekuensi Muncul Angka, Frekuensi Relatif) dan 3 baris (n=10, n=30, n=50). Jawaban uraian ditulis dalam kotak berukuran minimal 5 baris. Kegiatan 2: Grafik Perjalanan Frekuensi Relatif: Visualisasi KonvergensiEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarkan grafik garis berdasarkan data gabungan kelompokmu pada bidang koordinat berikut. Jangan lupa beri label sumbu dan tarik garis acuan P(A) = 0,5. Ruang gambar 2. Bandingkan selisih antara frekuensi relatif dan peluang teoretik (0,5) pada n=10 dan n=150. Mana yang selisihnya lebih kecil? Apa artinya? 3. Diskusikan dalam kelompok: Mengapa pada jumlah percobaan yang sedikit (misalnya n=10), frekuensi relatif bisa sangat berbeda dari peluang teoretik? Tuliskan minimal 2 alasan. Bidang koordinat berukuran 10×10 cm dengan sumbu-x bertanda n=10,30,50,100,150 dan sumbu-y berskala 0 sampai 1 dengan interval 0,1. Jawaban uraian dan diskusi ditulis pada kotak minimal 5 baris. Kegiatan 3: Tantangan Prediksi: Dadu dan Frekuensi HarapanEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berapa peluang teoretik munculnya mata dadu 6? Tuliskan dalam bentuk pecahan dan desimal. 2. Jika dadu dilempar 60 kali, berapa frekuensi harapan munculnya mata dadu 6? Tunjukkan cara hitungnya. 3. Data percobaan nyata Andi menunjukkan mata dadu 6 muncul 8 kali dari 60 lemparan. Hitung frekuensi relatifnya, lalu bandingkan dengan peluang teoretik. Jelaskan mengapa hasilnya bisa berbeda. 4. Menurutmu, berapa kali minimal dadu harus dilempar agar frekuensi relatif sangat mendekati peluang teoretik? Jelaskan alasanmu berdasarkan pengalamanmu di Kegiatan 1 dan 2. Jawaban isian ditulis pada garis yang disediakan. Jawaban uraian dan diskusi ditulis pada kotak minimal 6 baris per soal. REFLEKSI1. Apa hal paling menarik yang kamu temukan dari percobaan hari ini tentang hubungan frekuensi relatif dan peluang teoretik? 2. Dalam kehidupan sehari-hari, kapan kamu membutuhkan banyak data (percobaan berulang) untuk membuat keputusan yang tepat? Berikan satu contoh nyata. 3. Jika kamu hanya punya sedikit data, apakah kamu langsung percaya hasilnya? Apa yang sebaiknya kamu lakukan? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.